DEBAT: AS Roma Berantakan Musim Depan?

Belum ada rasa aman dari Trigoria...

Francesco Totti & Luciano Spalletti - Roma-Cluj - Champions League (Foto Grazia Neri)
Oleh Agung Harsya

Mimpi buruk sepertinya belum berakhir.

Setelah penampilan musim lalu yang penuh lika-liku, AS Roma belum menunjukkan perkembangan menggembirakan. Di bawah kepemimpinan Rosella Sensi, putri mendiang presiden Franco yang wafat tahun lalu, Roma gagal menunjukkan penampilan terbaiknya.

Pasukan Luciano Spalletti sempat mendekam di papan bawah klasemen Serie A Italia meski pelan-pelan mampu bangkit dan memastikan satu tiket ke Liga Europa.

Pada sepuluh pertandingan musim lalu, Roma menderita enam kali kekalahan dan hanya mengemas tiga kemenangan. Salah satu penyebab buruknya penampilan adalah kapten Francesco Totti menderita cedera panjang.

Begitu kehilangan pemain berpengaruh, Roma kelimpungan. Julio Baptista yang didatangkan dari Real Madrid malah tampil tidak memenuhi ekspektasi, begitu juga dengan gelandang muda Jeremy Menez.

Trigoria pun bergolak. Untunglah, Totti sembuh tepat waktu dan berkat kepiawaian Spalletti, Roma kembali bangkit sejak pertengahan November ketika memenangi Derby della Capitale. Pada pekan ke-12, gol tunggal Baptista membuat Roma memetik angka penuh atas Lazio. Setelahnya, Roma mencatat empat kali kemenangan beruntun.


Persiapan tak meyakinkan mewarnai pramusim Roma saat ini. Hingga tulisan ini ditulis, atau 23 hari sebelum bergulirnya Serie A musim 2009/10, belum ada pemain baru yang direkrut Giallorossi. Tim malah dilanda isu penggembosan pemain karena Daniele de Rossi, Alberto Aquilani, Juan, Philippe Mexes, Mirko Vucinic, hingga Rodrigo Taddei diminati klub-klub seantero Eropa.

Roma juga sempat didekati Vinicio Fioranelli, pengusaha asal Swiss yang mewakili sebuah konsorsium, untuk membeli saham kepemilikan keluarga Sensi. Namun, pada akhirnya tawaran tersebut ditolak dan Rosella yakin mampu menjalankan tugasnya sebagai presiden klub dengan baik.

Langkah yang harus dilakukannya adalah mempertahankan Totti dan Spalletti. Dua hal itu sudah dilakukan. Totti baru saja menyepakati perpanjangan kontrak, sedangkan Spalletti aman dari godaan Juventus, sebelum klub asal Turin itu menunjuk Ciro Ferrara sebagai pelatih baru.

Tugas berat Totti dan Spalletti sudah menunggu pada lima pertandingan awal musim depan. Roma berturut-turut akan menghadapi Genoa, Juventus, Siena, Fiorentina, dan Palermo. Bukan jadwal yang ringan. Juventus adalah favorit peraih scudetto musim depan, sedangkan Genoa, Fiorentina, dan Palermo adalah calon pesaing Roma dalam memperebutkan tiket Liga Champions tahun depan. Sebelum itu semua, Roma harus melewati hadangan klub Belgia, AA Gent, pada babak pembuka Liga Europa.

Tapi, dilihat dari pembenahan skuad yang dilakukan tim-tim papan atas Italia, seperti Inter Milan, Juve, AC Milan, Fiorentina, bahkan Napoli, sulit berharap Si Serigala melaju dengan mulus.

Penampilan buruk musim lalu sepertinya masih akan terulang, perjalanan Roma kembali dipenuhi lika-liku. Bagaimana pendapat Anda?

Terima kasih atas tanggapan Anda! Komentar tidak akan langsung tampil karena harus disaring moderator terlebih dulu.
Mohon tulis nama Anda!
Mohon tulis lokasi Anda!
Mohon tulis komentar Anda!
Tanggapan Anda
202 Tanggapan Anda
 
Iklan
Jelajahi GOAL.com
  1. Jadwal Televisi 11-14 Februari 2012 Jadwal Televisi 11-14 Februari 2012

    Jadwal TV tercantum dalam Waktu Indonesia Barat (WIB). Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

  2. ROAD TO FINAL PIALA AFRIKA 2012: Zambia ROAD TO FINAL PIALA AFRIKA 2012: Zambia

    ROAD TO FINAL PIALA AFRIKA 2012: Zambia

  3. ROAD TO FINAL PIALA AFRIKA 2012: Pantai Gading ROAD TO FINAL PIALA AFRIKA 2012: Pantai Gading

    ROAD TO FINAL PIALA AFRIKA 2012: Pantai Gading

  4. VIDEO: Markus Babbel Pelatih Baru Hoffenheim VIDEO: Markus Babbel Pelatih Baru Hoffenheim

    Hoffenheim mengontrak pelatih berusia 39 tahun ini hingga musim panas 2014.

  5. KARTUN: Imbas Lengsernya Fabio Capello KARTUN: Imbas Lengsernya Fabio Capello

    Mundurnya Fabio Capello membuat media banyak membuat spekulasi mengenai pergantian pelatih di klub-klub besar di Eropa.

 
Iklan
Iklan