thumbnail Halo,
Lima Klub Terbaik Asia Tenggara: Kelantan

Lima Klub Terbaik Asia Tenggara: Kelantan

Astro Arena

GOAL.com Indonesia   EKSKLUSIF
Keeshaanan Sundaresan
ALIH BAHASA
HENRY AA

Dalam sepakbola, suskes di dalam dan di luar lapangan bukan sekedar tentang pemain berbakat dan taktik yang hebat, tapi butuh waktu bertahun-tahun untuk merencanakannya. Berdasarkan hal itu, GOAL.com mempersembahkan evaluasi statistik dan struktural dari lima klub terbaik di wilayah Asia Tenggara, serta alasan mengapa tim-tim ini lebih unggul dibandingkan tim lainnya.

Kali ini kami akan membahas salah satu klub paling bergengsi di Malaysia, Kelantan.

SEJARAH KLUB

Berdiri pada 1946 dengan status klub amatir, Kelantan FA sudah menjelma menjadi tim yang kuat dan mapan saat ini. Tim ini bermarkas di negara bagian Kelantan, yang pendudukya sebagian besar adalah muslim. Kelantan konsisten menjadi tim yang kuat sepanjang sejarah mereka dan menghasilkan pemain-pemain tangguh yang memperkuat tim nasional seperti Mustafa Hashim, Hamid Ramli dan Kamarudin Hamzah.

Landasan kekuatan di Kelantan mulai bergeliat sejak 2007 saat Tan Sri Annuar Musa (TSAM) mengambil-alih kepepimpinan Kelantan Footbaal Association (KAFA). Kedatangannya membawa beberapa perubahan terutama dalam hal pengaturan tim. Dampaknya langsung terasa, Kelantan finis sebagai runner-up di Malaysia Premier League di tahun pertamanya. Mereka pun meraih promosi ke kompetisi level teratas negeri tersebut, Malaysian Super League pada musim 2009. The Red Warriors finis di urutan keenam di liga, lalu menorehkan kesan yang kuat dengan menjadi runner-up di Piala FA dan Piala Malaysia.

Namun terobosan besar mereka terjadi pada 2010. Kelantan tampil dengan baik dan konsisten di liga, mereka finis di peringkat kedua dan mengakhiri puasa gelar dengan mengangkat Piala Malaysia. Itu merupakan momen penanda kalau Kelantan akhirnya menegaskan status mereka sebagai salah satu kekuatan utama.

Lalu pada 2011, ketika the Red Warriors yang bukan unggulan utama ternyata mampu meraih gelar liga untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub, selain itu mereka juga menjadi finalis Piala Malaysia. Namun manajer Datuk M Karathu meninggalkan posnya di akhir musim dan kemudian digantikan Peter Butler.

Memasuki musim 2012 Kelantan banyak diharapkan akan berjaya lagi, tapi terjadi kontroversi saat timbul perselisihan antara Peter Butler dengan Tan Sri Annuar Musa. Pelatih asal Inggris itu akhirnya dilepas untuk digantikan Bojan Hodak dari Kroasia, dan sisanya adalah sejarah. Kelantan mendominasi sepakbola Malaysia dengan meraih treble bersejarah sekaligus lolos sampai perempat-final Piala AFC. Kesimpulannya, dalam waktu sekitar lima tahun Kelantan berevolusi dari klub penghuni divsi dua menjadi tim terbaik di Malaysia saat ini.


STADION

SULTAN MOHAMMAD IV STADIUM
Sultan Mohammad IV Stadium, markas the Red Warriors, dibangun pada 1967. Ini merupakan salah satu stadion di Malaysia yang hampir selalu dipenuhi penonton saat tim tuan rumah berlaga. Dengan kapasitas 20 ribu penonton, stadion ini berukuran 119X100 meter. Selain menyediakan fasilitas yang berhubungan dengan sepakbola, komplek sekitar stadion juga mempunyai lapangan tenis, trek atletik sintesis dan berbagai kantor yang berhubungan dengan bidang olahraga. Lokasi stadion termasuk strategis karena berada di pusat Kota Bharu, Kelantan.




KLUB AFILIASI

CARDIFF CITY
Kolaborasi kedua klub termasuk bertukar ide dalam cara menjalankan klub sepakbola profesional, termasuk usaha berkesinambungan untuk meningkatkan level permainan sepakbola di Kelantan.

 

Kelantan FA bersinergi dengan Cardiff City, klub yang dimiliki oleh orang Malaysia ini bermarkas di Wales dan berkompetisi di Championship Inggris.

The Red Warrios juga menjalin kerjasama dengan klub Inggris lainnya, Blackburn Rovers. Hal itu terjalin berkat peran Shebby Singh yang merupakan penasehat global di klub tersebut. Kelantan baru-baru ini mengirim dua pemain mereka, Dimitri Petratos dan Faizol ke Rovers untuk menjalani masa percobaan selama sebulan. Keduanya akan berlatih bersama tim utama dan menerima pengarahan dari tim pelatih Rovers.

Dua klub partner Kelantan ini saling berbagi ilmu pengembangan akademi mereka, pelatihan oleh para ahli dan menyediakan masa pelatihan bagi para pemain mereka.

PEMBINAAN PEMAIN MUDA


Program pembinaan pemain muda Kelantan merupakan salah satu program terstruktur di Malaysia. Para pemain muda memulai masa pelatihan di usia 12 tahun bersama dengan Al-Hamra Red Warriors Academy (ARMY), yang dinilai sebagai pondasi dari program pembinaan pemain muda di negara bagian tersebut. Latihan dan pertandingan reguler diadakan di tujuh kamp latihan regional ARMY di sekitar wilayah Kelantan.

