thumbnail Halo,

Manchester United lebih sering menang dan sedikit kebobolan gol saat Vidic tampil.

GOAL.com Indonesia   ANALISIS
HAPPY SUSANTO

Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson akan menjalani kompetisi musim ini dengan cukup sulit. Ia kini hanya memiliki dua bek tengah yang fit setelah Nemanja Vidic dinyatakan harus absen selama sekitar dua bulan.

Pada Selasa (25/9) lalu, pihak The Red Devils mengumumkan, Vidic harus absen selama kurang lebih delapan pekan karena mengalami cedera meniskus di bagian lutut kanan. Ia pun memerlukan tindakan operasi. Padahal, pemain asal Serbia itu mengalami cedera yang sama pada Desember lalu di Basel sehingga ia harus mengakhiri musim lalu dengan lebih cepat.

Ada dua bek tengah lain yang sebelumnya sudah divonis cedera. Chris Smalling baru pulih dari cedera patah metatarsal, sementara Phil Jones juga harus absen selama dua bulan karena cedera lutut. Jadi, hanya ada dua bek tengah yang fit, yakni Rio Ferdinand dan Jonny Evans.

Absennya Vidic menjadi kerugian besar buat United dalam usaha memburu gelar Liga Primer Inggris yang ke-20.

Ferdinand dan Evans memang sudah sering bekerjasama. Kemampuan mereka berdua juga diakui. Mereka tampil bareng sebagai starter sebanyak 23 pertandingan pada musim lalu. Meski begitu, absennya Vidic tetap menjadi "petaka" karena pengalaman, kemampuan, dan kepemimpinan yang dimilikinya.

KEHILANGAN BESAR

 REKOR UNITED DENGAN VIDIC
Pertandingan
Kebobolan Gol
Rata-Rata Kebobolan Tiap Laga
Kemenangan
Persentase Kemenangan
171
121
0.71
126
73.7%
 REKOR UNITED TANPA VIDIC
Pertandingan
Kebobolan Gol
Rata-Rata Kebobolan Tiap Laga
Kemenangan
Persentase Kemenangan
79
73
0.92
51
64.6%
Greg Stobart dari GOAL.com Inggris memaparkan sejumlah fakta penting, absennya Vidic bisa mengurangi kekuatan United. United meraih 126 kemenangan dari 176 pertandingan Liga Primer, di mana Vidic tampil di dalamnya. Persentase kemenangan mencapai 73,68 persen, dibandingkan  64,56 persentase, tanpa kehadiran Vidic.

Fergie tentunya masih ingat dengan hasil imbang 4-4 lawan Everton di kandang sendiri pada April lalu saat Ferdinand dan Evans tampil kacau di sepuluh menit terakhir. Ia juga seharusnya masih ingat betul bagaimana Michael Carrick harus diplot sebagai bek tengah saat kalah dari lawan yang sama di Goodison Park pada bulan lalu.

United tidak bisa menggunakan tenaga Vidic di Liga Primer saat lawan Tottenham, Stoke, Chelsea, Arsenal, Aston Villa, dan Norwich. Di ajang Liga Champions, ia juga tidak bisa tampil lawan Cluj, Braga, dan Galatasaray.

Absennya Vidic bisa menjadi keuntungan buat para tim rival di Liga Primer, yakni Manchester City, Chelsea, dan Arsenal.

Meski sudah bisa pulih dari cedera dalam dua bulan ke depan, yang menjadi pertanyaan: mampukah Vidic kembali tampil dalam performa terbaik seperti sebelum cedera? Ia mengalami cedera dua kali di bagian yang sama, hanya terpisahkan waktu kurang dari satu tahun.

Kini, fokus pertahanan United ada di pundak Ferdinand. Mampukah ia menjaga kebugaran fisik dan mengatasi masalah cedera yang bisa sewaktu-waktu kambuh lagi? Saat kemenangan 2-1 atas Liverpool, ia terlihat sempat beberapa kali terpincang-pincang, meski akhirnya bisa melanjutkan pertandingan. Fans United berharap ia tidak mengalami cedera sepanjang musim ini.

United memang sudah mempersiapkan Smalling dan Jones sebagai duet bek tengah yang tangguh di masa depan. Namun, mereka berdua belum siap untuk mengisi pos tersebut, menjadi figur yang domninan seperti Vidic.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.




Terkait