thumbnail Halo,

Mesut Oezil adalah pemain terbaik ke-22 musim 2009/10 versi GOAL.com.

Inilah GOAL.com 50! Dalam edisi khusus ini, seluruh tim editor GOAL.com dunia memilih 50 pemain top sepanjang musim 2009/10. Kami menghitung mundur pengumuman pemenang hingga 10 Agustus dengan menampilkan profil setiap pemain yang masuk dalam daftar 50 besar.

Sudah diprediksi akan menjadi seorang superstar, Mesut Oezil akhirnya menjelma sebagai salah satu pemain paling menonjol sepanjang musim 2009/10. Usai membawa Jerman U-21 menjuarai Kejuaraan Eropa, pemain kelahiran Gelsenkirchen itu langsung dipercaya mengisi "peran Diego" di Werder Bremen. Di bawah gaya permainan menyerang yang diterapkan pelatih Thomas Schaaf, ia sukses mengemban tugas tersebut, peran yang sebelumnya dipegang Diego yang kini bermain di Juventus.

Di empat pertandingan awal Bundesliga, Oezil mencetak tiga gol dan dua assist. Ia pun mendapat pujian dari pelatih timnas Jerman Joachim Loew. Di awal September tahun lalu, ia mendapat kesempatan membela Der Panzer melawan Afrika Selatan dalam sebuah laga persahabatan. Ia pun tak menyia-nyiakan kesempatan kedua membela timnas dengan penampilan cukup memuaskan. Ia menjadi kreator terciptanya gol pertama yang dicetak Mario Gomez, dan kemudian mencetak gol perdananya sehingga membawa Jerman menang 2-0. Usai pertandingan itu, ia mendapat kepercayaan penuh dari Loew sebagai seorang playmaker.

Penampilan impresif Oezil terus berlanjut. Ia menjadi penentu kesuksesan Bremen saat menggasak Freiburg dengan skor telak 6-0, lewat satu gol dan tiga assist menawan. Sayangnya, lima kekalahan beruntun yang diterima Bremen sebelum Februari membuat peluang tim bersaing untuk meraih gelar Bundesliga menjadi sirna. Di musim dingin, Bremen harus tersingkir di tangan Valencia di Liga Europa dan kalah dari Bayern Munich di final DFB Pokal.

Mesut Özil
Momen Musim Ini
Mencetak gol indah yang memastikan Jerman menang atas Ghana sekaligus membukukan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2010.

Meski gagal membawa Bremen meraih gelar di musim lalu, namun Oezil terhitung sukses dengan membawa tim berada di posisi ketiga Bundesliga. Karena dengan begitu, Bremen akan kembali tampil di kompetisi Liga Champions pada musim ini. Total, ia sudah mencetak 11 gol dan 24 assist dari 46 penampilan bersama Bremen sepanjang musim lalu.

Selama pertandingan ujicoba Jerman di pra-Piala Dunia 2010, Oezil sukses menjadi kunci serangan pasukan Loew dan selalu tampil sebagai starter. Selama putaran final di Afrika Selatan, gelandang serang itu menampilan permainan yang sungguh memesona. Saat menghadapi Ghana, ia mencetak gol dengan sangat brilian sehingga membawa Jerman lolos ke fase gugur. Sayang, Jerman harus mengakhiri Piala Dunia 2010 di peringkat ketiga. Ia mencetak satu gol dan tiga assist, serta sempat masuk daftar nominator peraih Bola Emas.

Atas kontribusinya baik di klub maupun timnas, tidak aneh jika Manchester United, Arsenal, Chelsea, Real Madrid, dan Barcelona mengaku tertarik untuk bisa memanfaatkan jasanya. Oezil merupakan seorang playmaker murni, yang sangat lihai dalam melakukan umpan-umpan crossing dan mencetak gol dengan gayanya sendiri. Tapi, yang membuat pemain satu ini terasa spesial adalah otaknya. Tanpa bermaksud berlebihan, bisa dikatakan Oezil adalah pesepakbola paling cerdas di muka bumi ini. Ia sangat tahu apa yang akan dilakukan, tahu ke mana ia harus pergi dan bagaimana mengobrak-abrik pertahanan lawan. Ia beraksi dengan menggunakan insting profetiknya dan melakukan tugas tanpa cela sedikit pun.

Masih jadi teka-teki ke mana Oezil akan melanjutkan karirnya. Yang jelas, Bremen sangat beruntung memiliki pemain yang masih berusia 21 tahun ini.

Tendangan Bebas

Menurut Anda, apakah peringkat Mesut Özil sudah sesuai?

Terkait