thumbnail Halo,

Chelsea mengukir prestasi di Eropa. Setelah memenangi Piala UEFA, klub London itu melanjutkan dengan meraih Piala Super Eropa pada 1998.


GOALOLEH   M YANUAR F     Ikuti @mohammadyanuar di twitter

Chelsea 1-0 Real Madrid
Tanggal
  • 28 Agustus 1998
Venue
  • Stade Louis II, Monaco
Man of the Match
  • Gustavo Poyet (Chelsea)
Wasit
  • Marc Batta (Prancis)
Jumlah Penonton
  • 11.589
Skuat
  • Chelsea: De Goey, Ferrer, Desailly, Lebouef, Le Saux, Duberry, Wise, Di Matteo (Poyet 63), Babayaro, Zola (Laudrup 86), Casiraghi (Flo 89)
  • Real Madrid: Illgner, Panucci, Hierro, Sanchis, Roberto Carlos, Karembeu (Moientes 58), Seedorf, Redondo, Savio, Mijatovic (Jarni 73), Raul
Pada 1998, Chelsea bisa dikatakan sebagai rajanya Eropa. Bagaimana tidak, klub London itu sukses memenangi Piala Super Eropa.

Berstatus sebagai juara Piala Winners, Chelsea pun menjadi penantang Real Madrid, yang merupakan juara Liga Champions pada musim sebelumnya.

Pertandingan dilangsungkan di Stade Louis II Monaco. Venue ini sudah dua kali menggelar laga Piala Super UEFA, di mana pertandingan pertama dilangsungkan antara Steau Bucharest dan Dynamo Kiev pada 1987.

Laga dipimpin oleh wasit asal Prancis Marc Batta. Jumlah penontonnya hanya 11,589. Meski begitu, laga tetap berlangsung menarik.

Gustavo Poyet yang pada akhirnya muncul sebagai pahlawan berkat gol tunggalnya di menit 82, yang otomatis menjadikannya sebagai Man of the Match pertandingan tersebut.

Laga sendiri berjalan menarik. Kedua tim bermain menekan sejak pertandingan dimulai. Beberapa peluang juga tercipta.

Namun pada akhirnya Chelsea yang muncul sebagai pemenang setelah Poyet bisa menjebol gawang Illgner dengan tendangan kaki kanannya, mengarah ke sudut kanan, setelah mendapat sodoran bola dari Gianfranco Zola.





Goal hadir via ponsel dengan alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi Goal secara langsung untuk OS ponsel Anda:
Apple iTunes
Apple iOS
Blackberry App World
Blackberry
Google Play
Android
Nokia OVI Store
Nokia
Windows Phone
Windows Phone

Terkait