thumbnail Halo,

Siapa saja klub yang gagal mendatangkan target mereka atau mereka yang membuat langkah mundur selama bursa transfer Januari lalu.

Banyak spekulasi dan transfer menjanjikanselama Januari lalu, tapi pada akhirnya, hanya sedikit transaksi terjadi. Para pemain yang sebelumnya kencang dikabarkan akan berpindah klub, seperti Carlos Tevez, Keisuke Honda, Giovani dos Santos dan Lucas Barrios, ternyata masih bertahan di klub mereka masing-masing.

Ada beberapa tim yang gagal mendaratkan pemain yang mereka inginkan dan butuhkan sepanjang bulan lalu. Beberapa klub bahkan melepas pemain terlebih dulu, seperti menandakan kalau ada pemain baru yang akan datang, padahal nyatanya tidak ada. Bisa dibilang ada beberapa klub yang pantas disebut pecundang karena gagal memanfaatkan kesempatan pada jendela transfer tersebut untuk menambah kekuatan timnya.

GOAL.com menyimpulkan ada beberapa klub top Eropa yang dianggap pencundang dan paling merugi dalam bursa transfer bulan lalu. Ada yang membuat langkah mundur dan ada juga yang gagal mencapai kesepakatan pemain incarannya maupun klub yang menaunginya. Mereka adalah…

AJAX

KESIMPULAN
Gagal mendatangkan pemain sayap yang sangat mereka butuhkan, dan menjual pemain yang salah.

Mereka memburu pemain sayap baru karena dalam skuad hanya ada Derk Boerrigter dan Miralem Sulejmani yang punya kualitas mumpuni untuk klub sekelas Ajax. Mereka sempat diberitakan akan mendatangkan bintang  Heerenveen, Luciano Narsingh. Pada akhirnya, pemain berusia 21 tahun itu menolak tawaran pindah ke Amsterdam ArenA menjelang bursa transfer ditutup.

Parahnya lagi, Ajax kehilangan salah satu pemain berbakat mereka dengan nilai transfer relatif kecil, yaitu Ouasim Bouy. Pemain tim U-19 Belanda itu hengkang ke Juventus setelah menolak tawaran perpanjangan kontrak pada Desember lalu. Kontraknya sendiri akan berakhir pada musim panas mendatang, sehingga Ajax tak punya banyak pilihan selain melepasnya begitu ada tawaran dari klub lain.

Selain itu, mereka gagal melepas Mounir El Hamdaoui ke Fiorentina. Pemain asal Maroko itu termasuk digaji sangat tinggi di Amsterdam, tapi belum pernah dimainkan lagi sejak April tahun lalu karena berselisih paham dengan pelatih Frank de Boer. Kepindahannya ke La Viola sepertinya hanya tinggal selangkah lagi, tapi akhirnya gagal karena di saat-saat terakhir Ajax meminta jaminan bank. Fiorentina menyerah karena waktu sudah tidak memungkinkan mereka untuk melakukan hal tersebut.

ARSENAL

KESIMPULAN
Butuh bek sayap, mendatangkan pemain muda lagi dan gelandang rentan cedera

Banyak hal tidak mengenakkan sudah terjadi di Arsenal sebelum jendela transfer berakhir. Mereka mengalami tiga kekalahan selama Januari lalu di Liga Primer Inggris, diantaranya karena Arsener Wenger tak punya bek sayap yang fit di dalam skuadnya.

The Gunners seharusnya mendatangkan seorang bek kiri, meskipun hanya berstatus pinjaman, karena cedera yang dialami Kieran Gibbs, Andre Santos dan Carl Jenkinson. Krisis cedera semakin parah setelah Jack Wilshere dipastikan absen sampai akhir musim ini sehingga mereka kekurangan kreatifitas di lapangan tengah.

Walaupun harga tiket pertandingan mereka paling tinggi di Inggris dan mengklaim punya banyak dana, Arsenal hanya membeli satu pemain pada Januari lalu. Mereka, seperti biasa, mendatangkan pemain muda yang belum terlalu dikenal yaitu Thomas Eisfeld dari Borussia Dortmund dengan nilai transfer €750 ribu.

Resiko yang dihadapi pasukan Wenger saat ini adalah gagal finis di empat besar dan bisa mengalami kesulitan pada bursa transfer musim panas mendatang. Mereka bukan saja bisa kesulitan mendatangkan pemain berkualitas tapi juga terancam kehilangan beberapa pemain andalan, kalau gagal tampil di Liga Champions.

LAZIO

KESIMPULAN
Target memperkuat serangan, tapi memperlemah lini depan

Posisi Biancocelesti di liga termasuk cukup bagus dan mereka berpeluang menarik pemain baru berkualitas untuk lebih memperkuat posisi mereka. Namun setelah kencang diberitakan berpeluang besar mendapatkan Keisuke Honda, mereka akhirnya justru gagal mendapatkan pemain kreatif dari Jepang tersebut. Mereka juga gagal mendatangkan Nilmar setelah tawaran di hari terakhir jendela transfer ditolak oleh Villarreal.

Usaha Lazio untuk memperkuat lini depan justru berujung dengan penjualan salah satu striker yaitu Djibril Cisse yang hengkang ke QPR. Ia memang hanya mencetak satu gol di Serie A Italia musim ini yaitu saat melawan AC Milan, tapi dengan kegagalan mendatangkan Honda dan Nilmar, kekuatan Lazio di lini depan justru jadi berkurang.

Sementara itu, kedatangan Antonio Candreva dan Emiliano Alfaro seperti kurang berarti. Kedua pemain itu dianggap tak akan bisa menggantikan kepergian enam pemain selama bursa transfer Januari lalu. Dengan kegagalan mendatangkan striker berkualitas, menjual seorang striker dan melepas beberapa pemain, bulan Januari lalu jelas bukan bulan yang baik bagi Lazio.

MARSEILLE

KESIMPULAN
Secara tidak langsung memperkuat rival mereka

Langkah yangdiambil Marseille termasuk ironos, mereka secara tidak langsung menambah kekuatan PSG yang dijagokan meraih gelar Ligue 1 Prancis di musim ini. Mereka melepas Lucho Gonzales ke Porto yang berujung pada kedatangan Thiago Motta ke PSG.

Gonzales yang jarang tampil bagus di musim ini dan sepertinya wajar saja dilepas oleh Marseille. Namun kepergiannya ke Porto mendorong klub asal Portugal itu meminjamkan Fredy Guarin ke Inter Milan, yang kemudian melepas Thiago ke PSG karena kelebihan stok pemain tengah.

Sekarang, dengan posisi tertinggal sembilan poin dari pimpinan klasemen, Marseille bisa semakin tertinggal. Kepindahan yang awalnya terasa biasa saja berubah menjadi kesulitan bagi mereka.

VILLARREAL

KESIMPULAN
Target tinggi, tapi bergantung pada striker pilihan kedua

Villarreal yang kehilangan gelandang andalan Santi Cazorla pada musim panas lalu, mengalami start yang buruk di La Liga musim ini. Mereka hanya menang sekali dalam sembilan pertandingan awal, dan sekarang masuk zona degradasi . Parahnya lagi mereka kehilangan striker andalan Giuseppe Rossi yang mengalami cedera serius.

Saat jendela transfer pada Januari lalu, sepertinya menjadi waktu ideal bagi mereka untuk lebih memperkuat skuad agar posisi mereka bisa lebih baik lagi. Lini depan jadu prioritas utama, tapi barisan pertahanan juga agak rapuh, sedangkan lini tengah belum punya pengganti sepadan Cazorla.

Mereka mengincar pemain Tottenham's Giovani dos Santos, tapi tidak punya dana yang cukup setelah gagal menjual Nilmar. Akhirnya, mereka hanya bisa mengandalkan penyerang yang tampil di bawah performa karena rentan cedera dam dan sudah tidak kerasan berada di klub.

Sementara itu, kedatangan penyerang asal Argentina Alejandro Martinuccio sepertinya hanya termasuk rencana cadangan dan skuad tetap kurang kuat di berbagai posisi. Satu-satunya nilai plus mereka: tampil cukup baik selama ditangani pelatih baru Jose Molina. Namun mereka masih belum beranjak dari papan bawah dan skuad harus bebas cedera supaya krisis pemain tidak bertambah parah. Jendela transfer kali ini gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Villarreal.


WOLFSBURG

KESIMPULAN
Menjual (hampir) seluruh tim, hanya mendatangkan satu pemain

Ketika Monchengladbach menjamu Wolfsburg pada pekan ini, Marco Reus cs hanya mengenal beberapa pemain dari saat terakhir mereka saling berhadapan. Selama jendela transfer, Felix Magath mendatangkan tidak kurang delapan pemain, dan melepas enam pemain dengan status dijual maupun dipinjamkan.

Langkah Wolfsburg dengan melepas dan mendatangkan banyak pemain di Volkswagen Arena sangat beresiko dan ada yang menganggapnya tidak masuk akal. Tim Lower Saxons ini berada di papan tengah, dan hampir tidak mungkin masuk zona Liga Champions. Namun dengan hanya terpaut lima poin dari zona degradasi, mereka justru berpotensi turun ke kasta kedua, karena begitu banyak perubahan yang terjadi di pertengahan musim ini.

Mungkin terasa kurang adil menilai pemain baru Wolfsburg terlalu dini, tapi kebijakan mereka terasa familiar denhan langkah yang mereka ambil sebelumnya dan hasilnya tidak berjalan dengan baik. Waktu akan menentukan apakah para pemain yang didatangkan Magath akan menjadi Dzeko, Misimovic dan  Grafite baru,  atau sekedar mendatangkan pemain yang akan ditunjukkan pintu keluar pada enam bulan mendatang.

Terkait