thumbnail Halo,

GOAL.com Indonesia membedah lima "permata" Belanda yang dipandang memiliki syarat untuk menjadi penerus seniornya di timnas.


OLEH   ANUGERAH PAMUJI     Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Bicara kiblat sepakbola, setidaknya dunia tak pernah sangsi menyebut Brasil tempatnya. Di negeri Samba itu, produsen pencetak talenta-talenta berbakat bertebaran. Sudah banyak bukti di lapangan menggambarkan betapa hebatnya negara yang bakal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014 itu dalam menelurkan permata-permata sahih di jagat sepakbola.

Di Amerika Latin, Brasil memang terbilang berada di garda terdepan untuk urusan satu ini. Lalu bagaiamana di Eropa?

Belanda mungkin bisa menjadi salah satu jawaban yang paling tegas. Yah, siapa tak kenal dengan pemain-pemain masyhur di era sekarang seperti Arjen Robben, Wesley Sneijder dan Robin van Persie? Mereka lahir dari akar asli akademi sepakbola Belanda dan kini telah menjelma menjadi pemain top di jagat raya.

Menyambut kedatangan timnas Belanda yang bakal melakoni laga ujicoba menghadapi pasukan Garuda Indonesia pada Juni mendatang, GOAL.com Indonesia secara spesial menyuguhkan Anda lima pemain masa depan Oranje yang dinilai berpotensi menggebrak sepakbola dunia. Siap-siapa saja mereka? Simak ulasan berikut ini.


PSV Eindhoven
ADAM MAHER (AZ ALKMAR)

Statistik 2012/13
Penampilan:
Gol:
Assist:
Caps Timnas:
31
7
6
4
Kreatif serta punya visi yang bagus, itulah Adam Maher. Maka tak heran bila dirinya kini digadang-gadang sebagai penerus Wesley Sneijder.

Di usianya yang terbilang muda, 19 tahun, tenaganya sudah menjadi perebutan klub-klub Liga Primer Inggris. Arsenal dan Manchester City menjadi duo paling ngotot memiliki jasa pemain berdarah Maroko itu.

Maher memang memiliki segala syarat untuk menjadi pemain top. Di klubnya sekarang, AZ, Maher menjadi sosok integral di lini tengah tim. Distribusi serta kreasi bola darinya selalu ditunggu.

Dari total 31 penampilannya di musim lalu adalah gambaran nyata jika kehadiran pemilik nomor punggung 8 ini di skuat sangatlah vital. Selain jago mengatur serangan, Maher juga sigap mencetak gol jika memiliki kesempatan yang memungkinkan. Catatan tujuh golnya di musim lalu bisa menjadi jawaban. Menariknya, jumlah gol yang dikoleksinya itu menempatkannya di daftar teratas pencetak gol terbanyak klub pada kampanye 2012/13.

Pada 2012 lalu, Maher berhasil menembus skuat senior Belanda di bawah polesan Bert van Marwijk, setelah sebelumnya aktif membela pasukan Oranje muda. Dia membuat debut kala berhadapan dengan Bayern Munich sebelum Agustus 2012 namanya kembali diperhitungkan sang pelatih baru, Louis van Gaal, untuk kali pertama.



PSV Eindhoven
MARCO VAN GINKEL (VITESSE)

Statistik 2012/13
Penampilan:
Gol:
Assist:
Caps Timnas:
33
8
10
1
Dikagumi Jose Mourinho tentu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Marco van Ginkel.

Yah, pelatih yang diyakini bakal bergabung dengan Chelsea itu belakangan memerhatikan dengan seksama perkembangan van Ginkel. Mourinho disebut-sebut ingin skuat The Blues polesannya kelak diisi oleh tenaga pemain 20 tahun itu.
 
Van Ginkel mulanya lebih dikenal sebagai gelandang serang, atau bermain lebih ke belakang memerankan deep-lying playmaker. Tetapi mantan manajer Vitesse, Fred Rutten, pada perkembangannya mengukuhkan sang pemain sebagai gelandang sentral di musim lalu.

Stamina, tehnik, bola-bola terobosannya, serta mata tajam dalam membidik ruang mencetak gol membuat dirinya dijuluki Steven Gerrard-nya Belanda versi muda. Inilah alasan Mou begitu tertarik meminang pemain kelahiran Amersfoort itu. Mou sendiri diketahui merupakan pengagum berat Gerrard, namun kini pria Portugal itu telah melihat stempel gelandang veteran Inggris itu ada pada diri van Ginkel.

Di pentas internasional, van Ginkel telah menandai debutnya bagi timnas senior Belanda pada 14 November 2012, bermain sebagai pemain pengganti dalam laga kontra Jerman yang berakhir seri 0-0. Van Ginkel juga terlibat dalam agenda skuat Belanda U-21 di kancah UEFA U-21 Championship di Israel.


PSV Eindhoven
GEORGINIO WIJNALDUM (PSV)

Statistik 2012/13
Penampilan:
Gol:
Assist:
Caps Timnas:
23
13
5
2
Menjadi topskor PSV dengan torehan 14 gol membuat nama Georginio Wijnaldum tak bisa dikesampingkan sebagai salah satu aset besar Belanda di masa yang akan datang.

