thumbnail Halo,

Berikut ini 11 pemain terbaik La Liga musim 2012/2013 pilihan GOAL.com


OLEH   MUHAMMAD RUFFY

GOAL.com Indonesia memilih para pemain terhebat yang bermain di La Liga musim 2012/2013. Berikut daftar 11 pemain yang dipandang paling pantas untuk mengisi daftar starting eleven.

Seperti musim-musim sebelumnya, La Liga kembali didominasi oleh duo kuda pacu, Barcelona dan Real Madrid. Di awal musim Barcelona mengambil start terbaik sepanjang sejarah klub dengan meraih 18 kemenangan dan sekali seri. Real Madrid yang musim lalu meraih gelar juara sempat keteteran di awal musim akibat kondisi tim yang kurang harmonis. Atletico Madrid sempat melontarkan asa dengan menjadi penguntit setia El Barca serta mengalahkan rival sekota di copa del Rey. Malaga, tim kaya baru yang kembali miskin juga tampil fenomenal di eropa sehingga melahirkan bintang-bintang yang sebelumnya kurang mendapat perhatian.


PENJAGA GAWANG

THIBAUT COURTOIS
ATLETICO MADRID
Laga: 35
Clean Sheets: 19


Thibaut Courtois pantas dikepedepankan menjadi kiper terbaik La Liga musim ini. Penampilannya yang konsisten membuat Atletico menjadi tim yang baru kebobolan 30 sekaligus calon kuat trofi El Zamora musim ini. Meski gagal mempertahankan gelar Liga Europa, namun gelar Copa del Rey yang baru diraih musim ini dengan mengalahkan Real Madrid di final menjadi bukti sahih. Chelsea sebagai klub pemilik menginginkannya pulang musim depan meski yang bersangkutan menolak karena enggan menjadi pelapis Petr Cech.

Kiper Malaga Willy Caballero pantas dikepedepankan. Di awal musim, ia sempat membawa tim menjadi tiga besar dengan jumlah keboobolan paling sedikit meski menurun di beberapa partai terakhir. Bukti sahihnya adalah saat menepis tendangan penalti Cristiano Ronaldo atau saat membuat Barcelona frustasi di putaran pertama.

PERTAHANAN
DANI ALVES
SERGIO RAMOS
GERARD PIQUE
JORDI ALBA
BARCELONA
Laga/Gol: 30/0
REAL MADRID
Laga/Gol: 26/4
BARCELONA
Laga/Gol: 26/2
BARCELONA
Laga/Gol: 27/2

Posisi bek kanan mau tak mau tetap diserahkan pada Dani Alves. Sempat melempem di awal musim dan dilanda cedera, bek asal Brasil itu membuktikan bahwa dirinya tetap yang terhebat dan tak bisa ditandingi oleh tim manapun. Kecepatan lari dan crossing yang akurat membuat Barcelona masih merasa berat untuk melepasnya di awal musim meski diminati klub-klub mapan semacam PSG atau Manchester City. Mungkin Barcelona perlu membeli Carlos Martinez (Sociedad) sebagai pelapis karena prestasi klub yang melejit musim ini.

Sergio Ramos pantas mengisi salah satu dari duo bek tengah. Ramos terbukti menjadi dinding kokoh di depan Iker Casillas atau Diego Lopez. Selain itu ia juga tajam dan kerap membantu tim dari kebuntuan. Komitmennya yang tinngi buat klub membuatnya bermasalah dengan Jose Mourinho yang suka membuat kebijakan semau gue.

Duet terbaik Ramos pantas disematkan pada Gerard Pique. Di saat-saat Barcelona krisis bek tengah akibat cederanya duet sehati, Carlos Puyol, Pique menjadi setetes asa sehingga Barca tetap tampil solid. Selain itu Pique juga tak kalah tajam dengan Ramos. Sebagai pelapis, Diego Godin (Atletico Madrid) dan Inigo Martinez ( Real Sociedad). Godin menjadi katalis kebangkitan Atletico Madrid dua musim terakhir dan Martinez dengan kesolidan serta gol-golnya membantu Sociedad meramaikan persaingan di zona Liga Champions musim ini.

Untuk melengkapi Alves, Ramos dan Pique, Jordi Alba adalah pilihan yang tepat. Statusnya sebagai alumnus La Masia membuatnya mudah beradaptasi di Barcelona. Tingkat ofensifnya di sektor kiri membuat El Barca semakin seimbang dan menakutkan dalam hal tusukan dari sektor kanan maupun kiri. Fabio Coentrao (Real Madrid) juga pantas dikedepankan namun faktor kurang konsisten membuatnya harus rela menjadi pelapis.