"Saya pikir sangat penting bagi tim untuk memulai pembinaan pemain sejak usia yang masih sangat muda," ucap Kelantan Secretary General, Haji Azman Ibrahim, pada GOAL.com Malaysia dalam sebuah wawancara eksklusif. "Hal seperti itu yang kami lakukan di Kelantan selama beberapa tahun terakhir. Kami sampai turun mengamati level pemain anak-anak dan mencoba mengidentifikasi pemain berbakat di grup umur tersebut."

"Saya kurang tahu apa yang dilakukan negara bagian lain dan kami tidak bisa membandingkannya. Saya hanya bisa mengatakan bahwa Kelantan sangat memperhatikan pengembangan pemain muda karena hal itu sangat esensial untuk masa depan."

"Para pemain kami berasal dari sekolah dasar dan sekolah menengah, dan kami menyertakan mereka di skuad kami untuk Piala Presiden. Jadi hal ini sangat sistematis, tapi selalu ada ruang untuk perbaikan."


PEMAIN KUNCI

Badhri Radzi
Obinna Nwaneri
Norfarhan Muhammad
Radzi merupakan pemain paling berpengaruh di the Red Warriors. 'Piya' dikenal sebagai playmaker berbakat dan diakui punya tehnik tinggi dengan kemampuannya memberikan umpan akurat dan berbahaya. Ia sangat berperan membawa Kelantan meraih treble di musim 2012, dan sebagai kapten tim akan terus memimpin tim sebagai panutan utama. Pemain asal Nigeria yang solid di lini belakang yang membantu rekor impresif timnya sepanjang 2012. Lini pertahanan Kelantan sangat sulit ditembus dan itu berkat Obinna. Mantan pemain timnas negaranya ini kerap menggunakan kepalanya untuk menjaga pertahanan dan bekerja keras menghadang serangan lawan, terutama di daerah penalti Mantan pemain T-Team memuji kualitas seorang Badrii. Ia mengendalikan lapangan tengah terutama dalam hal penyerangan. Ia juga produktif dalam membuat gol dan termasuk tipe pemain pekerja keras dan rajin menciptakan beragam peluang untuk mencetak gol bagi rekan setimnya.
.

MANAJEMEN

TAN SRI ANNUAR MUSA - PRESIDEN KLUB
Kalau ada seseorang yang pantas mendapat pujian dengan membangkitkan Kelantan dalam persepakbolaan Malaysia, dia adalah Tan Sri Annuar Musa. Ia mengambil-alih klub saat mereka masih berada di divisi dua hingga kemudian naik ke Liga Super dan bertransformasi menjadi tim besar dan disegani. Ia tidak hanya berkontribusi dalam cara bermain Kelantan, tapi juga dengan menghubungkan serta berkolaborasi dengan sejumlah sponsor dan klub asing.


BOJAN HODAK - PELATIH UTAMA
Beberapa orang boleh saja meragukan kemampuan Hodak dalam membawa sukses untuk Kelantan, tapi ada satu hal yang tidak bisa dibantah yaitu taktik permainan pelatih asal Krosia tersebut yang terbukti sukses. Ia membuat banyak orang terkesan dengan taktik yang diterapkannya saat meraih tiga gelar pada musim 2012. Ia juga tahu bagaimana memilih skuat yang tepat untuk tiap laga. Ia mungkin salah satu manajer terbaik yang masih berkarir di Malaysia.


Saat Kelantan melakukan start yang kurang baik, hanya sedikit pihak yang berani mencoret peluang mereka. "Saya pikir tidak fair untuk menyebut tim ini sedang dalam performa buruk," ujar Haji Azman Ibrahim pada GOAL.com. "Saya pikir ini hanya masalah penyesuaian setelah meraih sukses di tahun 2012. Kami sudah memenangkan tiga gelar dan beberapa pemain mungkin merasa terlalu nyaman dan puas, tapi ini hal yang normal. Saya juga bisa menegaskan kalau treble yang kami raih pada musim lalu membuat pengharapan pada tim semakin tinggi, yang tentunya akan menambah tekanan pada para pemain."

"Namun saya yakin para pemain kami akan bangkit lagi dan membuktikan kemampuan mereka. Liga Super sekarang setara dengan medan perang dan tiap tim berpeluang memenangkan liga. Kompetisi semakin ketat dan kami harus bekerja keras untuk meraih kemenangan, yang saya pikir akan kami terus lakukan."

KESIMPULAN GOAL.COM

Kelantan mungkin agak menurun di awal 2013 ini, tapi pada kasus mereka form permainan hanya sementara, tapi kelas mereka permanen. Untuk mengatakan bahwa the Red Warriors adalah paket yang komplet mungkin terasa berlebihan, tapi mereka secara konsisten berkembang sebagai sebuah klub. Program pembinaan berjalan dengan baik untuk memastikan Kelantan tak akan runtuh dalam menjalan visi serta misi mereka, dan mereka sudah berencana untuk membangun stadion baru untuk menampung penonton serta fans yang jumlahnya semakin meningkat.

Dengan kontribusi Tan Sri Annuar Musa, klub juga kuat dalam bagian marketing. Hotlink merupakan sponsor utama mereka di tahun ini, termasuk beberapa perusahaan internasional sebagai sponsor pendukung termasuk RedBull.

Stadium OVERALL
Facilities 3.5
Youth System
Club Affiliation
Key Players
Management

Terkait