thumbnail Halo,

Piala AFF 2012 memasuki puncaknya. Baik Singapura maupun Thailand sama-sama membidik gelar keempatnya untuk merajai Asia Tenggara.


OLEH   DONNY AFRONI
Setelah memulai edisi 2012 di Bangkok dan Kuala Lumpur empat pekan lalu, penggemar sepakbola Asia Tenggara tinggal menunggu dua laga lagi untuk melihat juara region ASEAN.

Thailand dan Singapura berambisi meraih gelar keempat mereka. Sementara The War Elephants menjalani sebagian besar laga mereka di kandang selama penyisihan grup dan semi-final, Singapura justru melakukannya di luar kandang mereka. Satu-satunya laga kandang Singapura hanya di semi-final.

Kami masih terus melanjutkan liputan turnamen dua tahunan se-ASEAN ini, dan para reporter GOAL.com di kawasan Asia Tenggara memberikan prediksi mereka mengenai hasil akhir yang akan keluar di dua leg final.


BIMA SAID
Pemimpin Redaksi Indonesia
LEG PERTAMA: Singapura 1-0 Thailand
LEG KEDUA: Thailand 2-1 Singapura
JUARA: Singapura (agg. 2-2 away goals rule)
TERBAIK: Khairul Amri (SIN)
TERBURUK: Anucha Kitpongsri (THA)

Thailand sudah jelas menjadi favorit, tapi Singapura juga dikenal mampu menciptakan hasil mengejutkan. Kekalahan 1-0 dari Indonesia salah satunya, setelah sebelumnya mereka mempecundangi tuan rumah sekaligus juara bertahan Malaysia 3-0.

Dengan pertahanan yang tangguh dan disiplin, saya perkirakan Singapura akan bisa membuat Teerasil Dangda frustrasi. Namun Daniel Bennett harus berhati-hati mengantisipasi serangan Thailand dari sisi kiri melalui Anucha Kitpongsri dan ketangkasan Theeraton Bunmathan. Akan terjadi duel sengit di lini tengah antara Shahril Ishak dan Datsakorn Thonglao, dan Mustafic Fahrudin bakal menghadapi tantangan berat.

Singapura harus bisa mengambil keuntungan bermain di kandang saat leg pertama untuk menghadirkan kesulitan bagi Thailand di leg kedua, dan menjadi laga yang menentukan.


BHAS KUNJU
Pemimpin Redaksi Singapura
LEG PERTAMA: Singapura 1-0 Thailand
LEG KEDUA: Thailand 1-1 Singapura
JUARA: Singapura (agg. 2-1)
TERBAIK: Shahril Ishak (SIN)
TERBURUK: Daniel Bennett (SIN)

Thailand merupakan tim dengan fisik pemain yang bagus, seperti halnya Singapura. Mengenai pertandingan ini, menurut saya tidak akan menghasilkan skor besar, mengingat kedua tim mempunyai pertahanan kuat, dan dua kiper bertalenta yang sulit ditaklukkan. Melihat bagaimana Malaysia nyaris mengalahkan Thailand, saya menilai Singapura lebih baik, dan akan mengalahkan Thailand di kandang, serta mencetak gol kemenangan.

Perjalanan Singapura ke final cukup unik. Selain bermain di kandang pada semi-final leg kedua, mereka harus bertanding di ajang ini jauh dari kandangnya. Bermain di hadapan pendukung Thailand bukan suatu kendala. Bagi Thailand, tandang ke Stadion Jalan Besar, di mana mereka tak pernah bermain di sini, terlalu singkat untuk menyesuaikannya di satu pertandingan.


FALAH ABDULLAH
Pemimpin Redaksi Malaysia
LEG PERTAMA: Singapura 1-1 Thailand
LEG KEDUA: Thailand 2-0 Singapura
JUARA: THAILAND (agg. 3-1)
TERBAIK: Teerasil Dangda (THA)
TERBURUK: Daniel Bennett (SIN)

The War Elephants favorit untuk menjadi juara Piala AFF tahun ini. Schaefer telah melakukan pekerjaan dengan baik dalam hal membangun mental juara ke dalam tim, dan merupakan ahli strategi.

Tiga pemain kunci mereka; Kawin Thammasatchanan, Datsakorn Thonglao, dan tentu saja Teerasil Dangda, akan memaikan peranan penting. Teerasil, yang juga menciptakan peluang bagi rekan satu timnya dan seorang finisher yang bagus, tidak perlu lagi disebut striker terbaik di ASEAN. Reflek Kawin mengesankan, dan mampu menguasai wilayahnya. Sementara Datsakorn (selama dia bisa mengendalikan emosinya) adalah seorang play-maker yang luar biasa.

Singapura tentunya tidak akan menyerah tanpa bertarung. Tapi menurut saya, Thailand masih terlalu tangguh untuk mereka. Duric akan tetap mengisi barisan depan, tapi di usia 42, sulit bagi dia untuk tetap bermain konsisten di dua leg final.


JEERASAK JOMETHONG
Penasihat & Ahli Thailand
LEG PERTAMA: Singapura 0-0 Thailand
LEG KEDUA: Thailand 2-0 Singapura
JUARA: THAILAND (agg. 2-0)
TERBAIK: Teerasil Dangda (THA)
TERBURUK: Alexander Duric (SIN)

Saya meyakini Thailand tidak akan bermain agresif di leg pertama. Mereka bakal memperkuat pertahanan, dan melakukan serangan balik. Mengingat Singapura bukan tim agresif, dan pertandingan digelar di lapangan sintetis, laga ini akan berjalan membosankan, dan hasil imbang tanpa gol cukup adil.

Saat bermain di kandang, The War Elephants tidak ada pilihan lain kecuali bermain menyerang dengan cepat untuk mengalahkan lawan di hadapan publiknya. Pemain kunci seperti Teerasil Dangda, Teerathon Bunmathan, Datsakorn Thonglao dan Anucha Kitpongsri akan sulit dihentikan. Singapura bakal bermain bertahan, dan melakukan serangan balik lewat umpan panjang kepada striker berusia 42 tahun Duric.

Tapi di usianya ini, pemulihan kondisi fisik membutuhkan waktu lebih lama, dan ia akan mudah merasa lelah setelah bermain sepanjang turnamen ini. Panupong Wongsa dan Chonlathit Janthakam pemain yang mampu menguasai areal permainan, serta bisa mengawal striker veteran itu. Saya pekirakan dua gol bersarang di gawang Singapura, dan Thailand menjadi juara di hadapan fans mereka.


ERICK BUI
Pemimpin Redaksi Vietnam
LEG PERTAMA: Singapura 0-0 Thailand
LEG KEDUA: Thailand 1-0 Singapura
JUARA: THAILAND (agg. 1-0)
TERBAIK: Teerasil Dangda (THA)
TERBURUK: Daniel Bennett (SIN)

Bagi saya, Thailand merupakan tim yang paling impresif sejauh ini. Walau Singapura telah memperlihatkan permainan bagus, saya masih tetap memilih Thailand memenangi laga final. Teerasil Dangda yang sedang berada dalam performa bagusnya, diperkirakan bakal bersinar lagi di dua leg final. Namun saya memperkirakan ini menjadi duel yang ketat, mengingat Singapura selalu bermain bagus di final. Thailand dan Singapura merupakan dua rival kuat di ASEAN, dan pernah bertemu di partai puncak 2007, saya perkirakan bakal ada pertandingan menarik.


KHAMSAVENG INTHAVONG
Ahli Laos
LEG PERTAMA: Singapura 1-1 Thailand
LEG KEDUA: Thailand 1-0 Singapura
JUARA: THAILAND (agg. 2-1)
TERBAIK: Teerasil Dangda (THA)
TERBURUK: Daniel Bennett (SIN)

Tidak ada perbedaan kualitas terlalu jauh di antara kedua kedua tim kali ini. Ya, Thailand menjalani laga final sebagai favorit untuk memenangi turnamen, berdasarkan hasil belum terkalahkan sejak fase grup hingga semi-final.

Saya memperkirakan Teerasil Dangda yang menjadi target man akan mempertahankan performanya untuk membongkar pertahanan solid Singapura. Sementara pertahanan Singapura menjadi salah satu yang terbaik di ajang ini. Namun mereka masih punya kelemahan di sisi pemain veteran Daniel Bennett yang harus bermain lebih disiplin untuk mengantisipasi umpan-umpan silang Thailand.

Duel pertama akan menjadi kunci dari dua leg final. Jika The War Elephants bisa mendapatkan gol tandang, akan lebih mudah bagi mereka untuk mendapatkan gelar keempat di kandang.


PETER LOZANO
Ahli Filipina
LEG PERTAMA: Singapura 1-1 Thailand
LEG KEDUA: Thailand 2-0 Singapura
JUARA: THAILAND (agg. 3-1)
TERBAIK: Apipoo Suntornpanavej (THA)
TERBURUK: Baihakki Khaizan (SIN)

Bisa dibilang Thailand merupakan tim terbaik di turnamen sejauh ini. Mereka memiliki skuat yang komplit dengan kualitas pemain cadangan tidak jaub berbeda. Kita bisa melihat performa bagus Apipoo Suntornpanavej ketika membongkar pertahanan Myanmar. Selanjutnya kita lihat Keerati Keawsombut dua kali menghajar Vietnam di saat Teerasil Dangda diistirahatkan.

Saya meyakini kedalaman skuat akan menjadi faktor penting untuk memenangi final kali ini, tidak hanya karena faktor pemain bintang. Thailand akan mengalami kesulitan untuk bermain di lapangan artifisial di leg pertama. Namun mereka akan bermain bagus di leg kedua saat menjadi tuan rumah.

Di sisi lain, Singapura tidak boleh selalu bergantung kepada Aleksandar Duric, dan fokus kepada kekuatan di sektor tengah. Jika pemain Thailand bisa mendominasi lini tengah, trofi akan berada di genggaman mereka untuk kali keempat.


MARK DAWSON
Asisten Redaksi Malaysia
LEG PERTAMA: Singapura 1-0 Thailand
LEG KEDUA: Thailand 3-1 Singapura
JUARA: THAILAND (agg. 3-2)
TERBAIK: Datsakorn Thonglao (THA)
TERBURUK: Aleksandar Duric (SIN)

Menurut saya, laga ini bergantung bagaimana Singapura bisa bertahan selama 180 menit. Kita akan lihat, apakah tanpa kebobolan melawan Malaysia dan Filipina, serta kebobolan tiga gol melawan Laos bakal terjadi di laga ini? Saya meyakini leg pertama berlangsung ketat, serta minim gol cukup adil. Tapi menurut saya, Thailand punya kualitas menyerang pada sosok Datsakorn Thonglao, Piyaphon Buntao, Teerasil Dangda dan Anucha Kitpongsri yang harus diantisipasi di dua leg final.

Thailand memiliki gelandang yang lebih komplet, dan akan mendominasi penguasaan bola. Artinya, jika striker veteran Singapura Aleksandar Duric di pilih, maka akan bergantung kepada dia bagaimana menguasai bola, dan menghindari tekanan bagi timnya. Di usia 42 tahun, saya tak yakin dia bisa melakukan itu.


MOHAMMAD YANUAR FIRDAUS
Redaktur Indonesia
LEG PERTAMA: Singapura 1-1 Thailand
LEG KEDUA: Thailand 2-0 Singapura
JUARA: THAILAND (agg. 3-1)
TERBAIK: Teerasil Dangda (THA)
TERBURUK: Daniel Bennett (SIN)

Thailand memperlihatkan performa bagus sejak awal turnamen. Hanya satu kali mereka gagal meraih kemenangan, yakni ketika bermain imbang melawan Malaysia di semi-final leg pertama. Dengan performa stabil di level atas, Teerasil Dangda dan kawan-kawan pantas untuk dijadikan juara AFF Suzuki Cup 2012.

Namun Singapura bukan tim yang manja. Di momen krusial ini, Daniel Bennett dan kawan-kawan bisa menghadirkan kejutan. Laos dan Filipina sudah menjadi korban mereka. Thailand akan menjadi korban berikutnya bila mereka tidak mewaspadai semangat baja tim Singa.


DAN ORLOWITZ
Redaktur Asia
LEG PERTAMA: Singapura 0-1 Thailand
LEG KEDUA: Thailand 2-0 Singapura
JUARA: THAILAND (agg. 3-0)
TERBAIK: Teerasil Dangda (THA)
TERBURUK: Daniel Bennett (SIN)

Sebagai seorang yang lebih memahami sepakbola Asia Timur, menjadi kehormatan tersendiri untuk membedah kekuatan di Asia Tenggara melalui lipuran kami di turnamen ini. Tim-tim di kawasan ini sedang bangkit, dan kualitas permainan yang sudah diperlihatkan di AFFSC menunjukkan semua negara peserta, termasuk Vietnam yang tak pernah menang, mempunyai masa depan cerah.

Menurut saya, laga final akan menghadirkan pertanyaan siapa yang paling kuat: agresivitas Thailand, atau pertahanan solid Singapura. Singapura telah memperlihatkan permaina mengesankan sepanjang turnamen, terutama ketika menggilas juara bertahan Malaysia. Tapi Teerasil Dangda dan kawan-kawan terlalu bagus untuk dikalahkan kali ini. Menurut saya, permainan ofensif mereka akan mendatangkan kesuksesan.

PERHITUNGAN PREDIKSI KAMI
Thailand
Thailand juara
Singapura
Singapura juara
8 2
BAGAIMANA PULA DENGAN PREDIKSI ANDA?
SAMPAIKAN DI BAWAH INI!



Ikuti perkembangan terkini AFF Suzuki Cup 2012 di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Piala AFF serta informasi terbaru timnas termasuk jadwal, hasil, dan klasemen, dan ikuti perkembangan timnas Indonesia secara LIVE.


Tendangan Bebas

Menurut prediksi Anda, siapa juara AFF Suzuki Cup 2012?

Terkait