thumbnail Halo,

Lucio adalah pemain terbaik ke-12 musim 2009/10 versi GOAL.com.

Inilah GOAL.com 50! Dalam edisi khusus ini, seluruh tim editor GOAL.com dunia memilih 50 pemain top sepanjang musim 2009/10. Kami menghitung mundur pengumuman pemenang hingga 10 Agustus dengan menampilkan profil setiap pemain yang masuk dalam daftar 50 besar...

Bersama Bayern Muenchen setahun lalu, Lucimar Ferreira da Silva termasuk dalam daftar pemain yang tidak masuk dalam rencana tim untuk kompetisi 2009/10. Pemain yang lebih akrab dipanggil Lucio itu pun membuktikan jika Bayern telah membuat keputusan yang salah dengan melepasnya ke Inter.

Ya, bersama Inter, tiga gelar juara kompetisi bergengsi di level domestik mau pun Eropa berhasil diraihnya. Bahkan bukan tidak mungkin tiga gelar yang sudah diraih Inter musim lalu ditambah dengan tiga tropi tambahan dari ajang Piala Super Eropa, Piala Super Italia dan Piala Dunia Antarklub.

Lucio menjadi salah satu kartu As Inter di musim lalu. Sebagai bek tengah, Lucio menjadi tembok kokoh bagi pemain lawan yang berusaha menembus pertahanan Inter.

Lucio
Momen Musim Ini

Meredam Didier Drogba ketika Inter menyingkirkan Chelsea menuju tangga juara Liga Champions.
Namun Lucio tidak hanya tangguh di sektor belakang pertahanan timnya sendiri. Pemain berusia 31 tahun itu juga cakap dalam urusan menjebol gawang lawan, baik dengan kepala atau kakinya.

Duetnya dengan Walter Samuel juga disebut sebagai duet terbaik di Serie A Italia musim lalu. Buktinya, Inter mencatat 21 clean sheet dalam 48 laga di mana Lucio ambil bagian.

Performa impresif Lucio bersama Inter musim lalu adalah saat membantu timnya menembus final Liga Champions, kala menghadapi Chelsea dan Barcelona. Betapa tidak, dengan pengaruhnya di sektor belakang pertahanan Inter, gawang Julio Cesar bisa terjaga aman dalam dua pertemuan tandang kandang melawan dua tim tersebut.

Didier Drogba dan Lionel Messi adalah dua pemain yang harus mengakui kehebatan Lucio dalam menjaga daerahnya. Tiket ke final pun diraih Lucio dkk karena kemampuan dan kekompakan timnya. Dan di final, Lucio menegaskan jika dia dan rekan-rekannya adalah tim yang lebih baik dibanding klub lamanya, Bayern Muenchen. Inter pun dibawanya untuk kali pertama dalam 45 tahun meraih gelar juara Liga Champions.

Sukses itu dibawanya ke Afrika Selatan. Bersama Maicon dan Julio Cesar, dia menjadi andalan di jantung pertahanan Brasil. Sayangnya, langkah mereka dihentikan Belanda di perempat-final setelah sebelumnya tampil luar biasa dan menjanjikan.

Meski begitu, Lucio layak masuk dalam jajaran GOAL.com 50 dengan menduduki posisi ke-12.

Tendangan Bebas

Menurut Anda, apakah peringkat Lucio sudah sesuai?

Terkait