thumbnail Halo,

Jelang pengumuman Ballon d'Or, GOAL.com menganalisis masing-masing nominator. Berikut ini beberapa alasan mengapa Ronaldo layak menang...


ANALISIS   KISHEN PATEL     PENYUSUN   HAPPY SUSANTO    
Kalau ada pemain yang bisa mengalahkan Lionel Messi untuk memperebutkan Ballon d'Or, orang itu adalah Cristiano Ronaldo. Penyerang flamboyan asal Portugal itu kerap disebut-sebut sebagai salah satu pemain terbaik di planet ini. Setelah beberapa musim ada di bawah bayang-bayang Messi, Ronaldo muncul sebagai kandidat yang sangat kuat tahun ini untuk meraih trofi individual paling prestisius.

Salah satu di antara Cristiano Ronaldo, Andres Iniesta, dan Lionel Messi akan tersenyum pada 7 Januari besok dalam sebuah acara tahunan FIFA di Zurich. Dengan status Iniesta sebagai kuda hitam, Ronaldo berpeluang menyingkirkan Messi dari "singgasana" yang sudah direngkuhnya selama tiga tahun berturut-turut.

GOAL.com mencatat ada tiga alasan mengapa Ronaldo layak memenangi penghargaan ini dengan melihat kembali penampilan terbaiknya selama 2012...

Penampilan Cemerlang Di Euro 2012

Perjalanan brilliant Portugal di Euro, bahkan tergabung di "Grup Maut" sekalipun, menjadi dasar apresiasi berharga, dan Ronaldo menjadi pusat perhatiannya. Ia memang tidak berpengaruh di dua pertandingan awal putaran grup, tapi ia tidak mengecewakan di saat negaranya membutuhkan tenaganya. Ia mencetak dua gol saat lawan Belanda dan sundulan kepalanya sebagai penentu kemenangan lawan Republik Ceko membawa timnya lolos ke semi-final. Ia sebenarnya bisa mengakhiri kompetisi sebagai topskor, namun penghargaan Sepatu Emas layak disematkan kepada striker Spanyol Fernando Torres.


"Ronaldo Bisa melakukan apa yang diinginkannya sebagai pesepakbola. Ada beberapa hal yang ia lakukan dengan bola yang membuat saya menengadahkan kepala dan terkesima dengan apa ia lakukan."


- Luis Figo

Ronaldo memang hanya mencetak tiga gol di Euro 2012, tapi ia mampu membenturkan bola ke tiang gawang sebanyak lima kali, lebih banyak dari pemain-pemain lainnya. Jadi, berbeda beberapa inci saja bisa membuat dia gagal menyarangkan gol lebih banyak lagi. Bintang Real Madrid itu juga masuk ke dalam Tim Terbaik Turnamen bersama dengan pesaingnya, Iniesta.

Dibandingkan Messi, Ronaldo jauh lebih baik di Euro ketimbang rivalnya itu di Copa America satu tahun sebelumnya, yang mungkin banyak orang akan setuju dengan pendapat ini.

Musim Memecahkan Rekor

Ronaldo memenangi gelar liga bersama Real Madrid pada 2012 dan juga membawa timnya itu lolos ke semi-final Liga Champions untuk dua kali secara berturut-turut. Ronaldo mengakhiri musim itu dengan mencetak 46 gol di liga, ditambah 12 assist, dan tujuh hat-trick. Sebuah catatan statistik yang bisa saja membuat iri pemain mana pun di dunia. Ia juga mencatat rekor hat-trick tercepat dalam waktu musim, yakni tiga gol dalam waktu 12 menit dan 12 detik saat lawan Levante.

Ronaldo juga berjasa membawa Real Madrid mengumpulkan poin tertinggi (100) di liga, yang juga ditandai dengan sebagian besar adalah kemenangan tandang, kemenangan keseluruhannya, gol-gol yang dicetak, dan gol terbaik yang membedakan sebagai sebuah ilustrasi sejarah. Tidak diragukan lagi betapa integralnya kontribusi Ronaldo dalam rekor Real Madrid sepanjang musim. Ia bahkan mampu mencetak gol di setiap klub di liga dan tercatat mampu mencetak tujuh gol secara berturut-turut di El Clasico. Ia mampu memecahkan rekor Real Madrid pada 2012 dan ia menjadi pemain pencetak gol terbaik sepanjang musim dan di liga untuk Los Blancos.

