thumbnail Halo,

Kiper nomor satu timnas Jerman ini melakukan serangkaian penyelamatan gemilang bersama Schalke musim lalu yang mengesahkan statusnya sebagai bintang.

Selamat datang di GOAL.com 50! Dalam edisi spesial ini, para editor GOAL.com di seluruh dunia memilih 50 pemain terbaik 2010/11. Hingga diumumkannya sang pemenang pada 21 Agustus, kami melakukan hitung mundur dengan memuat profil setiap pemain yang menembus 50 besar...

2010/11 adalah musim penuh warna bagi Schalke, yang sempat terjerembap ke zona relegasi Bundesliga di pertengahan kompetisi sebelum perbaikan performa membawa mereka melaju hingga semi-final Liga Champions serta menyambar trofi DFB-Pokal.

Secara tim, hasil-hasil yang dicatat Die Koenigsblauen pun amat fluktuatif, termasuk kemenangan sensasional 5-2 saat tandang ke markas Inter dan kekalahan mengenaskan 5-0 dari Kaiserslautern. Namun, buat kiper Manuel Neuer, 12 bulan terakhir berjalan sukses.

Setelah angkat nama di Piala Dunia, Neuer semakin mengafirmasi kelasnya lebih jauh lagi. Sederet performa heroik di gim-gim besar menghadirkan pujian setinggi langit untuknya. Bahkan di akhir musim banyak yang melabelinya dengan predikat kiper terbaik dunia.

"Selama saya memimpin United, penampilannya sebagai penjaga gawang lawan mungkin yang terbaik yang pernah saya saksikan."

-
Sir Alex Ferguson tentang
performa Neuer di Liga Champions

Bagi kebanyakan orang, penampilan sang shot-stopper kontra Manchester United di leg pertama semi-final Liga Champions -- di babak I saja Neuer sudah membuat setengah lusin penyelamatan ajaib -- akan dikenang sebagai display yang mendongkraknya masuk kategori kelas dunia. Tapi, itu hanya satu dari tiga performa fenomenal identik yang dipersembehkan Neuer musim lalu. Di laga domestik menghadapi Bayern Munich dan Borussia Dortmund, sosok kelahiran Gelsenkirchen itu benar-benar menjadi pahlawan sejati.

MOMEN TERBAIK 2010/11

 BUNDESLIGA:
DORTMUND 0-0 SCHALKE
Hanya beberapa bulan setelah Schalke dipermalukan di kandang sendiri oleh rival mereka, BVB, Neuer menyuguhkan performa terbaiknya musim lalu. Dia melakukan serangkaian penyelamatan one-on-one dan refleks istimewa yang memastikan skor kacamata.
Besarnya pengaruh Neuer di partai-partai kunci seakan mengingatkan fans sepakbola betapa seorang penjaga gawang bisa menjadi aset yang amat berharga bagi tim. Penyelamatan-penyelamatan yang dilakukan Neuer membuktikan refleks dan pengambilan keputusan yang istimewa, tapi itu hanya mendeskripiskan sebagian dari kemampuan overall-nya.

Dari segi perawakan, Neuer amat meyakinkan: selain bertinggi badan 194 cm, dengan usia 25 tahun, kondisi fisiknya tengah berada di level prima.

Dia memiliki kemampuan melompat yang luar biasa untuk menangkap bola-bola lambung yang jarang bisa dijangkau kiper-kiper biasa, kecepatan serta akselerasi tinggi untuk keluar dari sarangnya guna menghentikan mara bahaya sebelum mengancam lebih jauh, dan punya kekuatan lengan yang memadai untuk melempar bola secara akurat hingga ke lini tengah.

Selain itu, Neuer juga memiliki skill olah bola yang bagus untuk ukuran kiper. Bahkan dengan kelebihannya ini ia akan cukup mumpuni untuk tampil sebagai outfielder di divisi tiga Jerman. Saat menerima backpass, Neuer piawai mengontrol si kulit bundar dengan beberapa sentuhan dan melepas umpan terukur yang menghindarkan timnya dari tekanan.

Ada beberapa kiper kelas dunia dengan kemampuan menyetop tembakan yang paten. Banyak juga yang memiliki kontrol bola ciamik dan atribut fisik yang lebih baik. Tapi jarang ditemukan perpaduan ketiga kualitas tersebut dalam seorang penjaga gawang. Neuer memiliki semuanya, bahkan lebih.

Melanjutkan performa eksepsional yang mengantarnya menggapai status bintang di level internasional, Neuer berperan vital membantu klubnya terhindar dari kekalahan yang lebih memalukan lagi kala menghadapi Manchester United. Namun, laga tersebut ternyata menjadi penanda berakhirnya karier Neuer di Schalke. Setelah mengabdi selama lebih dari 20 tahun, ia mencari tantangan lebih di luar tim kota kelahirannya itu.

"Besarnya pengaruh Neuer di partai-partai kunci seakan mengingatkan fans sepakbola betapa seorang penjaga gawang bisa menjadi aset yang amat berharga."

Neuer pun melangkah menuju klub rival, Bayern, lewat kepindahan yang tak hanya kontroversial bagi fans di Gelsenkirchen, tapi juga di Munich sendiri. Tapi, setelah beberapa minggu berlalu, Neuer mulai bisa diterima di Allianz Arena. Kini ia bisa fokus mengejar target di kancah domestik dan internasional. Musim penuh tantangan menanti Bayern dan Jerman yang berusaha memaksimalkan potensi yang telah mereka tunjukkan dalam beberapa tahun terakhir. Kedua tim tersebut memiliki sejumlah kelemahan, tapi di bawah mistar, mereka memiliki garansi keamanan.


Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait