CATATAN "GOAL.com 13 For 13" - Review 2012 & Harapan 2013: Arab Saudi

Di saat klub-klub berjaya, tim nasional justru tersingkir dari persaingan ke Piala Dunia 2014, serta tampil buruk di Piala WAFF.

CATATAN   MOHAMMED GELIL     PENYUSUN   DONNY AFRONI    
PENDAHULUAN
Tahun ini sungguh mengecewakan bagi Arab Saudi. Kendati di level klub meraih kesuksesan, tim nasional justru tidak bisa mendapatkan tiket ke putaran final Piala Dunia 2014 di Brasil.

Akibat cederanya sejumlah pemain, The Green Falcons menelan kekalahan meyakitkan di sejumlah laga uji coba, termasuk digasak Spanyol 5-0. Pada Desember, Arab Saudi mencatat peringkat terendah dalam sejarah persepakabolaan mereka di ranking FIFA, yakni menempati posisi 125.

TIM NASIONAL

Arab Saudi mengawali 2012 dengan hasil buruk di mana mereka tersingkir dari persaingan ke Piala Dunia 2014. Butuh kemenangan untuk melaju ke putaran final kualifikasi zona Asia, Arab Saudi sempat unggul 2-1 dari Australia pada 29 Februari. Namun di babak kedua, tiga gol Australia dalam empat menit membuat mereka menelan kekalahan 4-2, sehingga Oman mengambil alih posisi kedua.

The Kingdom kembali menelan kekalahan memalukan, yakni dibantai Spanyol 5-0, dan ditekuk Gabon 1-0, kendati sempat merasakan kebanggaan saat bermain imbang tanpa gol melawan Argentina. Arab Saudi pun mengakhiri tahun di posisi ke-126 ranking FIFA, setelah tersingkir di fase awal Piala Asia Barat (WAFF).

Sedangkan tim junior lebih bersinar dibandingkan seniornya. Tim U-18 menjadi juara Piala Teluk Junior, dan tim U-23 tampil sebagai kampiun Olympic Gulf Gulf Cup.

LIGA DAN PIALA DOMESTIK

Liga Pro Arab Saudi 2011/12 menghadirkan musim menarik. Al Shabab menjadi juara dengan selisih dua poin dari Al Ahli, yang akhirnya mengobati kekecewaan dengan menjadi juara Piala Champions. Sedangkan Al Hilal menobatkan diri sebagai yang terbaik di Crown Prince Cup pada Februari.

Di level Asia, tiga tim Arab Saudi menembus perempat-final. Al Ittihad mengakhiri kiprah mereka di babak delapan besar, dan Al Hilal kandas di semi-final. Al Ahli menjad tim pertama Arab Saudi yang mencapai final sejak terakhir kali pada 2009. Namun mereka gagal menjadi tim Arab Saudi yang terakhir kali menjuarai Liga Champions Asia pada 2005, setelah dikalahkan Ulsan Hyundai 3-0.

KIPRAH PEMAIN DI MANCANEGARA

Yasser Al Qahtani kembali ke Al Hilal setelah menjalani musim sukses bersama klub Uni Emirat Arab Al Ain. Osama Hawsawi pulang ke Al Ahli setelah gagal bersinar di klub Belgia Anderlecht.

Sementara dua pemain lainnya, Saleh Al-Sheri dan Abdullah Al-Hafith, meraih kesuksesan di klub Portugal, SC Beira-Mar dan Pacos de Ferreira. Al-Sheri mencatat dua gol dari dua penampilan, termasuk gol di menit awal ketika menghadapi Vitoria Guimaraes pada akhir November.

PEMAIN TERBAIK | Nasser Al Shamrani (Al Shabab dan Tim Nasional)

Bintang Al Shabab Nasser Al Shamrani terpilih sebagai pemain terbaik Arab Saudi usai menjadi pencetak gol terbanyak Liga Pro untuk kali keempat dalam lima tahun terakhir dengan torehan 21 gol.

Striker Al Shabab ini membantu timnya meraih gelar juara musim lalu, dan dikabarkan menarik minat klub Rusia dengan nilai transfer sebesar €2 juta seperti dilansir sejumlah media Negeri Beruang Merah. Hingga usia 29 tahun, Al Shamrani belum pernah meninggalkan Liga Pro. Namun ia terus melanjutkan performa terbaiknya bagi klub dan tim nasional yang bisa mengubah karir sepakbolanya.

MOMEN TAHUN INI | Tiga gol balasan Australia Tenggelamkan The Kingdom

Titik terendah Arab Saudi pada tahun ini adalah tragedi Melbourne ketika The Green Falcons menelan kekalahan 4-2 dari Australia di laga yang menentukan nasib mereka ke Piala Dunia 2014.

Gol di babak pertam dari Salem Al Dawsari dan Nasser Al Shamrani membawa Arab Saudi unggul 2-1 dari tuan rumah. Namun tiga gol Harry Kewell, Alex Brosque, dan Brett Emerton menghancurkan impian Arab Saudi hanya dalam rentang waktu empat menit.

Buruknya barisan pertahanan menjadi petaka bagi tim besutan Frank Rijkaard tersebut. Kendati demikian, pelatih asal Belanda ini masih dipercaya sebagai pelatih tim nasional.

HARAPAN 2013
Menjadi juara di Piala Teluk 2013 pada Januari bisa mengembalikan prestise Arab Saudi. Piala Teluk yang diselenggarakan untuk ke-21 kalinya ini sangat penting sebagai modal menjalani kualifikasi Piala Asia 2015, di mana mereka juga bergabung dengan Indonesia.

Empat klub Arab Saudi juga mempunyai kesempatan untuk meraih sukses di Liga Champions Asia yang dimulai pada Februari nanti. Mereka berharap bisa mewakili negaranya di Piala Dunia Antarklub yang akan digelar di Maroko.



Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!