thumbnail Halo,

Julio Cesar adalah pemain terbaik ke-26 musim 2009/10 versi GOAL.com.

Inilah GOAL.com 50! Dalam edisi khusus ini, seluruh tim editor GOAL.com dunia memilih 50 pemain top sepanjang musim 2009/10. Kami menghitung mundur pengumuman pemenang hingga 10 Agustus dengan menampilkan profil setiap pemain yang masuk dalam daftar 50 besar.

Tak pernah ada yang meragukan kualitas prima seorang Julio Cesar, penjaga gawang Inter dan Brasil. Dan sekali lagi, ia kembali membuktikan kemampuannya, sehingga terpilih di peringkat ke-26 dalam daftar 50 pemain terbaik pilihan GOAL.com. Ia menjadi pemain Inter keempat yang masuk dalam daftar, sekaligus mengungguli gelandang Esteban Cambiasso (34), striker Samuel Eto'o (30) dan pemain belakang Walter Samuel (29).

Dikenal dan diakui sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia, Julio Cesar merupakan salah satu dari dua penjaga gawang yang masuk nominasi Ballon d'Or 2009 (berada di peringkat ke-21). Ia memenangkan penghargaan Serie A Goalkeeper of the Year 2009 dan terpilih sebagai penjaga gawang terbaik ketiga menurut International Federation of Football History, seiring dengan prestasinya membawa Nerazzurri meraih Scudetto, Coppa Italia dan Liga Champions.

Musim penuh gelar Julio Cesar diawali dengan memenangkan Piala Konfederasi di Afrika Selatan, dengan mengalahkan tim-tim seperti mantan juara dunia Italia, juara Eropa Spanyol dan Amerika Serikat, yang mereka hadapi di pertandingan final. Meskipun kalah dalam perebutan gelar Piala Super Italia melawan Lazio, tim Nerazzurri memulai musim lalu sebagai favorit meraih scudetto untuk kelima kali berturut-turut. Namun mereka harus mampu melewati hadangan Juventus yang semakin memperkuat skuadnya.

Julio Cesar kemudian menjadi tulang-punggung tim Beneamata yang tampil kokoh. Ia dilapis sesama pemain Brasil Maicon dan Lucio, lalu ada Christian Chivu, Javier Zanetti dan Walter Samuel yang menjadi lini pertahanan paling kokoh di Italia. Hal itu sudah terlihat di gim kedua mereka, dengan mengalahkan pesaing utama dalam meraih scudetto sekaligus rival utama mereka, Milan dengan skor telak 4-0. Walaupun sempat tampil kurang meyakinkan di babak pertama, berkat kemampuan Cesar lah timnya tidak kebobolan, salah satunya dengan menghalau peluang Klaas-Jan Huntelaar. Hasil itu seakan menegaskan kalau Nerazzurri akan meraih gelar mereka yang kelima berurutan.

Julio Cesar
Momen Musim Ini

Memenangkan final Liga Champions untuk melengkapi treble Inter.
Setelah menerima nominasi Ballon d'Or, pemain asal Brasil itu menandatangani perpanjangan kontrak selama lima tahun yang membuatnya bertahan bersama Nerazzurri setidaknya sampai 2014. Ia mulai membuktikan kehebatannya dalam tantangan besar pertamanya di Eropa. Hasilnya mungkin kurang menggembirakan, namun sang penjaga gawang tampil gemilang meskipun timnya kalah 2-0 dari Barcelona. Pemain asal Brasil itu tidak disalahkan atas terjadinya gol dari Pedro dan Gerard Pique, namun disorot karena membuat beberapa penyelamatan kelas dunia sehingga timnya tidak kebobolan lebih banyak lagi.

Ia sempat mengalami titik terendah pada Februari lalu, seminggu sebelum laga pertama babak 16 Besar Liga Champions menghadapi Chelsea. Ia mengalami kecelakaan mobil dan terkena luka di bagian wajahnya sehingga bisa saja absen dalam gim penting tersebut. Untungnya, ia mampu pulih tepat waktu, kembali fokus dan membawa klubnya melaju ke perempat-final untuk pertama kalinya dalam empat musim terakhir.

Tekadnya semakin membara dan semakin ingin membuktikan kemampuannya baik pada para fans maupun pihak klub. Di leg pertama babak semi-final melawan Barcelona sang penjaga gawang kembali menampilkan permainan kelas dunia-- memastikan Nerazzurri unggul dengan selisih dua gol saat gim kedua di Camp Nou--dan hal itu terbukti vital. Gawangnya terus dibombardir saat gim kedua di Spanyol, karena tim Blaugrana menerapkan taktik menyerang total. Gerakan refleksnya menggagalkan peluang Sergio Busquets di akhir pertandingan membuat Nerazzurri melaju ke final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 1971/72.

Julio Cesar merupakan instrumen penting keberhasilan Nerazzurri dalam meraih piala yang memastikan mereka meraih treble. Ia tampil bagaikan tembok yang kokoh saat menghadapi Bayern Munchen, menggagalkan peluang Thomas Muller dan Arjen Robben sehingga dua gol dari Diego Milito sudah cukup untuk membuat timnya meraih gelar Liga Champions.

Pemain Brasil ini mempunyai modal dan persiapan yang kuat menghadapi Piala Dunia 2010, namun sempat mengalami cedera punggung saat gim persahabatan menghadapi Zimbabwe. Ia tampil cukup mengesankan di panggung sepakbola terbesar, membawa Selecao melaju sampai perempat-final dan dihentikan Belanda yang kemudian menjadi finalis.

Julio Cesar masih punya kesempatan untuk menambah deretan pialanya. Inter masih akan memperebutkan Piala Super Eropa dan Italia, serta berlaga di Piala Dunia Antarklub di tahun ini.

Tendangan Bebas

Menurut Anda, apakah peringkat Julio Cesar sudah sesuai?

Terkait