thumbnail Halo,

Kiper Barcelona itu menjadi pemain pertama dari juara Spanyol dan Eropa itu yang masuk dalam hitungan mundur 50 pemain terbaik versi GOAL.com.

Selamat datang di GOAL.com 50! Dalam edisi spesial ini, para editor GOAL.com di seluruh dunia memilih 50 pemain terbaik 2010/11. Hingga diumumkannya sang pemenang pada 21 Agustus, kami melakukan hitung mundur dengan memuat profil setiap pemain yang menembus 50 besar...

Jika musim lalu Victor Valdes tak masuk dalam jajaran pemain kunci Barcelona, hal itu menunjukkan betapa bagusnya lini per lini juara Spanyol dan Eropa itu. Mungkin Valdes memang tidak banyak melakukan penyelamatan karena bola tak sampai ke daerahnya.

"Victor selalu menjadi kiper yang luar biasa. Dia menjadi simbol dari jaminan keamanan di gawang untuk Barcelona dalam enam atau tujuh musim terakhir."
                                                                                    - Xavi

Namun ada pertanyaan menggelitik. Saat final Copa Del Rey, tak sedikit yang membayangkan Valdes berada di bawah mistar gawang Barcelona, bukannya Jose Pinto, kiper yang sudah menjadi pilihan utama khusus untuk turnamen domestik Spanyol itu. Pertanyaannya, apakah Valdes mampu membendung bola sundulan Cristiano Ronaldo, yang akhirnya menentukan kemenangan Real Madrid di turnamen itu? Dengan kualitas yang dimiliki Valdes, tak sedikit yang meyakini dia mampu melakukannya.
MOMEN TERBAIK MUSIM LALU

 SEMI-FINAL LIGA CHAMPIONS:
BARCELONA 1-1 REAL MADRID
Bukan penyelamatan, tapi umpan Valdes kepada Dani Alves membuat bek kanan itu leluasa membawa bola ke depan dan mengirim umpan untuk dituntaskan Pedro. Skor pun berubah menjadi 1-1 di kandang sendiri dan hasil itu sudah cukup membawa Barcelona ke final Liga Champions.

Sementara di liga, Valdes tak menunjukkan banyak kealpaan. Hanya sekali dia bersama Gerard Pique miskomunikasi, dan kesalahan tersebut bisa dimaksimalkan Felipe Caicedo, striker Levante untuk menjebol gawang Barcelona. Beruntung Seydou Keita bisa menyamaan kedudukan sekaligus memastikan gelar La Liga ketiga Barcelona secara beruntun.

Total Valdes sudah 32 tampil di liga dan mencatat 17 seri clean sheets, yang membuatnya meraih tropi Zamora atas kehandalannya di bawah mistar gawang. Tropi tersebut menjadi tropi keempat yang diterimanya sepanjang sejarah karir pemain berusia 29 tahun itu.

Jadi meski pun Pique, Xavi, Sergio Busquets, Andres Iniesta, Lionel Messi, David Villa dan Carles Puyol yang fit, membentuk formula sukses Barcelona musim lalu, Valdes juga ada di sana saat dibutuhkan. Masih ingat penyelamatan gemilang yang dilakukannya atas tembakan Damia, pemain Osasuna saat timnya menang 2-0, atau menggagalkan usaha Nilmar di mana Barcelona hanya menang 1-0..

Di Eropa, blunder terbesar Valdes ada di babak 16 besar leg pertama melawan Arsenal di Emirates Stadium. Valdes sendiri sampai gundah karena gawangnya kecolongan dengan tidak lazim, bola mudah tendangan Robin Van Persie, namun gagal dibendungnya.

Tapi akhirnya selalu bahagia bargi Barcelona, untungnya. Arsenal bisa dijegal di babak tersebut, dan Barcelona melaju ke babak selanjutnya hingga menembus final. Valdes dkk kembali berhadapan dengan Manchester United. Mengenakan replika kaus kiper Andoni Zubizarreta saat memenangi Liga Champions 1992, Valdes bisa mencatat sejarah yang sama di Wembley. Valdes menjadi bagian dari tim yang memenangi Liga Champions tiga kali, sesuatu yang sejauh ini tak bisa dilakukan Iker Casillas.

"Apakah Valdes, bukannya Jose Pinto, mampu membendung bola sundulan Cristiano Ronaldo, yang akhirnya menentukan kemenangan Real Madrid di turnamen Copa Del Rey? Dengan kualitas yang dimiliki Valdes, tak sedikit yang meyakini dia mampu melakukannya.""

Tapi Valdes bukan sekadar kiper. Secara statistik, dia sering meninggalkan gawangnya dan menjadi sweeper ketika bola lolos dari hadangan pemain belakang Barcelona. Valdes juga tak jarang untuk melepas umpan langsung ke gawang untuk dimaksimalkan Lionel Messi dkk.

"Pelatih selalu mengatakan kepada saya bahwa saya seharusnya bisa lebih terlibat dalam permainan tim," ungkapnya baru-baru ini. "Ada kalanya saya harus bertindak sebagai libero, maka hal itu saya jalankan. Guardiola membantu saya mengartikan sepakbola."

Sebagai gantinya, Valdes sudah memberikan jaminan keamanan di gawang Barcelona dan sejumlah tropi juara. Pertukaran jasa yang pas sepertinya.


Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

 

Terkait