thumbnail Halo,
CATATAN "GOAL.com 13 For 13" - Review 2012 & Harapan 2013: India

CATATAN "GOAL.com 13 For 13" - Review 2012 & Harapan 2013: India

Goal.com

Dalam ulasan ketiga akhir tahun ini, kami melihat bagaimana kiprah India selama 2012, tahun yang diawali banyak permasalahan, namun berakhir dengan sejumlah harapan.


CATATAN   AYUSH SRIVASTAVA     PENYUSUN   DONNY AFRONI    
PENDAHULUAN
Setelah berpartisipasi di Piala Asia AFC 2011, selanjutnya akan diikuti tugas berat di 2012 untuk menjadikan sepakbola India kembali mendapat kepercayaan.

Tahun ini berubah memunculkan berbagai macam masalah, di mana era bencana Savio Medeira yang diikuti penandatanganan kontrak Wim Koevermans di tim nasional, serta di tengah janji dan frustrasi federasi sepakbola India (AIFF).

I-League juga memperlihatkan tanda-tanda kehidupan, tapi dirusak oleh berbagai organisasi politik. GOAL.com merangkum semua peristiwa ini, baik yang bagus maupun buruk.

TIM NASIONAL

Savio Medeira diserahkan tugas menjadi pelatih kepala tim nasional India, dan membawa tim ini meraih hasil mengerikan di AFC Challenge Cup, di mana India tidak mampu mencetak satu pun gol, dan jangan berpikir memenangi pertandingan. Tajikistan, Korea Utaram dan Filipina memberikan cambukan keras bagi Macan Biru.

Tak banyak yang terkejut dengan hasil ini, mengingat hasil buruk melawan Oman dan Azerbaijan di pertandingan persahabatan sebelum turnamen digelar. Itu berlanjut ketika beruji coba melawan Nepal.

Setelah mendapatkan protes keras dari fans, AIFF akhirnya tersadar, dan memilih Wim Koevermans sebagai pelatih baru. Pelatih asal Belanda ini mengaku harus bersabar mencoba untuk menanamkan umpan-dan-bergerak di dalam tim.

Koevermans menumbuhkan harapan ketika tim nasional berhasil mempertahankan trofi Piala Negru dengan mengalahkan Kamerun 'Singa Lokal' melalui adu penalti di final. Sesuatu yang jelas dibutuhkan pasca hasil buruk di AFC Challenge Cup. Namun kemenangan atas tim Afrika itu tidak memberikan poin bagi India, mengingat laga tersebut tak diakui FIFA.

Salah satu yang dihitung adalah laga persahabatan melawan Singapura, tapi justru menelan kekalahan. Setidaknya ini menjadi realitas bagi para pemain dan fans yang berpikir India terlalu babguss untuk berada di peringkat ke-166 dunia, turun delapan tangga dibandingkan awal tahun.

Hasil yang diperlihatkan timnas U-22 di kualifikasi Piala Asia 2013, di mana India mengalahkan Lebanon dan Turkmenistan, cukup menjanjikan. Ditangani pelatih asal Australia, India juga menunukkan permainan bagus melawan Irak dan Oman, yang bisa menawarkan fans India di masa depan.

Peningkatan harapan India adalah dengan keputusan mengikuti bidding tuan rumah Piala Dunia U-17 pada 2017. Di saat visi Rob Baan dan AIFF 2022 bisa diperdebatkan, menjadi tuan rumah U-17 tentunya menjadi langkah tepat ke arah perbaikan. Hal itu membawa pengaruh terhadap infrastruktur dan level grassroots, mengingat beberapa stadion perlu dibangun atau direnovasi untuk turnamen ini, akan membantu perkembangan sepakbola India. Kerja sama jangka panjang dengan FIFA, yang diumumkan sekjen FIFA Jerome Valcke saat berkunjung ke India, turut membantu langkah maju negara ini.

LIGA DAN PIALA DOMESTIK

Armando Colaco memberikan Dempo SC meraih gelar juara liga untuk kelima kalinya, dan mampu membawa The Goans merasakanya kenyamanan di musim 2011/12. East Bengal memberikan warna persaingaan, tapi gagal mematahkan dominasi tim Kolkata ini di I-League. Tak ada klub dari kota yang menggilai sepakbola menjuarai liga dengan format baru itu.

