thumbnail Halo,

Fabrizio Miccoli adalah pemain terbaik ke-49 musim 2009/10 versi GOAL.com.

Inilah GOAL.com 50! Dalam edisi khusus ini, seluruh tim editor GOAL.com dunia memilih 50 pemain top sepanjang musim 2009/10. Kami menghitung mundur pengumuman pemenang hingga 10 Agustus dengan menampilkan profil setiap pemain yang masuk dalam daftar 50 besar.

Fabrizio Miccoli menjalani salah satu momen terbaik dalam kariernya bersama Palermo musim lalu. Namun, kendala ligamen lutut mengakhiri musim Miccoli sekaligus memupus harapannya tampil di Piala Dunia 2010. Meski demikian, kalau fit pun, kemungkinan besar Miccoli tak masuk pilihan Marcello Lippi untuk diberangkatkan ke Afrika Selatan. Keputusan tersebut masih dipertanyakan para pendukung Miccoli hingga saat ini.

Miccoli mencetak 19 gol untuk Palermo musim lalu dan menempati peringkat ketiga topskor Serie A Italia -- tiga gol di belakang Diego Milito serta sepuluh lebih sedikit daripada Antonio di Natale. Enam dari torehan tersebut diukirnya melalui eksekusi penalti. Gol terakhir Miccoli dicetak pada partai pamungkas melawan Sampdoria dalam partai "play-off" Liga Champions. Miccoli berhasil mencetak gol balasan setelah Giampaolo Pazzini membawa Samp unggul lebih dahulu. Istimewanya, gol tersebut tercipta meski Miccoli menderita masalah di bagian ligamennya karena digasak Luciano Zauri di dalam kotak penalti.

Keringat, air mata, dan tekanan. Semua diatasi Miccoli untuk memaksimalkan hadiah penalti tersebut. Gol yang dicetaknya membangkitkan semangat Palermo untuk menembus Liga Champions. Sayangnya, Miccoli melanjutkan pertandingan dengan kondisi tidak fit dan Palermo gagal mewujudkan misi besar tersebut.

Fabrizio Miccoli
Momen Musim Ini

Tampil gemilang dengan mencetak dua gol ketika Palermo ditaklukkan 5-3 oleh Inter di Giuseppe Meazza.
Penampilan Miccoli tetap harus dipuji karena Palermo mampu menempati posisi lima besar klasemen akhir. Apalagi, Miccoli mampu membukukan gol menghadapi empat besar Serie A.

Dua gol dicetaknya ke gawang AS Roma, serta satu melawan Juventus -- tim yang dikalahkan Palermo di kandang maupun tandang dengan penampilan Miccoli di atas lapangan. Dua kali pula gawang AC Milan dirobeknya dan Palermo juga menang saat kandang maupun tandang.

Begitu juga dengan dua gol yang dicetaknya ketika Palermo dikalahkan tim juara Inter Milan 5-3 di Giuseppe Meazza. Catatan penampilan yang gemilang mengingat Miccoli mengawali karier di klub divisi bawah dan baru memupuk reputasi bersama Perugia delapan tahun silam.

Terbukti sudah, musim 2009/10 dibumbui kecemerlangan pemain berusia 31 tahun ini. Miccoli mengukuhkan diri sebagai salah satu striker berkelas dunia. Apakah seharusnya dia bersinar bersama Italia di Piala Dunia? Mungkin saja kalau dia dipanggil Lippi dan tak dibebat cedera. Apapun, Miccoli seorang pemain yang hebat, meski masih menanti kesempatan di pentas internasional.

Tendangan Bebas

Menurut Anda, apakah peringkat Fabrizio Miccoli sudah sesuai?

Terkait