thumbnail Halo,
GOAL.com 50: Mirko Vucinic (50)

50 Terbaik Goal

GOAL.com 50: Mirko Vucinic (50)

Mirko Vucinic adalah pemain terbaik ke-50 musim 2009/10 versi GOAL.com.

Inilah GOAL.com 50! Dalam edisi khusus ini, seluruh tim editor GOAL.com dunia memilih 50 pemain top sepanjang musim 2009/10. Kami menghitung mundur pengumuman pemenang hingga 10 Agustus dengan menampilkan profil setiap pemain yang masuk dalam daftar 50 besar.

Di masa lalu, AS Roma kerap kehilangan arah jika lini depan mereka tak dipimpin kapten Francesco Totti. Namun, kehadiran Mirko Vucinic sebagai salah satu striker utama di Serie A Italia mampu mengatasi masalah tersebut. Vucinic mampu mengembang tanggung jawab mencetak gol demi gol buat Giallorossi, serta menciptakan peluang untuk rekan yang lain.

Setelah memulai musim dengan lamban -- hanya mencetak satu gol pada November -- Vucinic mulai bersinar ketika Claudio Ranieri datang melatih tim. Vucinic menjulang dan finis sebagai topskor bersama klub dengan torehan 14 gol. Kemampuan Vucinic bermain di posisi sayap kiri maupun tengah membuatnya salah satu pemain depan paling serbabisa di Italia.

Penampilan itulah yang salah satunya mengangkat penampilan Roma sepanjang musim. GOAL.com menilai Vucinic pantas masuk dalam daftar tim terbaik Serie A musim ini.

Mirko Vucinic
Momen Musim Ini

Sepasang gol melawan Lazio, tak hanya membekuk rival sekota, tetapi membawa Roma ke puncak klasemen Serie A saat itu.
Lihat saja gol-gol yang dicetak penyerang 26 tahun itu. Satu gol sundulan Vucinic memaksa Inter Milan bermain imbang 1-1 di Giuseppe Meazza. Belum lagi gol tunggal yang membawa kemenangan atas Fiorentina, Catania, dan Bari, serta hat-trick ke gawang Udinese, atau dua gol dalam derby ibukota melawan Lazio. Vucinic berperan penting mengantarkan Roma memuncaki klasemen pada lima pekan terakhir liga, meski akhirnya harus mengakui keunggulan Inter.

Sayangnya, tak ada gelar yang direngkuh striker internasional Montenegro ini. Inter berhasil menyapu bersih gelar Serie A dan Coppa Italia. Di final Coppa, Roma lagi-lagi harus mengakui keunggulan Inter.

Namun, kelolosan otomatis Roma ke Liga Champions, setelah gagal berkancah di kompetisi top benua Eropa itu musim lalu, adalah sebagian besar berkat peran Vucinic. Di masa depan, masih banyak yang bisa diwujudkan Vucinic untuk Roma. Dia bahkan bisa saja menjelma jadi duet lini depan terbaik Eropa bersama Totti dan rekan barunya, Adriano, musim mendatang jika mampu mempertahankan kondisi tetap fit.

Terkait