Setelah finish sebagai runner-ups di dua musim sebelumnya, The Red and Gold berambisi tak ingin mengulanginya lagi di Piala Federasi. Tim besutan Trevor Morgan ini menghapus rasa takut menjado penguntit ketika mereka menaklukkan Dempo 3-2 di final untuk mengangkat trofi.

Mereka membawa irama yang sama di musim 2012/13, tidak terkalahkan di sepuluh laga awal, dan hanya kebobolan satu gol, sebelum akhirnya Prayag United menaklukkan mereka. Saat ini berada di peringkat tiga, peluang mereka untuk meraih gelar juara di 2013 tak bisa diabaikan begitu saja.

Piala AFC menjadi ajang yang dilupakan Salgaocar dan East Bengal. Kedua tim ini menempati posisi juru kunci di grup masing-masing.

KIPRAH PEMAIN DI MANCANEGARA


Sunil Chhetri menjadi pemain India pertama yang bermain di Portugal ketika ia menandatangani kotrak dengan tim  Sporting Clube de Portugal B pada 4 Juli. Striker ini menjalani debutnya saat dimasukkan sebagai pemain pengganti di Liga de Honra ketika mengalahkan S.C. Freamunde 2-0 pada 30 September 2012.

Brandon Fernandes, yang berlatih bersama ASD Cape Town di Afrika Selatan, mengikuti trial di Reading dan Leicester City. Walau klub menjanjikan memantau perkembangannya, ia kurang sukses. Gurpreet Singh Sandhu menjalani latihan bersama Wigan.

PEMAIN TERBAIK | Syed Rahim Nabi (Mohun Bagan dan tim nasional)


Hampir sebagian besar pecinta pesepakbola India berharap Nabi segera pulih setelah ia menjadi korban pelemparan batu oleh seorang penonton dalam derby Kolkata.

Selama 12 bulan, gelandang Mohun Bagan, yang juga bisa ditempatkan sebagai bek sayap kiri, telah menempatkan dirinya sebagai kekuatan utama. Dia mungkin menjadi salah satu dari pemain yang patut mendapat kredit tersendiri usai babak belur di AFC Challenge Cup.

Ia melanjutkan performanya di bawah asuhan Koevermans, dan penampilannya di Piala Nehru merupakan yang terbaik. Selain memiliki kemampuan memberikan umpan silang, dan kerap mencetak gol, Nabi juga dapat bertahan dengan solid.

Bagi Mohun Bagan, dia lebih sering bergeser ke sayap kanan, mungkin satu-satunya pemain selaon Odafa Okolie yang bisa mengangkat performa sebuah tim berstatus biasa.

MOMEN TAHUN INI | Pengajuan tuan rumah Piala Dunia U-17 2017

Banyak kegelisahan yang muncul selama Platinum Jubilee Year AIFF, tapi ada hal bagus yang patut diingat, keputusan federasi mengajukan bidding tuan rumah Piala Dunia U-17 2017.

Didorong oleh FIFA, yang juga mengumumkan kerja sama dengan India untuk membantu perkembangan sepakbola di negara ini, Praful Patel akhirnya mengumumkan pemerintah akan mendukung AIFF, dalam hal membawa turnamen internasional yang bisa menghadirkan calon bintang di negeri ini.

HARAPAN 2013

Keputusan India untuk mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17, serta dukungan moneter dan teknis FIFA kepada negara ini menjadi dasar bagus untuk membangun di 2013.

2013 akan menjadi tahun mengesankan, jika melihat India merangkak naik di ranking FIFA ke posisi lebih terhormat dibandingkan sekarang yang berada di peringkat 169. Lolos ke AFC Challenge Cup yang digelar di Maladewa akan menjadi awal yang sempurna.

Untuk I-League, publik bisa mengharapkan era profesionalisme mulai meresap ke dasar klub-klub AIFF. Perseteruan dengan IMG-Reliance bisa diselesaikan secepat mungkin untuk selanjutnya membawa liga ke arah yang tepat.

 


Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait