thumbnail Halo,

Lionel Messi adalah pemain terbaik kedua musim 2009/10 versi GOAL.com.

Inilah GOAL.com 50! Dalam edisi khusus ini, seluruh tim editor GOAL.com dunia memilih 50 pemain top sepanjang musim 2009/10. Kami menghitung mundur pengumuman pemenang hingga 10 Agustus dengan menampilkan profil setiap pemain yang masuk dalam daftar 50 besar...

Pada 6 April 2010, insitusi jurnalis olahraga kehabisan kata hebat untuk menggambarkan sosok Lionel Messi. Nama pemain Argentina ini sudah melekat dengan sebutan 'terbaik' dan 'fenomenal' sejak masuk ke tim Barcelona ketika masih remaja. Tapi performanya di Liga Champions melawan Arsenal, well, mungkin kita semua tidak bisa mencari kata yang tepat.

Malam itu, Messi mencetak gol empat kali. Tapi dia sepertinya terlahir untuk menguasai sepakbola dengan kekuatan di kaki kirinya. Klub asal Inggris ini tidak berdaya, terlihat seperti tim bodoh sepanjang pertandingan ketika Messi memporak-porandakan barisan belakang berulang kali layaknya seorang dewasa memainkan permainan anak kecil.

Semuanya mencapai puncak ketika dua melengkapi hat-trick pada menit ke-20. Langkahnya, ketenangan, dan kesabaran yang dimilikinya membuat dia seperti membutuhkan waktu satu jam untuk menentukan apa yang harus dilakukan dengan bola, bukan dalam hitungan detik. Dengan kekuatan kaki kirinya, dia mengangkat bola melewati kiper, dan juga membuat 90 ribu fans di Nou Camp berdiri. Jika sebuah gol mendapat respon dari penonton, maka itu sudah cukup. Puisi. Dominan. Kisah musim Lionel Messi.

Pada babak sebelumnya, dia mencetak dua gol bagi VfB Stuttgart. Sungguh malang nasib klub Jerman ini. Pertama, hasil drawing memaksa mereka harus berhadapan dengan Barcelona, dan melawan Messi yang sedang menjalani kehidupannya di Katalunya. Sepak terjangnya di pertandingan itu mudah dikendalikan. Total dia mencetak delapan gol, sebelumnya akhirnya menelan kekecewaan tersingkir di semi-final melawan Inter yang akhirnya menjadi juara.

Di luar Liga Champions, Messi telah mencetak 39 gol untuk melengkapi total 47 gol sepanjang musim 2009/10. Di La Liga Spanyol, Messi mencetak 34 gol dalam 35 pertandingan, termasuk hat-trick melawan Valencia dan Real Zaragoza di awal tahun 2010. Messi pun tampil panas untuk membungkam Real Madrid.

Lionel Messi
Momen Musim Ini

Empat gol ke gawang Arsenal di perempat-final Liga Champions di Camp Nou.
Hanya legenda Brasil Ronaldo yang mampu mencetak banyak gol untuk Barcelona dalam satu musim. Itu menjadi kampanye penting bagi Messi. Dia mencetak gol ke-100 untuk Barca saat melawan Sevilla, dan melewati torehan Rivaldo sebagai pencetak gol terbanyak Barcelona di Liga Champions. Ini menjadi penegasan atas superioritas individunya, hingga akhirnya penghargaan pemain terbaik La Liga ia dapatkan pada Juni lalu.

Musim 2008/09 ditutup dengan kesuksesan Barcelona. Musim 2009/10 juga diawali dengan caranya yang sama, ketika menjadi pemenang Piala Super Eropa melawan Shakhtar Donetsk saat Messi memberikan assist kepada Pedro untuk mencetak gol kemenangan. Trophi kembali diraih Blaugrana saat mengalahkan Estudiantes di kejuaraan dunia antarklub melalui gol Messi yang menjadikan Barcelona meraih enam gelar sepanjang tahun.

Sukses di Abu Dhabi berlanjut dengan penghargaan Ballon d'Or, yang dimenangkannya dengan selisih poin cukup jauh dari Cristiano Ronaldi. Tak lama kemudian, gelar pemain terbaik FIFA pun disabet. Musim lalu Barcelona diperkirakan cuma bisa meraih titel La Liga, mengingat Pep Guardiola mengawali debutnya di klub, sehingga terlihat seperti akan menelan kegagalan.

Messi tidak bisa mengikuti jejak sukses di kompetisi domestik saat di level tim nasional, sehingga membuat fans Argentina menyebutnya sebagai The Catalan. Dia hanya mencetak satu gol bagi Albiceleste sepanjang musim, yakni ketika dikalahkan Spanyol pada pertandingan uji coba, saat mencoba untuk berusaha masuk dalam sistem permainan Diego Maradona. Perjalanan Messi di Piala Dunia juga dipastikan tidak panjang usai melawan Jerman di perempat-final, di pertandingan yang hampir tidak bisa melepaskan satu tendangan pun. Walau begitu, kegagalan itu dikarenakan tidak berjalannya taktik dan miskinnya kerja sama, yang membuat kemampuan terbaiknya tidak keluar saat mewakili tim nasional.

Itu adalah tahun di mana Messi bisa memudarkan kegemilangan Cristiano Ronaldo, tapi bukan pujian individu terhadap pemain berusia 23 tahun ini. Piala dan gelar adalah bahan bakarnya, dan pernak-pernik yang menyertainya merupakan bagian dari upaya yang dia bangun. Messi sedang menulis sejarah sepakbola untuk abad 21.

Tendangan Bebas

Menurut Anda, apakah peringkat Lionel Messi sudah sesuai?

Terkait