thumbnail Halo,

Hitung mundur GOAL.com diteruskan dengan striker Manchester City yang menjadi pemain kunci dalam mewujudkan ambisi klubnya merangsek ke zona Liga Champions.

Selamat datang di GOAL.com 50! Dalam edisi spesial ini, para editor GOAL.com di seluruh dunia memilih 50 pemain terbaik 2010/11. Hingga diumumkannya sang pemenang pada 21 Agustus, kami melakukan hitung mundur dengan memuat profil setiap pemain yang menembus 50 besar...

Menilai bahwa opini publik sepakbola tentang seorang Carlos Tevez telah terbelah menyusul penegasan hasratnya meninggalkan Manchester City mungkin adalah suatu bentuk pengerdilan terhadap kehebatan sang striker.

Satu hal yang pasti, peran anggota timnas Argentina itu amat penting dalam musim tersukses yang dijalani klubnya dalam beberapa dekade terakhir. 24 golnya di semua kompetisi mengangkat tim superkaya itu finis di peringkat tiga klasemen Liga Primer, plus memasukkan sebuah silverware dalam lemari trofi di Eastlands yang sudah sangat lama tak bertambah koleksinya.

Sederhana saja, ketika Tevez menyuguhkan performa bagus musim lalu, begitu pun City. Skuad asuhan Roberto Mancini sama sekali tak pernah menelan kekalahan di kampanye 2010/11 bila Tevez mencetak gol, bahkan hanya dua kali imbang, yakni kala tandang ke Birmingham City di Premier League serta waktu melawat ke Leicester City di Piala FA.

Namun, situasi di awal musim sebenarnya tak berjalan indah buat lelaki 27 tahun itu. Dipilih oleh Diego Maradona dalam skuad Argentina di Piala Dunia 2010 dan menjadi salah satu opsi utama sang legenda, Tevez mengemas dua gol dalam turnamen tersebut, tapi negaranya harus tersingkir di perempat-final setelah dilindas 4-0 oleh Jerman yang bermain impresif.

"Carlos menjadi bagian teramat penting dari tim ini dalam dua tahun terakhir dan bisa dibilang tempatnya mustahil digantikan. Maksud saya, bagaimana bisa Anda mengganti Carlos Tevez?"

- Bek Manchester City, Micah Richards

Keadaan serupa juga terjadi bersama City. Musim lalu, Tevez baru membuka rekening golnya di laga ketiga. Setelah bermain seri tanpa gol melawan Tottenham di White Hart Lane di pekan pertama liga dan kembali mandul di Liga Europa, ia dua kali mengoyak gawang Liverpool. Gol perdana terlahir dari jarak dekat dan yang kedua berupa sebuah sundulan dengan kontak minimal, tapi itu lebih dari cukup untuk membuat Tevez lepas landas.

Gol-gol tersebut, yang dilesakkan di hadapan Sheikh Mansour dalam kunjungan pertama ke stadion kepunyaannya, tidaklah spektakuler dan City bahkan harus melalui tiga pekan berikut tanpa kemenangan sebelum Tevez melesat dengan ukiran lima gol dalam liga pertandingan, berbarengan dengan rentetan laga tak terkalahkan City yang bertahan sampai mereka dihajar Arsenal 3-0 pada 24 Oktober.

Tevez lantas melanjutkan ketajamannya hingga bulan Desember. Saat itu, isu pribadi mulai memengaruhi fokusnya. Tevez, yang sebelumnya pernah mengungkapkan ketidaksukaan terhadap profesi serta kurangnya motivasi yang dimilikinya, melepas pernyataan yang berisi keinginan meninggalkan klubnya lantaran memburuknya komunikasi dengan "beberapa eksekutif klub" dan bahwa ia ingin angkat kaki dari Manchester pada musim panas.

Akan tetapi, hanya berjarak beberapa pekan kemudian, pihak klub pun mempublikasikan pernyataan mereka, yang menjelaskan bahwa Tevez sepenuhnya berkomitmen dengan City dan segala permasalahan telah terselesaikan.

Indikasi ke arah tersebut kemudian dikuatkan oleh fakta bahwa penyerang trengginas tersebut menyarangkan dua gol kala menghadapi Newcastle United di St. James' Park pada laga Boxing Day, dan menambah lagi koleksinya sebanyak delapan gol di delapan gim setelahnya, yang berkulminasi pada torehan hat-trick di babak pertama waktu melawan West Brom, yang kebetulan digelar di hari ulang tahunnya.

MOMEN TERBAIK 2010/11

 LIGA PRIMER:
MANCHESTER CITY 3-0 STOKE CITY
Di pertandingan pekan ke-37 musim lalu ini, Tevez melesakkan gol usai menampilkan solo run memukau sebelum melengkapi kemenangan dengan sepakan bebas fantastis guna mengamankan tiket otomatis ke fase utama Liga Champions bagi City.
Catatan gol Tevez di sisa musim lalu merosot. Tapi, sekalipun terdepak di Liga Europa oleh Dynamo Kiev, performa bagus City di Liga Primer dan Piala FA tetap berlanjut. Satu-satunya cacat hanyalah ketika mereka harus menerima pembalasan dendam dari Liverpool, yang menang 3-0 di Anfield.

Di paruh kedua bulan Maret, Tevez mengalami cedera dan diizinkan meninggalkan klub untuk bertemu keluarganya, tapi ia kembali pada April guna membantu City merangsek ke tiga besar dengan dwigol sensasional dalam kemenangan 3-0 atas Stoke City.

Itu adalah partai terakhir di Etihad Stadium pada Liga Primer 2010/11, dan sang kapten Tevez ditarik keluar di menit-menit akhir untuk memperoleh aplaus meriah dari penonton.

Di Piala FA, Tevez pun sama suburnya. Ia turut bermain pada laga puncak di Wembley saat City mengangkat silverware perdana dalam 35 tahun terakhir dengan kembali mengalahkan Stoke.

Musim panas ini, keraguan seputar masa depan sang striker lagi-lagi menyeruak ke permukaan setelah ia kembali mengutarakan intensi pergi. Kepulangannya ke Amerika Selatan bersama Corinthians memang gagal terealisasi, namun dengan kedatangan kompatriotnya, Sergio Aguero, yang tampaknya disiapkan sebagai suksesor, potensi kepindahannya bisa muncul lagi pada bursa transfer Januari. Tevez juga menyiratkan bahwa ia mungkin akan menyudahi kariernya sebelum Piala Dunia 2014 di Brasil karena ia sudah benar-benar apatis terhadap sepakbola.


"Sederhana saja, ketika Tevez menyuguhkan performa bagus musim lalu, begitu pun City. Skuad asuhan Roberto Mancini sama sekali tak pernah menelan kekalahan di kampanye 2010/11 bila Tevez mencetak gol."


Beberapa orang menyebutnya serakah, seorang tentara bayaran yang motivasinya diatur oleh sekelompok orang yang doyan memengaruhinya hanya demi keuntungan besar ketimbang perkembangannya sebagai pesepakbola. Apa pun, yang jelas City akan merasakan kerugian luar biasa bila kehilangan Tevez, seorang pemain yang performanya begitu menawan dan krusial dalam kesuksesan mereka musim lalu.


Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait