thumbnail Halo,

Antonio Cassano adalah pemain terbaik ke-45 musim 2009/10 versi GOAL.com.

Inilah GOAL.com 50! Dalam edisi khusus ini, seluruh tim editor GOAL.com dunia memilih 50 pemain top sepanjang musim 2009/10. Kami menghitung mundur pengumuman pemenang hingga 10 Agustus dengan menampilkan profil setiap pemain yang masuk dalam daftar 50 besar.

Antonio Cassano akhirnya menikmati permainan terbaik sejak kedatangannya dari Real Madrid tahun 2008 silam.

Meski sukses mengemas sembilan gol dari 32 pertandingan plus sejumlah asis, Cassano harus menerima kenyataan pahit tidak diterbangkan Marcello Lippi ke Afrika Selatan. Tetapi kesempatan tampil di Piala Dunia masih terbuka, karena pada tahun 2014, dia baru akan berusia 31 tahun.

Meski lahir tepat di malam Italia meraih gelar juara dunia pada 12 Juli 1982, Cassano tidak pernah benar-benar menikmati jersey Nazionale. Alasan kegagalannya berlaga di Afrika Selatan terekam dengan baik, hubungannya dengan Lippi sangat buruk.

Namun hal tersebut tidak bisa menghapus kegemilangan Cassano bersama Blucerchiatti di musim 2009/10. Cassano adalah idola di Marassi hingga di anggap seorang suci. sebutan "Sant' Antonio" menjadi sangat populer di kalangan Ultras Gradinata Sud - curva pendukung Sampdoria.

Imej buruk yang kerap menyertainya pun seolah-olah lenyap tak berbekas. Seakan ingin membenarkan prediksi pengamat yang pernah memberinya predikat aset kelas dunia, Cassano tak pernah bosan tampil istimewa hingga memaksa Sampdoria menolak tawaran bernilai besar dari Juventus dan Inter di bursa transfer musim panas ini.

Mantan pelatih Inter Jose Mourinho -salah satu sosok manajer terbaik dunia saat ini- bahkan menyebut Cassano sebagai sang legenda pertandingan. The Special One bahkan tak ragu memperlihatkan minatnya kepada publik saat masih menangani I Nerazzurri.

"Saya suka Cassano, tetapi dia telah membobol gawang kami. Dia memainkan peran sebagai striker di Sampdoria, tetapi jika dia tampil bersama Italia dan beraksi sebagai trequartista, saya akan melihatnya lebih dekat lagi," kata Mourinho pada sebuah konferensi pers musim lalu.

Antonio Cassano
Momen Musim Ini
Gol indah ke gawang Juventus pada bulan Maret memastikan Sampdoria tetap di empat besar
Sampdoria memiliki alasan kuat untuk memeluk erat pemain bintangnya ini. 'Fantantonio' dan rekan satu timnya berhasil membawa Sampdoria menembus Liga Champions musim depan sekaligus mensejajarkan diri dengan klub-klub elit Eropa untuk kali pertama dalam 18 tahun terakhir. Pencapaian tersebut bukanlah perkara mudah karena Luigi Del Neri memiliki skuad yang terhitung ramping, tetapi mereka mampu bersaing dengan klub besar Serie A.

Musim lalu Sampdoria merupakan salah satu dari tiga tim Serie A yang tidak pernah menderita kekalahan di kandang sendiri. Mengenang kiprah Cassano musim lalu, sebuah aksi di bulan Maret tidak bisa dilupakan begitu saja saat dia mengandaskan mimpi Juventus berlaga di Liga Champions melalui sebuah gol tembakan voli dari jarak jauh -kandidat gol terbaik- sekaligus mengukuhkan posisi Sampdoria di posisi empat besar. Untuk menambah rasa istimewa momen tersebut, laga melawan Juventus adalah laga perdana bagi Cassano sejak dia pulih dari cedera.

Sederet pertandingan Liga Champions telah menantinya, tetapi hal tersebut diyakini hanya akan membuat Cassano semakin terlihat istimewa.

Tendangan Bebas

Menurut Anda, apakah peringkat Antonio Cassano sudah sesuai?

Terkait