thumbnail Halo,

Ketua umum PSSI, Djohar Arifin Husein, menilai kasus transfer Titus Bonai adalah tanggung jawab dari PT. LPIS.

Kasus proses transfer Titus Bonai ke klub Thai Premier League, BEC Tero Sasana, yang bermasalah menjadi bola panas yang enggan ditampung oleh PSSI.

Seperti yang dilansir JPNN, Induk organisasi sepak bola tertinggi itu menyebut masalah ini menjadi tanggungan PT.LPIS sebagai regulator liga.

"Silahkan tanya kepada Pak Widja (CEO PT.LPIS Widjajanto) sebagai orang yang paling pas menjawab soal ini. Beliau yang tahu pasti karena ini menyangkut liga. Bukan kapasitas saya untuk membeberkan masalah ini," kata ketua umum PSSI Dhohar Arifin Husein.

Sementara itu, Widjajanto ketika dikonfirmasi, dirinya masih mengumpulkan bukti-bukti terkait dengan keterlibatan Llano Mahardika, staf departemen kompetisi PT LPIS, yang disebut-sebut sebagai sosok di balik keluarnya ITC Titus Bonai dengan status klub Persebaya IPL.

"Kami masih terus mencari bukti yang ada. Jangan sampai nanti ini menjadi fitnah atau sekedar pencemaran nama baik. Kalau terbukti LPIS akan jatuhkan hukuman kepada yang bersangkutan," ujar Widja.

Seperti yang diketahui, Titus Bonai sudah sempat diperkenalkan kepada publik oleh BEC Tero, namun ternyata ITC pemain Persipura Jayapura tersebut ternyata bermasalah karena dia berstatus sebagai pemain Persebaya. Kondisi tersebut membuat PSSI memulangkan Tibo dan BEC Tero akhirnya mencoret nama Tibo karena tidak kunjung mendapatkan kejelasan.



SIAPA TERATAS DALAM DAFTAR
50 PEMAIN TERBAIK 2012
VERSI GOAL.COM?

 

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait