thumbnail Halo,

Tom Byer kembali memberikan penjelasan tentang metode pelatihan yang jitu untuk menghasilkan pesepakbola berbakat sejak usia dini.


GOALOLEH    TOM BYER    PENYUSUN    AHMAD REZA HIKMATYAR     Ikuti di twitter

Sepakbola sudah jauh lebih berkembang sejak olahraga itu diciptakan lebih dari satu abad yang lalu. Taktik, teknologi, peralatan dan banyak aspek lain telah mengalami transformasi besar. Dengan lahirnya teknologi garis gawang, olahraga tersebut telah mengambil langkah besar untuk melaju ke depan.

Namun beberapa hal tetap tidak mengalami perubahan, seperti pengembangan dan pembinaan pemain usia muda. Selama bertahun-tahun di Jepang, kami selalu saja membawa ide-ide baru untuk sekolah dan akademi sepakbola di Jepang.

Ketika mulai membina anak yang masih sangat kecil, saya menemukan salah satu faktor terpenting untuk menjalani sesi latihan dengan baik dan lancar. Hal itu adalah pengalaman si anak tersebut. Saya kerap menyaksikan banyak sesi ketika para pelatih menangani anak-anak dalam permainan kecil. Anak-anak yang masih berusia empat atau lima tahun diajari untuk melewati dua sampai tiga pemain lawan. Sang pelatih juga akan merebut bola dari penguasaan atau melakukan blok terhadap tendangan si bocah. Kekecewaan para pemain cilik tersebut dapat terlihat jelas jika hal itu dilakukan. Perlu diingat, anak kecil amat mudah kehilangan antusiasme.

 

Pada akademi milik kami di Jepang, kami tidak menggunakan cara di mana sang pelatih merebut bola dari penguasaan si pemain cilik. Kami juga tidak menggunakan kiper dalam permainan, kami justru mendorong permainan untuk lebih menghasilkan banyak gol. Sukses adalah ketika Anda mampu membuat anak-anak selalu termotivasi untuk terus bermain.

Saya memiliki pengalaman ketika anak laki-laki saya dapat berubah perilakunya, tergantung apakah ia mampu mencetak gol atau tidak di lapangan. Jika ia tidak dapat mencetak gol, perjalanan pulang kami berdua akan terasa sangat sunyi, ia tak mau terlibat dalam percakapan. Lain halnya jika ia mampu mencetak gol, ia akan sangat gembira dan tidak sabar segera pulang ke rumah untuk menceritakan keberhasilan tersebut pada ibunya. Ia lalu akan bertanya kapan pertandingan berikutnya dan sangat berharap untuk selalu terlibat.

Pelatih jelas butuh keterampilan untuk menuntun anak-anak menuju sukses. Pelatihan teknik permainan juga jadi keharusan. Hal itu dilakukan agar anak-anak dapat belajar bagaimana cara menggocek bola, memotong, dan mengubah lajur bola, dan terus begitu. Ini merupakan dasar-dasar bermain sepakbola dan harus dimulai sejak usia dini.

 

Operan kreatif, visi, dan kecerdasan dalam permainan adalah hasil yang akan didapat dengan penguasaan teknik dasar yang baik. Metode pelatihan hingga sanggup meningkatkan kemampuan mereka sudah jadi keberhasilan, hal itu harus terus diulang lagi dan lagi. Pengulangan adalah kunci untuk mengembangkan teknik permainan, hal tersebut tak boleh diganggu gugat. Saya sering melihat seorang pelatih menghabiskan setengah waktu dari sesi latihan untuk berbicara dan terus mendorong anak-anak mengembangkan permainannya, jelas hal itu sangat penting dalam perkembangan seorang pesepakbola.

Pelatih juga harus memberi mereka pekerjaan rumah dan terus mengkomunikasikan hal ini kepada orang tuanya selama terus-menerus. PR itu mencakup hal-hal yang bersifat teknis, seperti pelatihan fisik dengan skala musik dan masih banyak hal lainnya untuk mencapai kesempurnaan. Dengan cara itu, kita akan mampu menghasilkan pesepakbola yang layak. Tetapi jika ingin lebih besar, Anda jelas harus melakukan pekerjaan yang jauh lebih banyak.

 

Di sekolah sepakbola milik kami, metode pelatihan berulang kami terapkan. Kami juga menunjukkan pada para pemain jika ada banyak hal yang mampu merekan kerjakan dan kembangkan sendiri. Secara rutin kami juga selalu melakukan presentasi kepada orang tua, agar mereka paham akan tujuan anak-anak mereka dan mampu memberikan sokongan vital untuk mewujudkan impian sang anak.

Dengan melakukan perjalanan ke setiap lapangan sepakbola di setiap negara, Anda akan melihat jika anak-anak selalu melakukan satu dari beberapa hal. Entah mereka berbaris rapih sebelum melakukan latihan, menembakkan bola ke gawang yang tak dijaga oleh kiper, atau Anda akan melihat mereka melakukan juggling bola. Alasan untuk hal tersebut adalah sederhana, hal itu merupakan suatu hal yang kompetitif karena anak-anak suka bermain bersama atau melawan teman-teman mereka. Aktivitas tersebut memang tidak akan berpengaruh banyak terhadap perkembangan kemampuan mereka, tapi kebanyakan anak-anak tak memiliki tempat untuk menunjukkan skill sesungguhnya yang mereka miliki. Sehingga hal tersebut secara perlahan akan mengembangkan kemampuan mereka secara teknis.

Kemampuan teknis bisa dibilang seperti membaca dan menulis atau menambahkan dan mengurangkan. Hal itu merupakan dasar sebuah bangunan ilmu pengetahuan tersebut. Jika mempelajarinya sejak dini, hal-hal yang besar pasti akan menyusul terjadi. Para pelatih sepakbola dan orang tua harus menyisihkan waktu dan kesabaran mereka untuk memberikan anak-anak sebuah alat jitu untuk menuju sukses!
 

Goal hadir via ponsel dengan alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi Goal secara langsung untuk OS ponsel Anda:
Apple iTunes
Apple iOS
Blackberry App World
Blackberry
Google Play
Android
Nokia OVI Store
Nokia
Windows Phone
Windows Phone

Terkait