thumbnail Halo,

CLEAR.CO.ID memilih lima pesepakbola dengan gaya rambut terbaik pekan ini.


OLEH   DEDE SUGITA


Teman CLEAR tentu paham bahwa tugas utama pesepakbola adalah menyuguhkan performa apik di lapangan. Tapi, dengan jutaan pasang mata biasa menyaksikan aksi mereka, tak mengherankan jika para bintang lapangan hijau tersebut, seperti mayoritas Teman CLEAR, juga ingin terlihat menarik secara fisik.

Salah satu hal terpenting guna menyokong penampilan oke adalah hairstyle alias gaya rambut, dan di era modern ini para pesepakbola pun ogah ketinggalan mengikuti tren, atau bahkan menciptakan tren tersendiri yang akhirnya diikuti para penggemarnya.

Untuk urusan ini, nama David Beckham mustahil diabaikan. Sepanjang kariernya, Becks telah mencoba berbagai macam gaya, mulai dari belah tengah ala personel boyband di masa mudanya, spiky, punk mohawk, funky, gondrong, hingga plontos.

Dikaruniai wajah rupawan, segala jenis gaya rambut tampak pas untuk pria Inggris tersebut, ditambah lagi suami Victoria ini memang “melek mode”. Tak heran jika ia laris-manis sebagai bintang iklan dan banyak meraup pemasukan dari luar lapangan meski kemampuan olah bolanya, terutama crossing dan eksekusi bola mati, tak bisa dipandang sebelah mata.

David Beckham | Masih ungguli koleganya soal gaya rambut.

Tim CLEAR bersama GOAL.com Indonesia sepakat bahwa pemain veteran 37 tahun yang hijrah ke Paris Saint-Germain musim dingin lalu itu masih pantas dikedepankan sebagai yang nomor satu dalam gaya rambut. Mungkin dengan pertimbangan usianya telah matang, Becks kali ini memilih gaya elegan, belah samping dengan sisiran ke belakang. Simpel namun tetap stylish!

Nah, di belakang Beckham, empat pemain berikut ini juga berhasil mencuri perhatian para penikmat sepakbola dengan gaya rambut yang menarik.

HONORABLE MENTIONS
Stephan El Shaarawy
(AC Milan)
Dani Alves
(Barcelona)

Di samping performa memikat yang disuguhkannya bersama Rossoneri musim ini, Stephan El Shaarawy juga menyedot atensi dengan gaya mohawk khas anak muda. Eksplosif, seperti permainannya di lapangan.


Sempat identik dengan kepala plontos, Dani Alves membiarkan rambutnya tumbuh musim ini. Namun bukan itu yang membuatnya tampil beda, melainkan keputusannya mengecat putih mahkota kepalanya tersebut belum lama ini, sesuai nazarnya jika Barcelona sanggup membalikkan keadaan kontra AC Milan di Liga Champions. Aksi Alves merangsek dari sisi kanan pun kian mencolok karenanya.

Paul Scharner
(Wigan Athletic)
Neymar
(Santos)

Bek Hamburg SV yang kembali ke Wigan Athletic sebagai personel pinjaman di bursa Januari lalu, setelah sebelumnya merumput di DW Stadium pada 2006-10, ini juga dikenal sebagai pemain yang suka “bermain” dengan rambutnya. Kalau biasanya bermodel pendek warna-warni – Scharner pernah mengecat rambutnya hitam-putih dan biru-merah – kali ia menggunakan warna asli rambutnya namun dengan gaya belah pinggir berponi yang keren.

Di Brasil, Neymar tak hanya populer karena talentanya, melainkan juga kegemarannya menggonta-ganti model rambut yang kerap dicontoh para fans. Belum lama mengecat pirang rambut, juga janggutnya, wonderkid milik Santos itu kembali menggunakan warna cokelat untuk rambutnya, yang kini bergaya spiky, saat memperkuat Selecao di agenda internasional minggu lalu.



Bagaimana, Teman CLEAR? Setuju dengan penilaian di atas, atau punya opini berbeda? Siapa lagi pemain yang pantas dikedepankan? Tuliskan di kolom komentar di bawah ini yaaa..

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait