thumbnail Halo,

Pemain-pemain bintang seperti Xavi Hernandez, Wayne Rooney dan Mario Balotelli absen di Goal 50 2013, untuk sementara atau selamanya?


GOALANALISIS CARLO GARGANESE   PENYUSUN TEGAR PARAMARTHA     Ikuti di twitter

Seperti cahaya yang ada di setiap kegelapan, karir sepakbola seorang pemain terkadang naik dan tidak jarang banyak yang mengalami penurunan. Dan Goal 50 tahun ini menunjukkan adanya perubahan dari tahun lalu.

Di saat beberapa bintang seperti Neymar, mulai merangsek naik ke ranking lebih tinggi, di saat bersamaan, pemain-pemain seperti Kaka dan Steven Gerrard harus menurun untuk hilang sama sekali dari daftar. Selain itu, ada beberapa pemain yang tiba-tiba mencuat setelah beberapa tahun, di edisi ini, sosok itu adalah Franck Ribery yang hampir mengungguli Lionel Messi, setelah terakhir muncul di daftar Goal 50 pada tahun 2009 silam.

Di bawah ini kita akan melihat pemain-pemain dengan nama besar yang tersingkir dan tidak termasuk dalam daftar Goal 50 dan prospek mereka untuk kembali di masa depan.

Xavi & 'rekan'nya di Clasico


Salah satu perkembangan terbesar dalam Goal 50 tahun ini adalah menurunnya secara drastis pemain-pemain dari Barcelona dan Real Madrid. Pada tahun 2011 dan 2012, kedua tim tersebut menyumbangkan 15 pemain, sementara di 2010 mereka mengirim 13 perwakilan. Pekan ini, kedua tim raksasa Spanyol tersebut hanya memiliki empat wakil, yaitu pemenangan Goal 50 Lionel Messi, peringkat ketiga Cristiano Ronaldo, Andres Iniesta dan Raphael Varane.

Xavi mungkin menjadi pemain yang terancam tidak dapat kembali lagi ke daftar 50 terbaik meski sebelumnya selalu hadir di setiap edisi. Pemain berusia 33 tahun tersebut sudah tampak mengalami penurunan dalam 18 bulan terakhir. Ia lebih lambat dan tidak dapat maksimal dalam menjalankan perannya, ia semakin tua.

Kemunduran Xavi bisa saja berpengaruh pada Sergio Busquets. Pemain berusia 25 tahun itu harus membuktikan bahwa dirinya tidak hanya mengandalkan sosok Xavi, jika ia ingin kembali lagi ke daftar terbaik. Cesc Fabregas juga harus mulai membuktikan diri. Pelatih baru Gerardo Martino akan menjadi kunci kebangkitan eks pemain Arsenal tersebut.

Daniel Alves, seperti Xavi, juga tampak mulai mengalami penurunan di musim 2012/13. Tetapi performa impresifnya di Piala Konfederasi menunjukkan ia masih memiliki kualitas untuk menjadi salah satu yang terbaik, dan dengan potensi Brasil menjadi juara Piala Dunia, mantan pemain Sevilla tersebut maih memiliki peluang untuk masuk ke Goal 50 tahun depan. Namun, dua pahlawan Barca, yaitu Carles Puyol dan David Villa akan kesulitan. Puyol, yang terakhir kali masuk pada 2010 silam, terlalu banyak mengalami cedera dan sudah melewati masa terbaiknya, sementara Villa hengkang ke Atletico Madrid yang tidak akan banyak membantunya, kecuali ia tampil sangat mencolok.

Piala Dunia akan menjadi pengaruh besar dalam Goal 50 berikutnya. 33 pemain tahun lalu muncul di Euro 2012, di mana hal itu membuat skuat timnas Spanyol yang berangkat ke Brasil berpeluang besar masuk ke daftar tahun depan. Terutama sosok Iker Casillas, yang harus kembali membuktikan kualitasnya. Setelah menempati posisi kedua tahun lalu, jangan kaget melihat dia kembali lagi, terlebih lagi Jose Mourinho telah meninggalkan Santiago Bernabeu. Sergio Ramos juga akan mendapatkan keuntungan dengan datangnya Carlo Ancelotti. Hal itu juga akan membuka peluang bagus Mesut Ozil dan Xabi Alonso yang juga tersingkir di tahun ini.

Rooney & bintang EPL


Daftar Goal 50 tahun ini menyingkirkan sejumlah legenda Liga Primer Inggris. Didier Drogba yang dipilih oleh fans sebagai pemain terbaik klub sepanjang masa, usai mengantar tim meraih juara Liga Champions, merusak posisinya dengan hengkang ke Cina dan Turki, sehingga ia akan sangat sulit kembali lagi meski ia menempati posisi ke-enam di daftar tahun lalu.

