thumbnail Halo,

Rummenigge menganggap, transfer Bale telah membuktikan bahwa Madrid memang punya kekuatan uang yang besar.


GOALOLEH   SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


CEO Bayern Munich Karl-Heinz Rummenigge mengaku tidak terlalu mempermasalahkan transfer sebesar €100 juta yang ditebus Real Madrid untuk mendapatkan Gareth Bale dari Tottenham Hotspur meski banyak klub di Eropa yang mengalami masalah finansial.

Rummenigge beralasan, masih banyak klub-klub Eropa yang belum sepaham dengan Financial Fair Play (FFP) sehingga Madrid bebas menunjukkan kekuatan finansial mereka. Seperti yang diketahui, transfer Bale ini menimbulkan banyak perdebatan soal besarnya biaya transfer sang winger.

“Presiden UEFA Michael Platini banyak membantu untuk kemajuan sepakbola Eropa. Dia pekerja keras. Tetapi masih ada 60 persen klub-klub di Eropa berada dalam posisi merah [tak sepakat dengan FFP],” ujar Rummenigge kepada Marca.

“Kita harus mengubah mentalitas pemilik klub. Bayern tidak akan belanja pemain jika tak punya uang. Jika kami membeli Javi Martinez karena kami memang punya €40 juta, maka kami tidak berupaya untuk meminjamnnya atau meninggalkan jejak utang yang belum dibayar.”

“UEFA harusnya tak melawan kebijakan transfer klub, tetapi lebih berupaya untuk mengentikan mereka melakukan belanja berlebih. Klub besar seperti kami punya tugas besar dan selalu dalam tekanan untuk membeli pemain terbaik. Itulah mengapa saya percaya pada FFP karena setiap klub hanya boleh belanja dengan uang yang mereka punya”

“Jika Real membeli Bale dengan harga selangit, itu karena mereka telah bekerja dengan baik dan juga menjual pemain lain lebih dari €100 juta. Jadi mereka mampu membayarnya. Saya tak melihat Real sebagai sebuah masalah,” pungkasnya.



Gabunglah bersama Goal Indonesia di media sosial:
Facebook goal.indonesia
Facebook goal.indonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Twitter @GOAL_ID
Twitter @GOAL_ID

Terkait