thumbnail Halo,

Dua tim papan atas musim lalu sudah saling bentrok di pekan pertama, dan laga derby juga sudah membuka J-League musim ini.


OLEH    DONNY AFRONI

J-League Jepang

Jadwal Pekan Pertama

Klasemen

Vegalta Sendai vs Ventforet Kofu (Stadion Yurtec)



Runner-up musim lalu Vegalta Senda bakal menghadapi laga yang cukup berat ketika menjamu tim promosi Ventforet Kofu. Pada musim ini, Vegalta dihuni muka baru seperti Naoki Ishikawa, Heberty, dan Hayato Sasaki. Sementara Ventforet juga ingin melanjutkan sukses setelah musim lalu menjadi kampiun J2.


Yokohama F Marinos vs Shonan Bellmare  (Stadion Nissan)

Marinos hampir saja kehilangan tempat di Liga Champions Asia musim ini setelah mencatat hasil imbang lebih banyak dibandingkan kemenangan, yakni 14 seri. Duel pekan pertama pun tak mudah bagi Marinos, karena mereka akan kedatangan tim promosi yang memiliki motivaasi tinggi.

Ini merupakan laga derby bagi kedua tim, dan dipastikan bakal menghadirkan petarungan sengit. Kendati demikian, Shonan juga tak mudah menghadapi tuan rumah. Namun mereka mempunyai ambisi tidak terdegradasi lagi seperti yang dialami pada 2010.


Nagoya Grampus vs Jubilo Iwata  (Stadion Toyota)

Nagoya Grampus dipastikan tidak diperkuat dua bintang mereka Mu Kanazaki dan Kensuke Nagai yang hengkang di bursa transfer saat menjamu Jubilo Iwata. Setelah hanya menempati peringkat ketujuh musim lalu, Dragan Stojkovic menuntut peningkatan pada tahun ini.

Di lain sisi, Jubilo juga berharap mereka bisa mengubah peruntungan di musim ini setelah sebelumnya menempati peringkat 12. Penurunan performa menjelang akhir musim membuat mereka gagal berada di papan atas.


Cerezo Osaka vs Albirex Niigata (Stadion Nagai)

Cerezo Osaka secara reguler memunculkan talenta muda berbakat, seperti Shinji Kagawa dan Hirkoi Kiyotake yang kini mengenyam pengalaman di Eropa. Untuk musim ini, Cerezo bakal memunculkan Yoichi Kakitani sebagai penerus langkah para seniornya.

Sementara Albirex Niigata tidak mau mengulang hasil buruk pada musim lalu, setelah mereka nyaris terdegradasi ke J2 yang bisa menghentikan kiprah mereka di kasta tertinggi selama sembilan tahun. Albirex beruntung mendapatkan hasil bagus di pekan terakhir, dan akan tancap gas pada musim ini.


Sanfrecce Hiroshima vs Urawa Reds (Stadion Edion)



Duel antara juara bertahan Sanfrecce Hiroshima dan peringkat tiga musim lalu Urawa Reds dipastikan berlangsung sengit. Musim ini akan menjadi pembuktian bagi Sanfrecce apakah sudah menjadi tim yang siap, mengingat mereka juga harus berkonsentrasi di Liga Champions Asia. Pada laga pertama fase grup, Sanfrecce sudah menelan kekalahan.

Tugas Sanfrecce menjadi berat setelah salah satu pilarnya di lini belakang musim lalu, Ryoya Moriwaki, kini sudah berseragam Reds. Setidaknya, Moriwaki bisa memberikan masukan berharga bagi tim barunya untuk meredam permainan tuan rumah. Di musim ini, Reds menjadi unggulan untuk menggondol gelar juara.


Sagan Tosu vs Kashima Antlers (Stadion Best Amenity)

Sagan Tosu merupakan tim kejutan pada musim lalu dengan menempati peringkat kelima, dan kembali ingin membangun kesuksesan untuk tetap menjadi kuda hitam tahun ini. Yohei Toyoda diandalkan menjebol gawang tim tamu, agar mereka mendapatkan start yang bagus sebagai modal menghadapi musim baru.

Nasib berbeda dialami Kashima Antlers. Status sebagai juara tujuh kali membuat tim ini limbung di musim lalu, dan nyaris terdegradasi. Pelatih Toninho Cerezo tentunya tak ingin capaian itu terulang kembali di 2013.


Omiya Ardija vs Shimizu S-Pulse (Stadion NACK5)

Omiya Ardija mengakhiri musim lalu dengan menempati peringkat ke-13, dan kali ini mereka berharap mengalami kebangkitan, setidaknya berada di papan tengah. Kehabisan bensin menjelang berakhirnya J-League tahun lalu juga diharapkan tidak terulang lagi.

Mental menjadi permasalahan utama bagi S-Pulse. Setelah menggebrak di awal musim, mereka mulai keteteran menjelang berakhirnya kompetisi. Tekanan terhadap mereka cukup tinggi, sehingga berpengaruh terhadap permainan tim. Kini merkera berharap mendapatkan tempat lebih baik.


Oita Trinita vs FC Tokyo (Stadion Oita Bank Dome)



Oita Trinita merupakan tim kejutan J2 musim lalu. Menempati peringkat enam klasemen, mereka justru mendapatkan tiket promosi setelah memenangi duel play-off. Oita sudah absen selama tiga tahun di kompetisi kasta tertinggi. Kazumichi Takagi, Yuki Fukuya dan Shinji Tsujio menjadi darah segar bagi Oita musim ini.

Sementara itu, kehadiran striker pinjaman dari Southampton Tadanari Lee, dan membeli gelandang Keigo Higashi menjadi modal berharga bagi FC Tokyo yang musim lalu hanya menempati peringkat kesepuluh. FC Tokyo pun membidik posisi lebih baik di 2013.


Kashiwa Reysol vs Kawasaki Frontale (Stadion Hitachi Dai)

Kampiun 2011 Kashiwa Reysol mendapatkan musim tak menyenangkan setelah mereka gagal mempertahankan gelarnya tahun lalu. Mereka mendatangkan pemain berkelas seperti striker asal Brasil Cleo, gelandang dinamis Hiroyuki Taniguchi, dan bek Daisuke Suzuki untuk mengulang prestasi dua musim lalu.

Striker Yoshito Okubo diharapkan bisa membantu Kawasaki Frontale untuk mendapatkan posisi lebih baik dibandingkan musim lalu yang hanya menempati peringkat kedelapan. Jika bisa memahami keinginan Kengo Nakamura, maka Frontale pantas untuk diapungkan menjadi salah satu kandidat juara.


Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait