thumbnail Halo,

Edin Dzeko adalah pemain terbaik ke-41 musim 2009/10 versi GOAL.com.

Inilah GOAL.com 50! Dalam edisi khusus ini, seluruh tim editor GOAL.com dunia memilih 50 pemain top sepanjang musim 2009/10. Kami menghitung mundur pengumuman pemenang hingga 10 Agustus dengan menampilkan profil setiap pemain yang masuk dalam daftar 50 besar.

Hanya ada kata luar biasa yang patut disematkan kepada Edin Dzeko saat usianya baru menginjak 17 tahun. Di umurnya yang belia itu, ia sudah mampu menembus skuad utama di klub Zeljeznicar Saravejo. Sesungguhnya ia merupakan seorang gelandang. Tetapi dewasa ini, ia bertransformasi menjadi salah satu striker top yang banyak digandrungi klub-klub papan atas Eropa.

Dzeko sepertinya sungguh menikmati musim 2008/2009 yang sungguh istimewa baginya. Bersama striker Brasil Grafite, tandemnya di lini serang, mereka sukses mendulang Wolfsburg merengkuh kampiun Bundesliga Jerman. Meski begitu, striker asal Bosnia ini tak bisa mengulangi prestasi terbaik tersebut di musim selanjutnya, penyerang asal Bosnia tersebut sedikit kehilangan sentuhan terbaiknya. Namun seakan ingin menjawab kesangsian, Dzeko kembali mempertontonkan ketajamannya. Alhasil, ia berhasil menamakan dirinya sebagai topskor di akhir kompetisi dengan torehan 22 gol serta mengemas sepuluh assist.

Dengan performa menawannya itu, kini ia menjadi pemain penting bagi Wolfsburg. Atas dasar itu jugalah yang menjadi alasan mengapa pihak klub begitu kokohnya mengunci sang pemain dari serbuan tim-tim elit yang memburu tanda tangannya, bahkan segompok proposal tawaran bergabung yang menghampirinya ditolak pihak klub mentah-mentah berapapun harganya.

Sinar benderang semakin menyoroti striker jangkung tersebut kala dirinya bermain ciamik di dua laga menghadapi Manchester United di fase grup Liga Champions musim kemarin. Kontribusi besarnya menjaringkan masing-masing satu gol di setiap laga ke gawang Setan Merah dinilai banyak pihak Wolfsburg layak memenangkan pertandingan tersebt.

Edin Dzeko
Momen Musim Ini

Mencetak gol ke gawang Manchester United di Liga Champions, di hadapan publik Old Trafford sehingga mencuri perhatian dunia
Tak berhenti disitu, tren positifnya kembali berlanjut. Dzeko mungkin tak akan melupakan indahnya mengandaskan perlawanan Schalke 2-1 yang merupakan tim kandidat juara Bundesliga -- mencetak dua gol krusial kemenangan timnya di babak kedua. Pasalnya terasa spesial lagi lantaran kemenangan tersebut diraihnya dengan mengalahkan Felix Magath, arsitek yang membesut Wolfsburg musim sebelumnya.

Di ajang Liga Europa, taji sang striker kian terasah. Gol vitalnya ke gawang Villareal pada laga debut di kancah nomor dua Eropa tersebut mengantar timnya meraih kemenangan genting sebelum akhirnya tersisih dari tangan Fulham di babak delapan besar. Sebanyak 12 gol dalam sepuluh laga terakhir setidaknya sudah membuat Wolfsburg bisa menepuk dada di ajang bergengsi benua Biru itu walau hanya terhenti di fase perempat-final. Dengan produktivitasnya tersebut, tak ada lagi yang menyangkal, Dzeko merupakan pemain paling menjanjikan.

Tendangan Bebas

Menurut Anda, apakah peringkat Edin Dzeko sudah sesuai?

Terkait