thumbnail Halo,

Sudah enam tahun beruntun gol perdana Ryoichi Maeda di suatu musim menelan korban. Akankah kutukan Maeda berlanjut di musim ini?


OLEH DEWI AGRENIAWATI


Sepakbola, seperti anggapan setiap orang selama ini, adalah permainan lawas yang lucu. Di J-League misalnya, ada semacam mitos yang terjadi sejak 2007.

Sejak saat itu, tim mana pun yang kebobolan gol perdana Ryoichi Maeda di suatu musim, maka mereka akan langsung terdegradasi ke divisi J2.

Berikut adalah daftar 'kutukan' di mana Maeda berhasil melempar tim lawan terdegradasi dalam enam musim terakhir.

2007, Putaran 14: Ventforet Kofu 1-6 Jubilo Iwata
Maeda membuka dan menutup pesta gol Iwata saat mencukur Ventforet di depan pendukung mereka. Dan, 20 laga berikutnya Kofu harus menerima kenyataan ada di J2.

2008, Putaran 19: Jubilo Iwata 1-1 Tokyo Verdy
Gol ini datang terlambat di musim tersebut, meski Maeda mencetak gol hanya dalam kurun waktu satu menit setelah kick-off. Verdy memang mampu menyamakan skor, tapi mereka tidak bisa mengamankan diri sendiri untuk jangka panjang karena akhirnya harus terdegradasi.

2009, Putaran 5: JEF Utd 1-1 Jubilo Iwata
Hasil imbang 1-1 kembali terjadi, tapi kali ini giliran Maeda yang memastikan satu angka untuk timnya. JEF tidak hanya kehilangan dua angka, tapi juga status J1 mereka.

2010, Putaran 4: Jubilo Iwata 2-3 Kyoto Sanga
Ini satu-satunya kemenangan tandang Sanga di musim tersebut. Mungkin mereka seharusnya lebih tahu bahwa meski membawa pulang tiga angka ke Kyoto, sepakan Maeda justru menggiring mereka ke jurang degradasi.

2011, Putaran 10: Jubilo Iwata 4-0 Montedio Yamagata
Maeda membuka rekening golnya dengan dua gol, yang berarti kutukan untuk Montedio sehingga mereka finis di posisi buncit kala itu.

2012, Putaran 3: Gamba Osaka 1-2 Jubilo Iwata
Banyak orang memprediksi kutukan Maeda telah berakhir tahun lalu, ketika dia mencetak gol perdananya di musim itu di laga melawan mantan juara J-League Gamba Osaka. Tapi, pada akhirnya mereka tahu bahwa kutukan tersebut belum usai karena Osaka, yang di tiga musim beruntun tak pernah keluar dari tiga besar, harus menelan pil pahit.

Maeda tidak mencetak gol pekan lalu. jadi Omiya Ardija, yang akan menjadi lawan Jubilo akhir pekan ini harus berhati-hati mengawal striker kelahiran Kobe tersebut.

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait