thumbnail Halo,

Dalam wawancara eksklusif bagian kedua dengan Bhas Kunju, mantan pelatih timnas Singapura itu mengeluhkan sistem Liga Singapura dan pembinaan pemain muda.

GOAL.com Indonesia   EKSKLUSIF
BHAS KUNJU
ALIH BAHASA
THEO MATHIAS

Pelatih lokal terakhir timnas Singapura Vincent Subramaniam menegaskan kecintaannya pada sepakbola Singapura, meski kini berbasis di Asia Selatan, serta mengritik sistem liga dan pembinaan pemain muda.

"Ya, saya mengikuti perkembangan sepakbola di Singapura, itu tetap dekat di hati saya. Kita memulai S-League (Liga Singapura) pada 1996 dan hampir berjalan 17 tahun, tetapi klub-klub masih bergantung pada subsidi," keluh Subramaniam.

Ketika ditanya tentang pembinaan pemain muda, Subramaniam semakin kritis, "'Adakah pemain yang menarik perhatian saya,' tentu saja muncul pertanyaan siapa perbandingannya?"

"Saya mungkin berpikir ia yang terbaik, tetapi jika dibandingkan dengan Jepang atau Korea, ia biasa-biasa saja. Sejujurnya, bagaimana kita bisa menuai jika kita tak menanam bibitnya?" ujar Subramaniam.

Subramaniam berpikir, "Dasarnya harus jelas. Sudah tak ada rahasia, dan banyak rencana, program, dan modul yang sudah terbukti. FIFA atau AFC siap membantu. Kita harus bersabar, fleksibel, dan menyesuaikan itu dengan kebutuhan. Pemain berbakat perlu pelatih berbakat, jadi harus berinvestasi di keduanya. Program perkembangan pemain dan pelatih harus adil, jujur, dan transparan."

Untuk itu, Subramaniam siap kembali ke Singapura, "Saya selalu ingin membantu FAS dengan cara apapun. Mereka memainkan peran penting dalam perkembangan karier saya dan saya akan selalu bersyukur untuk itu."

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.

Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:
Android Apple
Blackberry Windows

Terkait