thumbnail Halo,

Kendala bahasa membuat eks striker Porto ini tidak memahami nyanyian para suporter Zenit.


OLEH  SANDY MARIATNA     Ikuti @fasandym di twitter

Striker Zenit St Petersburg Hulk menyatakan dirinya tak memiliki hubungan khusus dengan suporter klub Rusia itu karena terhalang oleh kendala bahasa.

“Saya tak punya masalah dengan fans, saya tak berhubungan langsung dengan mereka karena saya tidak memahami nyanyian mereka dalam bahasa Rusia. Saya juga tidak membaca surat kabar mereka,” ungkapnya kepada La Gazetta dello Sport.

September lalu, bomber Brasil ini bergabung ke Zenit dari Porto dengan nilai transfer €55 juta dan digaji selangit. Akibatnya, banyak laporan yang menyatakan rekan setimnya cemburu dengan gaji yang tak sebanding itu. Hulk juga dikabarkan tak akur dengan pelatih Zenit Luciano Spaletti. Namun, Hulk membantah semua rumor itu.

“Ketika saya bermain, saya tidak berpikir hal itu [harga €55 juta].  Dengan rekan setim, saya tidak memiliki masalah. Kami sering berbicara dan menklarifikasi masalah tertentu,” ujar bomber berusia 26 tahun ini

“Saya menyatakan, pada waktu itu [saat bertanding di Liga Champions], saya tak dapat menerima keputusannya [Luciano Spaletti] untuk menggantikan saya. Dengan Spaletti, saya masih punya hubungan baik, meski ia tampak tak banyak bicara dengan pemainnya,” imbuh Hulk.


Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait