thumbnail Halo,

Evan Dimas menjadi wakil Indonesia untuk menjalani final Nike The Chance tingkat global dan bertemu Pep Guardiola.

Evan Dimas, 17 tahun, akan berjuang mewujudkan mimpi sebagai pesepakbola profesional setelah memenangi persaingan Nike The Chance Asia Tenggara di Jakarta, Selasa (12/6) petang.

Metode pemilihan The Chance sangat ketat dengan pencarian para pemain berbakat di Jakarta, Surabaya, dan Medan. Dari seluruh kota tersebut, terpilih 30 orang peserta yang kemudian disaring lagi menjadi lima wakil Indonesia untuk bertarung di tingkat regional Asia Tenggara. Selain Evan, ada pula Eriyanto, Apriyono, Randy Chandra, dan Rainhard Romario.

Evan menyatakan tidak mengira bisa terpilih sebagai peserta terbaik dari Indonesia.

"Saya senang bisa berangkat ke Barcelona mewakili Indonesia dan bertemu Pep Guardiola," ujarnya di tengah rasa kegembiraan campur haru.

Saking gembiranya, belum banyak persiapan yang sudah terpikir oleh Evan, seperti peningkatan kemampuan bermain sesuai rekomendasi tim pelatih. Namun, gelandang yang mengidolakan Ahmad Bustomi itu mengakui, bahasa Inggris merupakan salah satu modal utama pemain sepakbola di era modern.

Evan merupakan pemain SSB Mitra Surabaya yang juga mengapteni timnas Indonesia U-17 saat menjuarai turnamen invitasi di Hong Kong, Februari lalu. Sebenarnya Evan sempat masuk ke dalam skema program pengembangan pemain Deportivo SAD Indonesia tahun lalu, tetapi terbentur masalah administrasi.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait