thumbnail Halo,
GOAL.com 50: Park Ji-Sung (48)

Goal 50

GOAL.com 50: Park Ji-Sung (48)

Park Ji-Sung adalah pemain terbaik ke-48 musim 2009/10 versi GOAL.com.

Inilah GOAL.com 50! Dalam edisi khusus ini, seluruh tim editor GOAL.com dunia memilih 50 pemain top sepanjang musim 2009/10. Kami menghitung mundur pengumuman pemenang hingga 10 Agustus dengan menampilkan profil setiap pemain yang masuk dalam daftar 50 besar.

Tak seperti kebanyakan pengisi daftar GOAL.com 50, gelandang Manchester United Park Ji-Sung menjalani awal musim dengan lambat. Meski baru menyepakati kontrak tiga tahun di Old Trafford September tahun lalu, pemain internasional Korea Selatan ini hanya bermain empat kali di Liga Primer Inggris hingga Natal. Cedera dan penampilan memikat Antonio Valencia memaksa Park lebih banyak menghuni bangku cadangan.

Park mulai menunjukkan kehandalan jelang akhir musim begitu manajer Sir Alex Ferguson memainkannya di partai-partai besar. Setelah mencetak sebuah gol saat United mengalahkan Arsenal 3-1 di Emirates dilanjutkan dengan penampilan serta sebuah gol ketika mengalahkan AC Milan 7-2 secara agregat di babak 16 besar Liga Champions, penampilan terbaik Park muncul ketika menghadapi Liverpool pada Maret.

Park tak canggung bermain sebagai penyerang bayangan di belakang Wayne Rooney. Perannya berhasil menghubungkan lini tengah dan depan sebelum mencetak gol lewat sundulan kepala. United berhasil mengatasi ketertinggalan dan memenangkan laga klasik tersebut 2-1.

Park Ji-Sung
Momen Musim Ini

Park mencetak gol ke gawang Yunani untuk mengantarkan Korea Selatan meraih kemenangan penting di Piala Dunia.
Pemain berusia 29 tahun ini juga menjadi inspirator kemenangan atas Aston Villa 2-1 di Piala Liga Inggris, satu-satunya gelar yang berhasil diraih United musim lalu.

Usai sukses di paruh kedua musim tersebut, Park menjadi kapten Korea Selatan di Piala Dunia Afrika Selatan. Bergabung bersama Argentina, Nigeria, dan Yunani, Korea Selatan dianggap kuda hitam.

Mereka bahkan diremehkan karena tak pernah lolos ke babak 16 besar ketika Piala Dunia digelar di luar kandang sendiri.

Namun, Park mengubah sejarah. Penampilannya membantu Korea Selatan memukul Yunani 2-0 di laga pembuka dengan mencetak gol kedua.

Meski menerima kekalahan telak dari Argentina, Korea Selatan melaju usai menahan imbang Nigeria 2-2.

Park tak pernah absen dalam setiap laga tersebut. Termasuk ketika menghadapi Uruguay di babak 16 besar. Sayangnya, laju Korea Selatan terhenti dikalahkan Luis Suarez dkk., 2-1.

Terkait