Mantan rekan Drogba di Chelsea, Ashley Cole, yang menempati posisi delapan tahun lalu, dan John Terry, yang tidak muncul selama empat tahun terakhir, juga hilang tahun ini. Keduanya akan berumur 33 tahun pada akhir tahun ini, tetapi dengan kembalinya Mourinho ke Stamford Bridge, dan Chelsea yang menjadi favorit juara EPL, keduanya tidak dapat diremehkan. Terutama Cole, yang tetap menjadi salah satu bek sayap terbaik di sepakbola.

Bintang Liga Primer lain yang tersingkir adalah Wayne Rooney, Nemanja Vidic, Rio Ferdinand dan Steven Gerrard. Rooney telah masuk ke daftar Goal 50 setiap tahun kecuali tahun ini. Transfer musim panas ke Chelsea, bisa saja menjadi harapan baru bagi Rooney, seperti apa yang dilakukan Andrea Pirlo saat hengkang dari AC Milan ke Juventus, ia juga diserang oleh kritikan, tetapi ia mampu membungkam semua pihak.

Vidic dan Ferdinand telah mencapai titik dalam karir mereka, di mana mereka mulai melambat dan tidak mampu terlibat dalam terlalu banyak pertandingan dalam waktu yang singkat. Vidik hanya tampil 25 kali di Liga Primer dalam dua musim terakhir, sementara Ferdinand berumur 35 tahun di akhir tahun ini dan tidak akan bermain di Piala Dunia usai pensiun dari timnas. Keduanya sangat tipis untuk kembali masuk ke Goal 50 tahun depan. Demikian juga dengan legenda Liverpool, Steven Gerrard, yang tidak masuk ke daftar sejak tahun 2009. Dengan usia 33 tahun, Gerrard akan kesulitan menembus 50 besar, terutama mengingat Liverpool yang akan sulit bersaing di EPL.

Balotelli, Buffon & ikon Serie A


Hilangnya Mario Balotelli dan Gianlugi Buffon dari daftar Goal 50 tahun ini juga menjadi perubahan besar, di mana mereka menempati posisi 13 dan 38 tahun lalu. Balotelli tetap gagal masuk ke 50 besar meskipun tampil brilian di paruh kedua Serie A Italia bersama AC Milan, setelah sempat tenggelam di Manchester City. Tetapi, terlepas dari temperamen dan sikapnya yang tidak dapat diprediksi, pemain berusia 22 tahun tersebut diprediksi akan kembali masuk tahun depan, mengingat ia akan menjadi andalan untuk Milan dan juga timnas Italia.

Buffon tidak tampil setangguh biasanya di Piala Konfederasi, tetapi salah satu kiper terbaik dunia tidak akan hilang dalam semalam. Sebagai kapten Juventus, yang difavoritkan meraih Scudetto ketiga kali secara beruntun, dan timnas Italia, yang akan bersaing di Piala Dunia, tidak mengherankan bila Buffon kembali masuk ke Goal 50 tahun depan.

Sementara itu, jalan lebih terjal akan dihadapi oleh ikon Serie A dalam beberapa tahun terakhir. Wesley Sneijder yang memenangkan Goal 50 tiga tahun silam, usai mengantar Inter merengkuh Treble Winners dan membawa Belanda ke final Piala Dunia, telah mengalami penurunan drastis sejak saat itu. Bahkan ia kesulitan di Galatasaray dan harus tampil spektakuler di Liga Champions dan Piala Dunia [jika masuk timnas] untuk kembali masuk ke 50 besar. Rekannya saat meraih Treble, Samuel Eto'o dan Maicon juga akan sangat sulit menembus daftar. Eto'o hanya akan bermain di Liga Europa bersama Anzhi, sementara Maicon beruntung bisa bergabung dengan AS Roma setelah menjalani musim yang tidak maksimal di Manchester City.

Dua legenda Brasil yaitu Kaka dan Ronaldinho sudah hampir terlupakan. Kaka kini menjadi penghangat bangku cadangan di Madrid dan absen di Goal 50 sejak 2009 silam, terlepas dari datangnya Ancelotti, ia akan sangat kesulitan bermain secara reguler di Bernabeu dengan banyaknya stok gelandang berkualitas. Sementara itu, Ronaldinho sedikit memiliki peluang lebih baik. Mantan bintang Barcelona itu menjad pemain terakhir yang terdepak dari daftar tahun ini, dan ia cukup berpeluang kembali masuk tahun depan usai mengantar Atletico Mineiro memenangkan Copa Libertadores.



LIHAT DAFTAR SELENGKAPNYA DI SINI
GOAL 50 2013


GOAL 50 GAME
Tidak setuju dengan pilihan Goal 50 kami? Tentukan pilihan 10 besar Anda di sini!


Gabunglah bersama Goal Indonesia di media sosial:
Facebook goal.indonesia
Facebook goal.indonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Twitter @GOAL_ID
Twitter @GOAL_ID

Terkait