thumbnail Halo,

Kebanyakan kompak bersuara bahwa Nani tak sepatutnya diganjar kartu merah langsung.


OLEH   DEDE SUGITA


Anggapan bahwa sepakbola tak pernah lepas dari kontroversi kembali terbukti pada Selasa (5/2) malam di Old Trafford, ketika Manchester United menjamu Real Madrid dalam leg II putaran 16 besar Liga Champions.

Sir Alex Ferguson terlihat menyiapkan taktik tepat guna menangkal bahaya laten serangan balik El Real besutan Jose Mourinho, dan itu terbayar dengan gol pembuka yang terlahir lewat bunuh diri Sergio Ramos saat berupaya mencegat umpan silang rendah Nani.

Gol di menit ke-48 itu membawa Iblis Merah memimpin agregat 2-1, dan dengan Los Merengues justru sulit mengkreasikan peluang bersih saat tim lawan 'mempersilakan' mereka memegang possession, United tampak berada di jalur tepat untuk mengayunkan langkah ke perempat-final.

Namun, situasi berubah drastis kurang dari sepuluh menit kemudian. Penengah laga asal Turki, Cuneyt Cakir, menghukum Nani dengan kartu merah langsung yang dinilainya melakukan tekel berbahaya pada Alvaro Arbeloa.

Berbekal keunggulan jumlah pemain, keyakinan Si Putih yang dalam pertandingan ini mengenakan seragam hijau pun terangkat, dan mereka sukses membalikkan skor melalui dua gol Luka Modric dan Cristiano Ronaldo dalam selang tiga menit. Madrid menang 2-1 di Old Trafford dan menyabet selembar tiket delapan besar dengan agregat 3-2.

Tak pelak, keputusan Cakir mengusir Nani menghadirkan perdebatan hebat di jagat sepakbola. Bukan hanya fans, sederet pemain dan eks pemain, serta kalangan jurnalis terkemuka juga memberikan pandangan mereka lewat situs jejaring sosial, khususnya Twitter. Kebanyakan kompak bersuara bahwa winger Portugal itu tak sepatutnya diganjar straight red card.


"Kartu merah untuk itu adalah lelucon!"
@Joey7Barton (Joey Barton, gelandang Olympique Marseille)


"Wasit sampah, mata [Nani] hanya tertuju pada bola!!!"
@nmartyn25 (Nigel Martyn, mantan kiper Inggris)


"Wasit merusak laga ini KMT [kiss my teeth]!!!! #keputusan buruk"
@anton_ferdinand (Anton Ferdinand, bek Queens Park Rangers)


"Malu oleh penilaian Roy Keane di ITV bahwa kartu merah Nani tepat. Membuktikan gagasan bahwa eks pemain selalu memberikan wawasan adalah omong-kosong. #MUFC"
@DesKellyDM (Des Kelly, kolomnis tabloid Inggris, Daily Mail)


"Keputusan buruk yang sulit dipercaya dari wasit. Kartu merah mengubah keseluruhan laga untuk #manchesterunited"
@GullitR (Ruud Gullit, legenda Belanda)


"Man of the match-nya adalah Diego Lopez dan wasit..."
@Elia22Mangala (Eliaquim Mangala, pemain FC Porto)


"Bagaimana mungkin Anda memberi kartu merah untuk itu??? Apakah dia serius...??? Menyedihkan membunuh laga besar seperti itu... #ManUvRealM"
@KPBofficial (Kevin-Prince Boateng, gelandang AC Milan)


"Ayolah wasit! Kartu merah?"
@swp29 (Shaun Wright-Phillips, pemain Queens Park Rangers)


"Nani dihukum terlalu berat, kartu kuning sudah cukup adil"
@RyanBabel (Ryan Babel, pemain Ajax Amsterdam)


"Itu tak layak [berbuah] kartu merah"
@VincentKompany (Vincent Kompany, kapten Manchester City)


"Selamat wasit, Anda merusak laga"
@JozyAltidore (Jozy Altidore, penyerang AZ Alkmaar)


"Wasit benar-benar membunuh Manchester United!"
@GaryLineker (Gary Lineker, eks kapten Inggris)


"Manchester United superior bahkan tanpa bola, mendominasi tanpa possession. Wasit memberikan pengaruh lebih besar ketimbang yang seharusnya"
@GuillemBalague (Guillem Balague, jurnalis harian Spanyol, AS)





Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Terkait