thumbnail Halo,

Stadion kebanggan The Gunners ini merupakan salah satu destinasi yang menarik untuk disinggahi jika berkunjung ke London.


CATATAN   ERIC NOVEANTO dari LONDON     Ikuti @HiroEric di twitter

Sebagai penggemar sepakbola, berkunjung ke kota London tak lengkap rasanya jika belum mengunjungi markas Arsenal, salah satu klub tersukses dalam kancah persepakbolaan Inggris dengan torehan 13 gelar Liga dan 10 Piala FA. Dan kali ini GOAL.com Indonesia berkesempatan untuk mengunjungi stadion kebanggaan The Gunnerstersebut.

Emirates Stadium atau yang memiliki nama lokal Ashburton Grove, berlokasi di Islington, London Utara, merupakan stadion terbesar ketiga di Inggris setelah Wembley dan Old Trafford atau terbesar keempat secara keseluruhan di Britania Raya.

Akses menuju lokasi stadion cukup mudah mengingat prasarana serta fasilitas angkutan umum ibukota Inggris ini boleh dibilang sangat memadai. Paling mudah adalah menggunakan kereta bawah tanah (subway) atau yang biasa disebut dengan London Underground via jalur Piccadilly line. Dari pusat kota hanya butuh jarak tempuh sekitar 15 menit menuju pemberhentian terdekat dari stadion, yakni stasiun Arsenal.

Stadion yang baru dibuka pada pertengahan 2006 ini letaknya bersebelahan dengan kandang lama Arsenal yaitu Highbury, yang kini telah rata dengan tanah untuk dibangun kembali menjadi apartmen Highbury Square.

Tur ke dalam stadion dimulai saat seorang pemandu hadir di teras utama klub persis di samping loket penjualan tiket pertandingan. Sebenarnya tur dapat dipimpin oleh beberapa mantan pemain Arsenal seperti Lee Dixon, John Radford, maupun pahlawan Piala FA 1971 Charlie George, tapi itu jika Anda terlebih dahulu melakukan konfirmasi via on-line jauh-jauh hari.

Serangkaian acara kami tempuh lebih kurang selama 30 menit untuk mengelilingi beberapa bagian stadion. Di antaranya adalah tribun penonton dan ruang konferensi pers. Selama berkeliling, pengunjung dapat mendengar penjelasan pemandu tentang sejarah klub, bagaimana stadion ini didirikan, dan sebagainya.

Hanya saja kebetulan pada saat itu kami tidak diperbolehkan masuk ke ruang ganti pemain. Menurut sang pemandu, ruang itu sedang digunakan untuk kepentingan klub. Sayang sekali, karena memasuki kamar ganti klub sebesar Arsenal pasti merupakan suatu kesempatan yang boleh dibilang langka.

Setelah puas mengabadikan beberapa momen ke dalam kamera, perjalanan dilanjutkan menuju ke Arsenal Store atau yang disebut The Armoury. Di sana mereka menjual segala macam atribut berbau kebesaran The Gunners.

Tur diakhiri dengan kunjungan ke museum Arsenal yang terletak agak terpisah dari bangunan utama stadion. Di sini Anda tak perlu menjadi seorang fans untuk dapat mengagumi sejarah menakjubkan di belakang klub ini. Secara keseluruhan, kesempatan ini merupakan suatu pengalaman berharga dan berkesan bisa bertandang ke markas klub pemilik rekor tak terkalahkan sepanjang Liga Primer Inggris musim 2003/04 itu.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait