advertisement
Drogba & Bono Perangi HIV
Pita merah diakui Drogba membantu dirinya dalam mencetak dua gol ke gawang Arsenal.
Oleh Donny Afroni
Ujung tombak Chelsea, Didier Drogba, bergabung dengan pentolan kelompok musik U2, Bono, memerangi penyebaran virus HIV dan AIDS. Kedua tokoh olahraga dan musik ini menggunakan pita merah yang disponsori perusahaan pakaian olahraga Nike.
Di pita merah itu terdapat tulisan 'Lace Up. Save Lives.' Ini merupakan bentuk kerja sama Nike dengan program komunitas sepakbola untuk memberi pembelajaran mengenai penyebaran AIDS.
“Sangat penting bagi saya ikut kampanye 'Merah', karena saya datang dari Afrika,” ujar Drogba dalam keterangannya kepada wartawan di London seperti dilansir Reuters.
“Merupakan suatu kehormatan bisa bergabung dengan Bono, dan membantu dia menyelamatkan hidup orang banyak. AIDS dan HIV adalah penyakit yang telah menghancurkan Afrika, dan banuak orang tidak sadar betapa pentingnya arti kehidupan.”
Drogba mengaku dirinya banyak mendapat pertanyaan ketika memakai pita merah di pertandingan melawan Arsenal. Striker asal Pantai Gading ini menyatakan, pita merah itu telah membantunya dalam mengemas dua gol ke gawang Arsenal, terutama ketika melakukan tendangan bebas.
“Saya sangat bangga bisa memperlihatkan pita merah ini. Setelah pertandingan, banyak yang menanyakan mengapa saya memakai pita itu. Lalu saya memberikan penjelasan kepada mereka,” kata Drogba mengenai pita merah yang mulai dipasarkan pada 1 Desember.
Ujung tombak Chelsea, Didier Drogba, bergabung dengan pentolan kelompok musik U2, Bono, memerangi penyebaran virus HIV dan AIDS. Kedua tokoh olahraga dan musik ini menggunakan pita merah yang disponsori perusahaan pakaian olahraga Nike.
Di pita merah itu terdapat tulisan 'Lace Up. Save Lives.' Ini merupakan bentuk kerja sama Nike dengan program komunitas sepakbola untuk memberi pembelajaran mengenai penyebaran AIDS.
“Sangat penting bagi saya ikut kampanye 'Merah', karena saya datang dari Afrika,” ujar Drogba dalam keterangannya kepada wartawan di London seperti dilansir Reuters.
“Merupakan suatu kehormatan bisa bergabung dengan Bono, dan membantu dia menyelamatkan hidup orang banyak. AIDS dan HIV adalah penyakit yang telah menghancurkan Afrika, dan banuak orang tidak sadar betapa pentingnya arti kehidupan.”
Drogba mengaku dirinya banyak mendapat pertanyaan ketika memakai pita merah di pertandingan melawan Arsenal. Striker asal Pantai Gading ini menyatakan, pita merah itu telah membantunya dalam mengemas dua gol ke gawang Arsenal, terutama ketika melakukan tendangan bebas.
“Saya sangat bangga bisa memperlihatkan pita merah ini. Setelah pertandingan, banyak yang menanyakan mengapa saya memakai pita itu. Lalu saya memberikan penjelasan kepada mereka,” kata Drogba mengenai pita merah yang mulai dipasarkan pada 1 Desember.
Terima kasih atas tanggapan Anda! Komentar tidak akan langsung tampil karena harus disaring moderator terlebih dulu.
Mohon tulis nama Anda!
Mohon tulis lokasi Anda!
Mohon tulis komentar Anda!
1 Tanggapan Anda
Iklan
Jelajahi GOAL.com
/* empty because this one does not have controls */?>
-
Jadwal Televisi 11-14 Februari 2012
Jadwal TV tercantum dalam Waktu Indonesia Barat (WIB). Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
-
-
-
VIDEO: Markus Babbel Pelatih Baru Hoffenheim
Hoffenheim mengontrak pelatih berusia 39 tahun ini hingga musim panas 2014.
-
KARTUN: Imbas Lengsernya Fabio Capello
Mundurnya Fabio Capello membuat media banyak membuat spekulasi mengenai pergantian pelatih di klub-klub besar di Eropa.
Iklan
Iklan