thumbnail Halo,

Rekrutan anyar Arsenal ini mengamankan tempat di daftar elite GOAL.com berkat performa mengilap buat Lille musim lalu.

Selamat datang di GOAL.com 50! Dalam edisi spesial ini, para editor GOAL.com di seluruh dunia memilih 50 pemain terbaik 2010/11. Hingga diumumkannya sang pemenang pada 21 Agustus, kami melakukan hitung mundur dengan memuat profil setiap pemain yang menembus 50 besar...

Gervinho menghiasi headline musim panas ini berkat kepindahannya ke Arsenal dari Lille senilai €12 juta, tapi kehilangan nominal tersebut tak mungkin disesali The Gunners bila penyerang Pantai Gading itu bisa mengulang performa yang disuguhkannya musim lalu yang berbuah kesuksesan mengantar tim asuhan Rudi Garcia menuju titel Ligue 1.

Walau terkadang sinarnya sedikit tertutupi oleh Eden Hazard, nyatanya Gervinho membukukan sederet statistik yang lebih impresif dibanding pemuda Belgia itu. Sepanjang petualangan edisi kemarin, pemain 24 tahun itu melampaui torehan gol maupun assist Hazard, yang meraih penghargaan Ligue 1 Player of the Year.

"Dia merupakan bantuan buat kami agar bisa lebih berbahaya dan mengancam. Dia adalah tambahan dengan kualitas top buat skuad Arsenal."

- Arsene Wenger

Sudah sejak beberapa tahun lalu Gervinho diamati oleh klub-klub terbesar Eropa, bahkan Barcelona pun sempat dikaitkan dengan sang pemain tatkala masih berkiprah bersama Le Mans. Tetapi, kurangnya konsistensi penampilan mengakibatkan tim-tim elite tersebut mengurungkan niat karena ogah berjudi dengan menggaet sosok yang sempat identik dengan temperamen tinggi. Namun, atribut negatif itu perlahan-lahan hilang. Gervinho semakin berkembang setelah bermukim di lingkungan yang lebih tenang di sebelah utara Prancis, basis Lille.

MOMEN TERBAIK 2010/11

 LIGUE 1:
LILLE 1-0 SOCHAUX
Dalam duel akhir musim yang sarat tensi, Gervinho memberikan tiga poin yang secara efektif mengunci titel dengan penyelesaian cermat usai jeda.
Usai melakoni musim perdana yang menjanjikan di kubu arahan Garcia, segalanya berjalan sempurna buat sang striker musim lalu. Performanya berkilau sejak awal hingga akhir.

Menakutkan buat bek-bek musuh dengan lari cepat dan akselerasi istimewa, pemain kelahiran Anyama itu mengamuk dengan dukungan formasi ofensif bentukan Garcia. Fasih bermain di kedua sayap atau bahkan di tengah, dia mencatat total 15 gol, rekor baru dalam kariernya.

Meski talenta individunya tak diragukan lagi, Gervinho seperti tak melupakan fakta bahwa dia hanyalah seorang anggota dari tim yang terdiri dari 11 pemain. Assist setotal sepuluh buah dikemasnya musim lalu, termasuk kreasi gol menit-menit akhir di pekan keenam yang membuahkan kemenangan 1-0 atas Auxerre. Saat itulah momentum guna mencaplok predikat kampiun dimulai bagi Lille.

Peran krusial pemain cepat itu dalam kesuksesan Lille merengkuh titel Ligue 1 pun sulit dibantah. Gelar tersebut merupakan mahkota liga perdana bagi Les Dogues setelah 50 tahun.

Gervinho juga membuktikan level kebugaran tinggi yang dimilikinya. Selain tampil di 35 dari 38 partai liga yang dilakoni Lille, Gervinho juga menjadi anggota reguler skuad yang berkompetisi di Liga Europa serta Coupe de France. Keberhasilan meraih gelar ganda dengan trofi yang disebut terakhir pun tak lepas dari peran kunci yang dimainkan Gervinho. Ia tak pernah absen dan menjadi starter di lima dari seluruh enam laga menuju tangga juara.

Meski begitu, beberapa kali Gervinho berhasil dimatikan. Seperti Hazard, konsistensi pemain-pemain tim lawan dalam memberikan tekanan luar biasa pun sempat membendung lajunya. Mungkin, titik terendah penampilannya musim lalu adalah saat ia terprovokasi sehingga melakukan tekel brutal yang berujung kartu merah kala bertandang ke Monaco. Bisa dibilang inilah satu-satunya noda Gervinho pada kesuksesan musim lalu.

Pada akhirnya, usaha keras yang diperlihatkan Gervinho memperoleh ganjaran berupa kepindahan ke Arsenal. Di sana, dia akan berkesempatan menguji kapasitas diri di liga terpopuler di dunia dengan bermain untuk salah satu tim terelite.

"Fasih bermain di kedua sayap atau bahkan di tengah, dia mencatat total 15 gol musim lalu, rekor baru dalam kariernya."

Jika dia bisa memberikan kekuatan penyerangan yang sama mengagumkannya seperti di Lille buat klub yang dikomandoi Arsene Wenger itu, dia pasti akan menjadi pemain favorit di Emirates Stadium dan memperoleh pengakuan lebih luas yang memang pantas diterimanya.


Mobile GOAL.com
Untuk keterangan lebih lanjut mengenai akses GOAL.com via ponsel,
termasuk cara mengunduh aplikasinya, klik di sini.

Terkait