STATISTIK UNTUK PORTUGAL DAN REAL MADRID LAGA GOL ASSIST
MUSIM 2011/12
67 71 16
MUSIM 2012/13
43 30 6

 

Faktor Pengaruh

Faktor pengaruh mantan bintang Manchester United itu bisa lebih baik dibandingkan Messi dan Iniesta. Sekali lagi Ronaldo mampu melayani klub dan timnas. Tidak mengejutkan kalau ia tampil lebih baik di El Clasico tahun lalu. Ia mencetak gol penentu kemenangan di Camp Nou yang tentu berpengaruh memberikan gelar untuk Los Galacticos. Ia juga mencetak dua gol di Camp Nou pada Oktober lalu sehingga memberikan satu poin untuk timnya. Namun, ironisnya, Barcelona justru hanya kehilangan sejumlah poin di musim ini. Ia juga menjadi instrumental di ajang Piala Super Spanyol di awal musim ini. Ia juga mencetak tiga gol krusial untuk timnas di Euro.


"Saya pikir ia layak dipertimbangkan karena apa yang sudah diraihnya bersama Manchester United, Real Madrid, dan Portugal. Saya pilih dia. Ia spektakuler sejak empat-lima tahun secara berturut-turut dan ia pernah menang sekali. Jadi, saya pilih dia."


- Luiz Felipe Scolari

Lima Penampilan Top Pada 2012


1. Barcelona 1-2 Real Madrid, La Liga, 21 April 2012:

 

Ini bisa disebut pertandingan paling penting di musim lalu karena selain bisa memuncaki klasemen, tapi juga berpengaruh untuk gelar liga. Pada akhirnya, pasukan Jose Mourinho bisa menang di Camp Nou. Ronaldo mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-73 setelah Alexis Sanchez mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-70. Kemenangan ini mengakhiri tantangan Barcelona untuk meraih gelar, dan Ronaldo kembali menjadi pusat perhatian.

 

2. Portugal 2-1 Belanda, Pertadingan Ketiga Putaran Grup, Euro 2012, 17 Juni 2012:

 

Setelah tampil mengecewakan di dua pertandingan awal putaran grup Euro 2012, ia kemudian bisa memberikan apa yang dibutuhkan tim, yakni dengan mencetak dua gol sehingga membawa Portugal melangkah ke perempat-final. Ia akhirnya bisa melakukan dua kali finishing bagus setelah gagal di permulaan laga. Dua kali peluang membentur tiang gawang dan ia menjadi ancaman serius untuk pertahanan Belanda karena terus memberikan masalah untuk lawan di sepanjang pertandingan. Itulah penampilan individual terbaik di Euro.

 

3. Republik Ceko 0-1 Portugal, Perempat-Final, Euro 2012, 21 Juni 2012:


Di babak perempat-final, Ronaldo menajdi target saat lawan Republik Ceko dengan mencetak gol sehingga membawa timnya lolos ke semi-final dan bertemu dengan Spanyol. Sundulan kepalanya pada menit ke-79 sudah cukup memberikan kemenangan untuk Portugal. Ia tampak akan selalu bisa memecah kebuntuan, apalagi mampu melakukan sejumlah tendangan berbahaya.

 

4. Barcelona 2-2 Real Madrid, La Liga, 7 Oktober 2012:

 

Dipercaya sebagai pemimpin serangan, Ronaldo bertemu langsung dengan Messi dalam sebuah persaingan sengit. Ia akhirnya bisa mencetak dua gol Real Madrid sehingga memberikan satu poin di Camp Nou. Gol pertama dicetak lewat penempatan posisi yang sangat bagus, dan ia mampu memfasilitasi tim dalam melakukan serangan. Ia memiliki kecepatan yang cukup berbahaya sehingga mampu mencuri gol kedua dengan sebuah sepakan berkelas.

 

5. Real Madrid 2-0 Atletico Madrid, La Liga, 2 Desember 2012:

 

Saat Real Madrid menjamu Atletico Madrid, persaingan terjadi antara Ronaldo dan Radamel Falcao. Pemain asal Portugal itu mampu mengalahkan lawannya dari Kolumbia dan menunjukkan kalau dirinya masih pantas termasuk dalam dua pemain top dunia. CR7 mencetak gol lewat tendangan bebas sehingga membawa timnya unggul dan kemudian memberi assist untuk Mesut Ozil yang mencetak gol kedua di pertandingan ini.

 

Kesimpulan:

Ronaldo mungkin merasa kalau dunia tidak adil setelah melihat Messi mampu memenangi Ballon d'Or tiga kali secara berturut-turut. Meski demikian, 2012 sungguh bisa disebut sebagai tahun buat dirinya karena capaian dan penampilan konsisten yang ditunjukkannya sepanjang musim. Ronaldo mungkin tidak memiliki pergerakan lincah seperti Iniesta atau dribbling hebat seperti Messi, namun pemain asal Portugal itu adalah pemain sepakbola ideal dengan fisik yang bagus dan punya kekuatan hebat serta semangat besar untuk memenangi setiap pertandingan. Kalau ada orang yang layak meraih Ballon d'Or tahun ini, ia seharusnya Ronaldo karena berjasa untuk Los Merengues dan Seleccao.

 

Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Terkait