thumbnail Halo,
Kalah Di Final, Thailand Diklaim Bisa Setara Jepang & Korea Selatan

Kalah Di Final, Thailand Diklaim Bisa Setara Jepang & Korea Selatan

Goal.com Thailand

Schafer menjelaskan sebenarnya Thailand memiliki banyak peluang emas untuk menciptakan gol krusial kedua namun kelelahan pemain menjadi faktor penghalang.


OLEH   GUNAWAN WIDYANTARA     Ikuti di twitter
Pelatih Thailand Winfried Schafer mengucapkan selamat kepada Singapura yang menjadi juara Piala AFF 2012. Kepastian sebagai negara sepakbola terbaik di Asia Tenggara didapatkan The Lions setelah menelan kekalahan 1-0 namun unggul 3-2 agregat.

Schafer menjelaskan sebenarnya Thailand memiliki banyak peluang emas untuk menciptakan gol krusial kedua namun kelelahan pemain menjadi faktor penghalang.

"Selamat bagi Singapura yang menjadi juara. Acungan jempol pantas diberikan pada Thailand yang memperlihatkan semangat juangan tinggi," kata Schafer saat konferensi pers.

"Kami punya banyak peluang untuk mencetak gol kedua namun sangat jelas terlihat kami menderita akibat panjangnya kompetisi domestik. Meski demikian semua orang bekerja sangat keras, ambil saja contoh Panupong Wongsa banyak orang memprediksi dia sulit pulih saat mendapat cedera di Singapura."

"Saya juga merasa letih tetapi kami bisa mengeluarkan kemampuan terbaik. Sejujurnya saya tidak suka di peringkat kedua, saya lebih senang juara. Saya selalu yakin, Thailand sebenarnya bisa memainkan gaya sepakbola apik. Kami punya tim kuat dan di masa depan kami bisa berada di level sama dengan Jepang dan Korea Selatan."

Di kesempatan sama, Schafer sempat menyentil wasit dan Singapura yang dinilai sering membuang-buang waktu.

"Peluang juara memang berat setelah kekalahan 3-1 di Singapura. Kami bermain baik meski Singapura berulangkali membuang-buang waktu. Dalam situasi seperti itu, wasit seharusnya paham dan menambahkan injury time lebih banyak. Tetapi inilah permainan dan mereka juaranya.

"Semangat juang para pemian Thailand begitu tinggi dan berbeda dengan aksi di leg pertama. Sayang, sejak melawan Oman kami tidak banyak menggelar laga persahabatan hingga para pemain terlihat kurang berpengalaman di level internasional."

"Tantangan berikutnya hadir di bulan Maret, kualifikasi Piala Asia. Tidak ada yang tidak mungkin, kami harus menggapai sukses."

"Theeraton menangis setelah bubaran pertandingan karena gagal mencetak gol, ini menjadi bukti tingginya determinasi tim."

Schafer kemudian menjawab pertanyaan terkait masa depannya bersama tim Thailand.

"Saya bukan orang yang senang pergi di tengah jalan namun ke depan semua aspek harus diperhatikan karena laga persahabatan harus merujuk pada kalender FIFA."

"Saya yakin Thailand memiliki banyak pemain muda berbakat yang bisa menambah kekuatan tim. Saya sendiri sudah menyusun rencana pengembangan tim," tandasnya.

Ikuti perkembangan terkini AFF Suzuki Cup 2012 di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Piala AFF serta informasi terbaru timnas termasuk jadwal, hasil, dan klasemen, dan ikuti perkembangan timnas Indonesia secara LIVE.


Terkait