thumbnail Halo,

GOAL.com Indonesia memeriahkan Festival Itañola Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia dengan ambil bagian dalam seminar sepakbola, Kamis (11/10) pagi.

GOAL.com Indonesia   OLEH
AGUNG HARSYA

Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia bekerja sama dengan GOAL.com Indonesia dalam rangka bagian dari Festival Itañola menyelenggarakan seminar bertema "Tradisi Sepakbola di Italia dan Spanyol" di Depok, Kamis (11/10) pagi.

Acara ini diikuti 200 peserta yang menyimak sajian presentasi panelis yang terdiri dari mantan pemain Primavera Yeyen Tumena, direktur akademi Villa 2000 Ganesha Putera, agen sekaligus promotor sepakbola Mulyawan Munial, dan ketua asosiasi sekolah sepakbola Indonesia (ASSBI) Taufik Jursal, serta dimoderatori oleh pemimpin redaksi GOAL.com Indonesia, Bima Said.

Seminar yang berlangsung 120 menit ini membedah tentang kajian sepakbola dari segi budaya dan kaitannya dengan pembinaan usia muda di Indonesia. Yeyen menceritakan pengalamannya berkiprah di kompetisi Primavera Indonesia seperti bermain dengan Francesco Totti, Alessandro Del Piero, dan Ruud Gullit. Selain dihadapi materi teknik pelatihan, para pemain juga harus beradaptasi dengan nutrisi serta kehidupan sosial termasuk mempelajari bahasa setempat.

Pada giliran berikutnya, Ganesha membeberkan rahasia Spanyol merajai sepakbola dunia. Selain fokus pada pembinaan usia dini, pria yang sebulan mengambil kursus di Barcelona itu mengatakan sikap telaten dan disiplin para pemain muda serta tim pelatih turut memegang peranan.

"Di sana apa yang perlu diurus dengan sedikit orang dilakukan dengan sedikit orang. Apa yang perlu diurus dengan banyak orang dilakukan dengan banyak orang pula. Di sini kebalikannya," sergah Ganesha menggelitik.

Kemudian, Mulyawan menekankan perlunya pendidikan sikap sejak dini. Agen yang baru saja membawa Andik Vermansyah berlatih di DC United ini berpendapat anak-anak Indonesia perlu ditanamkan sikap kompetitif sehingga tidak kalah bersaing ketika berkiprah sebagai pemain sepakbola profesional.

Taufik, yang mendapat giliran terakhir, juga sependapat dengan pendapat para panelis lain tentang adanya mental pegiat sepakbola Indonesia yang terlalu berorientasi pada hasil.

"Ada tuntutan kalau di sepakbola itu harus hebat, harus juara, harus menang. Padahal timnas senior itu bukan satu-satunya tim yang harus diperhatikan, karena masih ada jenjang lain dimulai dari U-10," ujar pria berambut putih ini berapi-api.

"Kunci menuju sepakbola Indonesia yang maju adalah pembinaan usia dini. Siapkan tim-tim U-10 dan U-12 untuk masa depan sepakbola Indonesia!"

Penyelenggaraan seminar "Il Calcio con GOAL" sekaligus membuktikan kepedulian GOAL.com untuk turut memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan tanah air.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Tendangan Bebas

Satu setengah bulan jelang bergulirnya AFF Suzuki Cup 2012, bagaimana Anda menilai persiapan timnas indonesia hingga saat ini?

Terkait