GELANDANG
XAVI HERNANDEZ XABI ALONSO
ANDRES INIESTA

 
BARCELONA
Laga/Gol:  28/5
REAL MADRID
Laga/Gol: 28/0
BARCELONA
Laga/Gol: 29/2


Di lini tengah, duo Barcelona mutlak tak dapat diganggu gugat. Sektor pengatur serangan, Xavi Hernandez piawai dalam mengatur ritme permainan. Ia amat paham saat sedang menguasai bola kemudian harus memberi umpan yang biasanya disantap oleh penyerang-penyerang Barca. saat ini ia menjadi satu-satunya pemain La Liga yang telah mengoleksi tujuh gelar dan memiliki potensi untuk bertambah.

Partner Xavi, Andres Iniesta merupakan gelandang terbaik La Liga musim ini. Faktor 15 assist yang membantu Barcelona meraih gelar la liga musim ini menjadi patokannya. Selain itu ia juga konsisten dalam persaingan perebutan Ballon d'Or setiap musimnya. Bersama Xavi, ia juga menjadi tulang punggung timnas Spanyol yang merajai dunia dan Eropa.  

Isco (Malaga) sebenarnya patut dikedepankan. musim ini, ia telah mencetak 8 gol dan 6 assist. Lebih baik ketimbang Xavi. Namun faktor kematangan dan konsistensi bermain membuatnya harus mengalah pada seniornya itu. Satu pelapis lagi untuk sektor gelandang serang menjadi hak Mesut Oezil. Jugador dari Jerman ini tetap tampil konsisten lewat sumbangsih 9 gol dan 10 assist meski timnya gagal mempertahankan gelar La Liga.

Sektor gelandang bertahan mutlak menjadi milik Xabi Alonso. Piawai melakukan tekel dan mahir dalam memberi umpan membuatnya menjadi gelandang box-to-box terbaik musim ini mengalahkan Sergio Busquets yang terkadang harus berperan sebagai bek tengah ketimbang tukang angkut air.

PENYERANG
RADAMEL FALCAO
LIONEL MESSI  CRISTIANO RONALDO
ATLETICO MADRID
Laga/Gol: 33/28
BARCELONA
Laga/Gol: 32/46
REAL MADRID
Laga/Gol: 34/34


Memilih sektor depan sama mudahnya dengan sektor tengah. Trio Lionel Messi, Cristiano Ronaldo dan Radamel Falcao adalah maskot La Liga musim ini. Sebagai penyerang tengah, Messi semakin menunjukkan tajinya musim ini. Ia sukses mencetak gol dalam 19 pertandingan beruntun. Lebih hebat lagi karena 19 rival di La Liga tak ada yang absen dari ketajamanya termasuk 3 gol di El Clasico. Total 46 gol berhasil dikoleksinya dan membuatnya meraih titel El Phichichi ketiga kalinya meski minus empat biji ketimbang musim lalu. Ballon d'Or kelima meski sulit masih mungkin di raihnya di akhir tahun.

Rival abadi Messi, Ronaldo masih yang terbaik untuk left forward. Kemampuanya menyisir sektor kiri lewat dribble bola yang yahud plus naluri gol yang tajam (34 gol). Banyak orang menganggapnya lebih hebat dari Messi karena ia bukan penyerang tengah. Faktor telah bermain di tiga klub berbeda menjadi pelengkapnya. Bahkan Manchester United berminat untuk merekrutnya kembali selain Chelsea dan PSG yang juga berminat.

Kebintangan Falcao melengkapi dua dewa La Liga tersebut. Julukan El Tigre terbukti tepat untuknya. Koleksi 29 gol dan trofi Copa del Rey melengkapi kegemilanganya musim lalu saat membawa Atletico meraih trofi Liga Europa, gelar sama sekaligus yang terakhir di klub lamanya, FC Porto. Hal itu membuatnya dilirik banyak klub dan diisukan bermain untuk AS Monaco musim depan.

Memilih pelapis dari tiga dewa tersebut bukan perkara mudah. Namun trio Alvaro Negredo, Angel Di Maria dan Pedro Rodriguez menjadi pilihan terbaik dari segi performa dan statistik. Negredo tampil apik musim ini dengan 20 gol meski tim tengah terpuruk. Di Maria setali tiga uang dengan performa ciamik dan gol-gol penting serta Pedro menjadi pelayan setia Messi di saat Alexis dan David Villa tampil kurang memuaskan.           
 

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Spanyol di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita La Liga Spanyol lengkap dengan jadwal, hasil, klasemen semua kompetisi di Spanyol.

Terkait