thumbnail Halo,

Frank Lampard adalah pemain terbaik ke-17 musim 2009/10 versi GOAL.com.

Inilah GOAL.com 50! Dalam edisi khusus ini, seluruh tim editor GOAL.com dunia memilih 50 pemain top sepanjang musim 2009/10. Kami menghitung mundur pengumuman pemenang hingga 10 Agustus dengan menampilkan profil setiap pemain yang masuk dalam daftar 50 besar...

Paceklik gol disebabkan Lampard bermain di posisi kiri dalam sistem berlian gaya Ancelotti. Namun sang pelatih terpaksa menanggalkan sistem itu, ketika sejumlah pemain kunci cedera atau bermain di Piala Afrika.

Ketika The Blues kembali bermain dengan sistem 4-3-3 yang familiar, dengan Lampard menjadi salah satu attacking midfielder yang menusuk dengan kecepatannya, barulah gol-gol tercipta lagi. Saat itu Chelsea membantai Sunderland 7-2. Pekan berikutnya Chelsea menghantam Birmingham.

Pukulan terbesar Chelsea terjadi ketika dikalahkan Inter Milan di babak 16 Liga Champions. Namun kegagalan ini membuat Chelsea fokus ke Liga Primer, dan Lampard menikmati musim terbaiknya sepanjang Maret 2010.

Ketika MU dan Arsenal berupaya memperpendek jarak dengan Chelsea, Ancelotti menghadapi tricky clash melawan Aston Villa -- tim yang saat itu mengejar zona Liga Champions. Saat itu siapa pun tidak akan menyangka Lampard mencetak empat gol, dan Chelsea menang 7-1.

Kemenangan 2-1 di Old Trafford pada pekan berikutnya membuat Chelsea sepenuhnya mengontrol persaingan meraih gelar. Sebagai gelandang, Lampard form terbaiknya.

Dia mencetak gol lagi ke gawang Villa di semifinal Piala FA di Wembley, sebelum mencetak dua gol saat The Blues mengalahkan Stoke City tujuh gol tanpa balas.

Frank Lampard
Momen Musim Ini

Mencetak empat gol ketika Chelsea membantai Aston Villa dengan skor 7-1 pada Maret 2010.

Kemenangan yang menentukan Chelsea meraih gelar terjadi di Anfield, saat mengalahkan Liverpool dua gol tanpa balas. Lampard sekali lagi masuk dalam daftar pencetak gol. Sebelum trofi Liga Primer digelar, Chelsea masih membantai Wigan Athletic delapan gol tanpa balas. Lampard melampaui pencapaian 100 gol untuk Chelsea.

Di final Piala FA, Chelsea susah payah mengalahkan Portsmouth, yang saat itu bermain dengan semangat tinggi, 1-0. Chelsea kali pertama menikmati dua gelar dalam satu musim.

Sialnya, Lampard harus mengakhiri musim ini dengan kekecewaan. Ia gagal menduplikasi performanya di Liga Primer saat memperkuat Inggris di Piala Dunia 2010.

Lampard bermain di seluruh dari tiga laga penyisihan grup; melawan AS, Aljazair, dan Slovenia. Semuanya harus dijalani dengan susah payah, sampai akhirnya Inggris lolos ke babak kedua.

Di babak kedua Inggris bertemu Jerman, dan dikalahkan 4-1. Inggris bermain buruk, tapi Lampard masih bisa memperlihatkan kelasnya. Ia akan dikenang dengan golnya yang dianulir wasit, meski bola telah melewati garis gawang Jerman.

Kesempatan terakhir Lampard memenangkan Piala Dunia dalam kariernya telah hilang, tapi dia masih bisa membanggakan pencapaiannya sepanjang musim 2009/2010.

Tendangan Bebas

Menurut Anda, apakah peringkat Frank Lampard sudah sesuai?

Terkait