thumbnail Halo,

CEO PT LPIS Widjajanto hanya memberi sanksi skorsing tiga bulan kepada Llano Mahardika.

PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) akhirnya menemukan orang yang bertanggung jawab atas kasus Titus Bonai.

Sosok tersebut adalah staf depatemen kompetisi PT LPIS, yaitu Llano Mahardika. CEO LPIS, Widjajanto mengatakan dirinya sudah menanyakan secara langsung kepada Llano dan ia membenarkan bahwa dirinyalah sosok dibalik transfer Tibo ke BEC Tero Sasana.

Oleh karena itu, Widja menjatuhkan skorsing selama tiga bulan karena dia terbukti menjadi penghubung antara Tibo dengan agen dari Eropa. Selain itu, Llano juga terbukti yang melakukan perubahan administrasi dalam transfer matching system (TMS) dengan menyebut klub lama Tibo adalah Persebaya IPL, bukan Persipura Jayapura.

"Karena dia melakukan perbuatan tidak patut, maka saya putuskan dia untuk diskorsing selama tiga bulan," ujar Widja seperti yang dilansir JPNN.

Widja menyadari akan ada pertanyaan mengapa tindakan yang menjurus ke pidana tersebut hanya mendapatkan hukuman ringa. Widja beralasan karena masa kontrak kerja mantan CEO Persebaya tersebut bersama LPIS akan berakhir pada 31 Oktober mendatang dan juga Llano selama masa investigasi bersikap kooperatif.

Widja juga enggan menjawab apakah Llano akan kembali diperpanjang sebagai staf LPIS ketika kontraknya habis, usai melakukan tindakan tersebut. Namun, posisi Llano yang strategis musim ini membuat kemungkinan Llano dipertahankan sangat besar. Apalagi Llano disebut-sebut sebagai staf LPIS yang memiliki koneksi ke luar negeri cukup kuat.


SIAPA TERATAS DALAM DAFTAR
50 PEMAIN TERBAIK 2012
VERSI GOAL.COM?

 

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait