thumbnail Halo,

Saatnya tim SAD Indonesia unjuk gigi!

Oleh Agung Harsya

Setelah menimba ilmu dari Uruguay selama dua tahun, kini masyarakat Indonesia bisa menyaksikan bukti timnas U-19 yang dikirim menimba ilmu ke Quinta Division di negara juara dunia dua kali itu.

Piala Asia U-19 merupakan ajang dua tahunan yang diselenggarakan konfederasi sepakbola Asia (AFC) sebagai jenjang menuju Piala Dunia U-20, turnamen terbesar kedua dalam kalender FIFA setelah Piala Dunia. Kebetulan, Piala Dunia U-20 baru usai digelar di Mesir bulan lalu. Ghana keluar sebagai juara setelah mengalahkan Brasil melalui adu penalti.

Piala Asia U-19 akan digelar tahun depan di negara yang belum ditentukan. Cina, Thailand, dan Korea Selatan bersaing menjadi tuan rumah. Indonesia sempat berminat mencalonkan diri sebagai penyelenggara, tapi belakangan mundur. Kualifikasi sendiri di bagi ke dalam dua zona, barat dan timur, yang terdiri dari tujuh grup. Juara dan runner-up grup langsung lolos ke putaran final ditambah peringkat ketiga terbaik masing-masing zona.

Prestasi Indonesia di ajang ini adalah dua kali menjadi peringkat kedua, yaitu 1961 dan 1967. Sebelum digelar dua tahun sekali mulai 1980, turnamen diselenggarakan setiap tahun. Pada 1990-an, Indonesia dua kali menjadi tuan rumah. Penyelenggaraan pertama pada 1990 melahirkan derby Korea di final. Saat itu, Korea Selatan mengalahkan Korea Utara melalui adu penalti, 4-3.

Empat tahun berselang, Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah. Kali ini, turnamen disorot besar-besaran. Timnas U-19 baru pulang berguru dari kompetisi Primavera Italia. Harapan besar pun digantungkan kepada Bima Sakti, Kurniawan Dwi Yulianto, Anang Maruf, dkk. sayangnya, dari empat kali bertanding, Indonesia hanya mampu menang sekali atas Kazakhstan, diimbangi Qatar, serta kalah dari Suriah dan Irak. Suriah akhirnya keluar sebagai juara dengan mengalahkan Jepang di laga puncak. Pada turnamen yang sama, Thailand, dengan Tawan Sripan dkk., menjadi juara ketiga.

Partisipasi terakhir Indonesia di turnamen adalah pada Malaysia 2004. Tim yang diperkuat Boaz Solossa pulang dengan tangan hampa. Kalah tiga kali dari Qatar, Cina, dan Iran; kebobolan 12 gol dan hanya mencetak tiga gol.

Harapan serupa, meski tanpa sorotan sebesar 15 tahun silam boleh kembali terulang. Kualifikasi Piala Asia U-19 Grup F akan kembali digelar 7-17 November mendatang di stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Indonesia bergabung bersama Australia, Jepang, Singapura, Taiwan, dan Hong Kong.

Untuk merebut tiket ke putaran final dengan minimal menjadi peringkat kedua grup, Indonesia harus mampu mengimbangi Australia, partisipan Piala Dunia U-20 2009, dan Jepang, serta wajib memetik poin penuh atas tiga tim sisa.

Setidaknya, rekor penampilan bagus pada putaran kedua Quinta Division menjadi bekal berharga Indonesia. Kekompakan pemain yang sudah saling mengenal satu sama lain adalah senjata utama tim Merah-Putih. Tim harus memanfaatkan rasa penasaran publik Indonesia menjadi sumber motivasi utama tim.

Kini, mampukah Syamsir Alam dkk. menuntaskan misi tersebut?


Jadwal lengkap kualifikasi Piala Asia U-19 Grup F:
Sabtu, 7 November
15:00 Australia vs Hong Kong
18:00 Jepang vs Taiwan
21:00 Indonesia vs Singapura

Senin, 9 November
15:00 Jepang vs Indonesia
18:00 Singapura vs Hong Kong
21:00 Taiwan vs Australia

Kamis, 12 November
15:00 Taiwan vs Indonesia
18:00 Australia vs Singapura
21:00 Hong Kong vs Jepang

Sabtu, 14 November
15:00 Singapura vs Jepang
18:00 Hong Kong vs Taiwan
21:00 Indonesia vs Australia

Selasa, 17 November
15:00 Australia vs Jepang
18:00 Hong Kong vs Indonesia
21:00 Taiwan vs Singapura


Pembagian Grup:
Zona Barat
Grup A: Tajikistan, Yordania, Yaman, Nepal, Palesina, Kyrgyzstan
Grup B: UEA, Suriah, Qatar, Bahrain, Bhutan, Sri Lanka
Grup C: Arab Saudi, Irak, Oman, Kuwait, India, Afghanistan
Grup D: Uzbekistan, Iran, Libanon, Turkmenistan, Maladewa, Pakistan

Zona Timur
Grup E: Korea Selatan, Thailand, Laos, Vietnam, Makau, Bangladesh
Grup F: Australia, Jepang, Indonesia, Singapura, Taiwan, Hong Kong
Grup G: Cina, Korea Utara, Malaysia, Myanmar, Guam, Filipina

Terkait