DEBAT: AS Roma Berantakan Musim Depan?

Belum ada rasa aman dari Trigoria...

30 Jul 2009 13:30:46

Francesco Totti & Luciano Spalletti - Roma-Cluj - Champions League (Foto Grazia Neri)
Galeri Foto
Perbesar
Francesco Totti & Luciano Spalletti - Roma-Cluj - Champions League (Foto Grazia Neri)

Hal-Hal Terkait

Tim

Pemain

Oleh Agung Harsya

Mimpi buruk sepertinya belum berakhir.

Setelah penampilan musim lalu yang penuh lika-liku, AS Roma belum menunjukkan perkembangan menggembirakan. Di bawah kepemimpinan Rosella Sensi, putri mendiang presiden Franco yang wafat tahun lalu, Roma gagal menunjukkan penampilan terbaiknya.

Pasukan Luciano Spalletti sempat mendekam di papan bawah klasemen Serie A Italia meski pelan-pelan mampu bangkit dan memastikan satu tiket ke Liga Europa.

Pada sepuluh pertandingan musim lalu, Roma menderita enam kali kekalahan dan hanya mengemas tiga kemenangan. Salah satu penyebab buruknya penampilan adalah kapten Francesco Totti menderita cedera panjang.

Begitu kehilangan pemain berpengaruh, Roma kelimpungan. Julio Baptista yang didatangkan dari Real Madrid malah tampil tidak memenuhi ekspektasi, begitu juga dengan gelandang muda Jeremy Menez.

Trigoria pun bergolak. Untunglah, Totti sembuh tepat waktu dan berkat kepiawaian Spalletti, Roma kembali bangkit sejak pertengahan November ketika memenangi Derby della Capitale. Pada pekan ke-12, gol tunggal Baptista membuat Roma memetik angka penuh atas Lazio. Setelahnya, Roma mencatat empat kali kemenangan beruntun.

Persiapan tak meyakinkan mewarnai pramusim Roma saat ini. Hingga tulisan ini ditulis, atau 23 hari sebelum bergulirnya Serie A musim 2009/10, belum ada pemain baru yang direkrut Giallorossi. Tim malah dilanda isu penggembosan pemain karena Daniele de Rossi, Alberto Aquilani, Juan, Philippe Mexes, Mirko Vucinic, hingga Rodrigo Taddei diminati klub-klub seantero Eropa.

Roma juga sempat didekati Vinicio Fioranelli, pengusaha asal Swiss yang mewakili sebuah konsorsium, untuk membeli saham kepemilikan keluarga Sensi. Namun, pada akhirnya tawaran tersebut ditolak dan Rosella yakin mampu menjalankan tugasnya sebagai presiden klub dengan baik.

Langkah yang harus dilakukannya adalah mempertahankan Totti dan Spalletti. Dua hal itu sudah dilakukan. Totti baru saja menyepakati perpanjangan kontrak, sedangkan Spalletti aman dari godaan Juventus, sebelum klub asal Turin itu menunjuk Ciro Ferrara sebagai pelatih baru.

Tugas berat Totti dan Spalletti sudah menunggu pada lima pertandingan awal musim depan. Roma berturut-turut akan menghadapi Genoa, Juventus, Siena, Fiorentina, dan Palermo. Bukan jadwal yang ringan. Juventus adalah favorit peraih scudetto musim depan, sedangkan Genoa, Fiorentina, dan Palermo adalah calon pesaing Roma dalam memperebutkan tiket Liga Champions tahun depan. Sebelum itu semua, Roma harus melewati hadangan klub Belgia, AA Gent, pada babak pembuka Liga Europa.

Tapi, dilihat dari pembenahan skuad yang dilakukan tim-tim papan atas Italia, seperti Inter Milan, Juve, AC Milan, Fiorentina, bahkan Napoli, sulit berharap Si Serigala melaju dengan mulus.

Penampilan buruk musim lalu sepertinya masih akan terulang, perjalanan Roma kembali dipenuhi lika-liku. Bagaimana pendapat Anda?

Terima kasih atas tanggapan Anda!
Mohon tulis nama Anda!
Mohon tulis lokasi Anda!
Mohon tulis komentar Anda!
Tanggapan Anda (203)
 
 
Iklan
Iklan
 
 
Iklan