Sejak bergabung ke PSV dari Feyenoord, kontribusi Wijnaldum nyaris tak terpisah dari kegemilangan PSV yang di musim ini berhasil mengunci satu tempat di zona Liga Champions.

Menduduki tempat reguler di skuat sudah diraihnya sedari dia pertama kali mengenakan seragam PSV. Di musim pertamanya, dia sudah berhasil mengumpulkan sembilan gol, dan pada kampanye 2012/13 lalu, performanya semakin matang dan sukses mengoleksi 14 gol. Catatan yang tak bisa diremehkan untuk striker belia sepertinya. Liverpool gosipnya tertarik memakai jasa pemain berambut gimbal itu.

Wijnaldum fasih bermain di semua sisi lapangan. Tetapi yang bersangkutan lebih menemukan jati dirinya apabila bermain sebagai gelandang serang dalam trisula pola 4-2-3-1.

Petualangannya di level timnas muda Belanda terbilang mapan. Hampir semua jenjang pernah diperkuatnya, dari U-17 hingga U-21 sebelum pada 2 September 2011 dia membuat debut di level tim senior kontra San Marino. Penampilan perdananya itu terbilang sangat spesial, masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-86, Wijnaldum langsung mencetak gol debut sesaat sebelum wasit meniup peluit panjang.


PSV Eindhoven
VILHENA (FEYENOORD)

Statistik 2012/13
Penampilan:
Gol:
Assist:
Caps Timnas:
27
4
1
0
Salah satu "properti panas" milik Belanda yang di tahun ini mendapat sorotan tajam berkat penampilan gemilangnya bersama Feyenoord.

Umurnya masih 18, tetapi Feyenoord sudah memberi kepercayaan penuh pada pemain kelahiran Maassluis itu untuk bermain di skuat inti pada kampanye 2012/13, setelah sembilan tahun menimba ilmu di akademi klub yang berbasis di De Kuip itu. Total 32 kali penampilannya di semua ajang dengan sumbangsih empat gol untuk klub di musim ini jelas tak bisa dianggap remeh.

Pada 3 Februari 2013 Vilhena masuk dalam buku sejarah Eredivisie, di mana dia menjadi pemain termuda yang mencetak dwigol dalam satu pertandingan: 18 tahun 31 hari. Kala itu Feyenoord sukses mengamankan tiga poin dalam kemenangan 3-1 versus Willem II.

Vilhena juga menjadi pemain berprestasi di level timnas muda Belanda. Keberhasilan beruntunnya membawa Belanda juara Piala Eropa U-17 pada 2011 -- sekaligus menjadi top skor di turnamen itu dengan tiga golnya -- dan 2012 adalah faktanya.

Dengan segala pontensi besar yang dimilikinya, Vilhena semakin menancapkan karier profesionalnya setelah dirinya mendapat panggilan timnas senior untuk kali pertama pada 6 Maret 2013, di usia 18 tahun.


PSV Eindhoven
JEAN-PAUL BOETIUS (FEYENOORD)

Statistik 2012/13
Penampilan:
Gol:
Assist:
Caps Timnas:
20
4
1
0
Jean-Paul Boetius sering dikait-kaitkan dengan Urby Emanuelson lantaran atribut bermainnya yang identik dengan sayap AC Milan tersebut. Gesit, cepat dan eksplosif saat membangun skema serangan.

Boetius merupakan produk asli Feyenoord, dan pada musim ini pemain 19 tahun itu berhasil mendapat kepercayaan untuk naik level mengisi skuat first team.  

Satu momen yang mungkin tak akan pernah dilupakan Boetius ketika dia mencap debutnya pada satu laga prestisius pada 28 Oktober 2012. Tak tanggung-tanggung, Boetius diterjunkan di laga masif menghadapi rival sengit Feyenoord di Eredivisie, Ajax. Bermain di laga sarat gengsi ini sudah barang tentu dibutuhkan muatan moril yang cukup besar, dan sepertinya Boetius bakal berada dalam tekanan hebat. Tapi fakta di lapangan menepis semau anggapan minor pada dirinya. Luar biasa, Boetius turut mencetak gol dalam laga yang berkesudahan seri, 2-2, itu. Fantastis!

Secara total, Boetius mengoleksi empat gol dari 20 penampilannya bersama Feyenoord di Eredivisie edisi 2012/13. Untuk pemain yang masih 'hijau' sepertinya, di atas kertas, catatan tersebut sedikit banyak telah menggambarkan prospek cerah sang pemain.

Pelatih timnas Belanda Louis van Gaal barangkali bakal menyesal apabila tak mengindahkan bakat yang dimiliki Boetius, dan pada 6 Maret 2013, di usia 18 tahun, sang pelatih tak ragu memanggilnya, bersama dengan Vilhena, masuk skuat sementara Oranjesenior.

Garuda vs. Oranje

Terkait