thumbnail Halo,

"Gol kedua Singapura menjadi penentu kekalahan dan kami tidak beruntung kebobolan gol ketiga."


OLEH   GUNAWAN WIDYANTARA     Ikuti di twitter
Winfried Schaefer, pelatih timnas Thailand, enggan menutup kans pasukannya menjadi raja baru di Piala AFF Suzuki 2012 meski baru saja dipaksa menelan kekalahan 3-1 oleh Singapura di partai final leg pertama.

Saat konferensi pers, Schaefer menjelaskan gol kedua Singapura menjadi momen paling penting kekalahan timnya dan berharap keberuntungan bisa diraih Thailand di leg kedua.

"15 menit pertama Singapura memberikan tekanan hebat hingga banyak pelanggaran tercipta. Di paruh kedua kami balik menekan tetapi [Aleksandar] Duric adalah pemain yang tahu persis bagaimana menghadapi situasi tersebut," kata Schaefer.

"Kekalahan ini tidak menjadi masalah, masih ada leg kedua dan kami yakin bisa memutar situasi dengan modal satu gol tandang. Saya percaya pada kemampuan para pemain dan masih ada waktu untuk melakukan persiapan."

"Kami sebelumnya sudah mengetahui bagaimana gaya sepakbola Singapura terutama dengan lapangan yang panjang seperti ini. Bagi pemain Thailand, lapangan ini tidak ideal, kebanyakan pemain kesulitan beradaptasi."

"Gol kedua Singapura menjadi penentu kekalahan dan kami tidak beruntung kebobolan gol ketiga. Sekarang Dewi Fortuna mendekati Singapura namun saya harap keberuntungan berpihak pada kami di leg kedua nanti," tandasnya.

Ikuti perkembangan terkini AFF Suzuki Cup 2012 di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Piala AFF serta informasi terbaru timnas termasuk jadwal, hasil, dan klasemen, dan ikuti perkembangan timnas Indonesia secara LIVE.


Terkait