thumbnail Halo,

Para bomber ini sedang bermetamorfosis menjadi juru selamat bagi timnya. Siapa saja mereka?


OLEH  SANDY MARIATNA     Ikuti @fasandym di twitter

Mereka menyebutnya 'one man show' bagi sebuah olahraga yang mengutamakan kerjasama tim. Akan tetapi, seorang pencetak gol terbanyak dalam klub sepakbola akan dipuja-puja karena kontribusinya yang tampak begitu besar.

Bahkan dengan catatannya, seorang top scorer bisa mengesampingkan kontribusi rekan-rekan setimnya. Kolom Statistik Berbicara akan menyajikan fakta-fakta seputar para perobek jala lawan yang mampu memberikan kontribusi besar bagi timnya.

Sepuluh Besar Para Topskor Sementara Di Liga-Liga Eropa
  PEMAIN  TIM GOL  GOL
KLUB
KONTRIBUSI:
 Gol/Gol Klub
POSISI
  LIGA
  Zlatan Ibrahimovic  Paris Saint-Germain   19   36     52,7%   1
  Radamel Falcao  Atletico Madrid   18   40     45%   2
  Lionel Messi  Barcelona   29   65     44,6%   1
  Luis Suarez  Liverpool   16   36     44,4%   7
  Antonio Di Natale  Udinese   14   32     43,7%   10
  Edinson Cavani  Napoli   17   41     41,4%   2
  Stephan El Shaarawy  AC Milan   14   36     38,8%   6
  Cristiano Ronaldo  Real Madrid   18   48     37,5%   3
  Stefan Kiessling  Bayer Leverkusen   13   36     36,1%   2
  Robin Van Persie  Manchester United   18   54     33,3%   1

Dalam tabel di atas, angka-angka pada kolom 'kontribusi' memang bukan tentang seberapa besar seorang pemain berkontribusi menjadi game-changer, alias sebagai penentu kemenangan, yang membuat sebuah klub sangat bergantun padanya.

Namun, angka-angka kontribusi di atas didapatkan dari jumlah gol yang dicetak seorang pemain dibandingkan dengan keseluruhan jumlah gol yang dicetak timnya.

Poin kontribusi tertinggi menurut rumus itu diraih oleh Zlatan Ibrahimovic. Ibra mampu mem-back-up lebih dari separuh gol (52,7 persen) yang dimiliki PSG. Apa jadinya jika klub kaya Prancis itu tak jadi beli Ibrakadabra pada musim panas lalu?

Pemain lain seperti Robin Van Persie mungkin nilai kontribusinya bisa lebih dari 33 persen karena kerap menjadi penentu kemenangan Setan Merah. Van Persie bahkan mencetak 10 gol dalam 10 penampilan terakhirnya di Liga Primer Inggris.

Kontribusi Van Persie yang lain adalah assist yang mencapai 6. Jika assist itu digabungkan dengan golnya, RvP mencatatkan angka 24. Angka ini disusul Luis Suarez yang mencatatkan 19 (gol plus assist).

PARA JURU SELAMAT
 ROBIN VAN PERSIE

STATISTIK EPL:
Menit Bermain: 1846 menit
Mencetak Gol Tiap: 102 menit
Laga: 23
Gol: 18
Assist: 6
lLIONEL MESSI

STATISTIK LA LIGA:
Menit Bermain: 1741 menit
Mencetak Gol Tiap: 60 menit
Laga: 20
Gol: 29
Assist: 8
EDINSON CAVANI

STATISTIK SERIE A:
Menit Bermain: 1606 menit
Mencetak Gol Tiap: 94 menit
Laga: 18
Gol: 17
Assist: 2
STEFAN KIESSLING

STATISTIK BUNDESLIGA:
Menit Bermain: 1593 menit
Mencetak Gol Tiap: 122 menit
Laga: 18
Gol: 13
Assist: 5

Opta mencatat, jumlah tembakan yang dilepaskan El Pistolero di EPL musim ini mencapai 126, hampir menyamai jumlah 128 milikinya sepanjang musim lalu. Bukti bahwa kontribusi kedua pemain ini sangat besar bagi klubnya untuk terus bersaing di EPL.

Lionel Messi? Ia bahkan mampu mencetak gol dalam 10 pertandingan La Liga Spanyol secara berurutan. La Pulga rutin menyarangkan bola dimulai dengan golnya ke gawang Real Mallorca (jornada 11) hingga Real Sociedad (jornada 20).

Sementara duo bomber asal Madrid, Radamel Falcao dan Cristiano Ronaldo juga tak boleh diremehkan. Keduanya sama-sama telah mencetak 18 gol di La Liga. Mereka tentu akan bersaing merebut runner-up el pichichi di bawah Messi yang tampaknya sulit terkejar.

Di Italia, efek Stephan El Shaarawy dalam kebangkitan AC Milan tentu sangat terasa. Bahkan, Milan dianggap telah terlalu mengeksploitasi pemain berusia 20 tahun ini. Di Serie A, ia telah tampil sebanyak 21 kali. Artinya, ia selalu main di setiap pekannya.

Sayang, kontribusi gol El Sha dalam lima partai terakhir Serie A hanya satu gol, yakni saat menang melawan Pescara (16/12). Massimiliano Allegri sudah sepatutnya mengistirahatkan El Shaarawy. Il Faraone telah menghabiskan 1754 menit bermain di musim ini, menit terbanyak dari seluruh pemain Rossoneri.

Jangan lupakan Antonio Di Natale yang memiliki rasio gol yang tinggi. Dari 30 shot on goal yang dimiliki bomber Udinese ini, konversinya mencapai angka 47 persen. Bahkan, statistik lima striker yang dimiliki sang pemuncak klasemen Juventus, jika digabungkan hanya memiliki rasio konversi gol tak lebih dari separuh Di Natale.

Peran para ujung tombak di klub tentu sangat vital bagi progres tiap klub, apalagi jika ia berstatus sebagai pencetak gol terbanyak. Setiap gol, assist, tembakan, dan umpan yang ia lakukan akan membawa dampak di kemudian hari. Tapi berhati-hatilah, efek adiktif alias ketergantungkan yang kemungkinan besar akan melanda klub tersebut jika si topskor ini absen.

 

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait