thumbnail Halo,

Prioritas I Lupi musim ini adalah bek dan kiper setelah performa lini belakang yang buruk musim lalu.


ANALISIS   MUHAMMAD RUFFY 

Sebagai tim yang berbasis di ibu kota Italia, AS Roma berambisi sesukses klub ibu kota negara Eropa lain seperti Ajax Amsterdam (Eredivisie) atau Real Madrid (La Liga). Namun kenyataanya hingga seabad lebih serie A Italia digelar, I Giallorossi masih berada di bawah bayang-bayang Juventus, FC Internazionale dan AC Milan. Bahkan dalam kurun waktu selusin musim terakhir hanya berhasil meraih satu gelar scudetto (2001) dan dua buah coppa italia (2007 dan 2008).

Meskipun era Sensi telah berakhir pada 2011, prestasi Roma tak kunjung membaik. Meskipun musim lalu kembali direkrut salah satu pelatih legendarisnya Zdenek Zeman yang terkenal dengan filosofi sepakbola menyerang,  performa tim Serigala nai-turun.

Pelatih asal Republik Ceko itu pun harus diganti Aurelio Andreazzoli dan di akhir musim mereka hanya bisa finis di peringkat keenam setelah mengemas 71 gol namun harus kebobolan 56 gol.  Kegagalan mereka kian lengkap setelah mereka takluk di final Coppa Italia melawan rival sekota Lazio.

Menyambut musim 2013/2014, Roma memastikan menggantikan Andreazzoli dengan pelatih Lille Rudi Garcia. Pelatih asal Prancis itu merasa pilihanya berlabuh ke Roma merupakan langkah terbaik  karena ia ingin tantangan baru di tengah krisis finansial yang mendera klub lamanya.

Di Roma, Garcia bisa menerapkan filosofi sepakbola menyerang dangan menempatkan Francesco Totti sebagai ujung tombak ditemani oleh Erik Lamela yang bermain cemerlang musim lalu. Namun selain dituntut untuk tetap melanjutkan filosofi sepakbola menyerang, Garcia juga harus membenahi lini belakang. Adil Rami dan Mehdi Benatia menjadi favorit utama meski harus bersaing dengan FC Internazionale.

Guna melakukan transfer musim depan, Roma menyiapkan dana sebesar 115,9 juta lira. Menurut firma keuangan Deloitte Football Money, dana sebesar itu berasal dari hak siar sebesar 64,4 juta lira (55%) dan 29,8 juta lira (komersial).

Melihat kelemahan musim lalu di sektor belakang, pada musim 2013/2014 nanti tampaknya Roma bakal melakukan perekrutan besar-besaran terutama untuk posisi kiper dan bek. Apalagi saat ini Maarten Stekelenburg sudah bergabung ke klub Liga Primer Inggris Fulham.

Selain itu mereka juga masih mengincar pemain di sektor gelandang untuk menambah kreatifitas penyerangan. Berikut daftar lima pemain yang menjadi incaran:

Adil Rami


Statistik musim 2012/13
38 Laga 3.200 Menit
2 Gol 1,5 Tekel
5 Kartu kuning 2 Kartu merah
Adil Rami mengawali karir juniornya di klub amatir Etoile Frejus Saint-Raphael sejak tahun 2003 hingga 2006. Karirnya profesionalnya dimulai di Lille dan ia sukses mengemas 10 gol dari 160 penampilan.

Empat musim di Lille diakhir dengan kesuksesan gelar ganda liga Prancis dan Piala Prancis di musim 2010/2011. Atas kehebatanya tersebut Valencia merekrutnya.

Di musim pertama bek yang dihargai 12 juta euro  ini mengemas 33 penampilan dan dua gol sekaligus membawa El Che finish di peringkat empat dan berhak atas tiket kualifikasi Liga Champions. Selain itu ia pun masuk skuat Prancis di Euro 2012 setelah menjalani debut 11 agustus 2010 melawan Norwegia di partai persahabatan dan menggalang duet di jantung pertahanan dengan Philippe Mexes.

Menjelang musim 2013/2014, dua musim dirasa cukup bagi Rami untuk Valencia setelah kegagalan masuk zona Liga Champions di musim kedua.B ak gayung bersambut, AS Roma tertarik merekrutnya apalagi ia bakal bereuni dengan pelatih semasa di Lille, Rudi Garcia. Rami diharapkan menambal keroposnya lini belakang I Lupi musim lalu yang bergantung pada Nicolas Burdisso dan pemain muda Marquinhos.

Banderol: €10,5 juta

Kans: 60 %.

Mehdi Benatia


Statistik musim 2012/13
23 Laga 2.593 Menit
2 Gol 3,2 Tekel
7 Kartu kuning 0 Kartu merah

Benatia muda mengawali karir juniornya di Clairefontaine (2002) dan Guingamp (2003) sebelum akhirnya pemandu bakat Marseille merekrutnya di tim junior dalam kurun 2002 hingga 2006.

Mentas dari tim senior, ia dipinjamkan ke Tours dan Lorient sebelum unjuk gigi  di Clermont FC dengan mengemas 2 gol dari 57 penampilan hingga menjalani debut bersama Maroko pada 19 november 2008 melawan Zambia. Udinese lewat pemandu bakatnya kemudian merekrutnya.

Di tim berjuluk Zebrette ini, pemain berdarah Maroko ini pun semakin matang dengan membawa timnya masuk zona Liga Champions meski gagal di kualfikasi di dua musim pertamanya. Di musim ketiganya, ia terlihat semakin matang dan total selama tiga musim berhasil melakukan tekel bersih sebanyak 218 kali, atau bila dirata-rata 70 kali setiap musimnya. Di timnas Maroko pun ia sudah berhasil mengemas 30 caps dan 1 gol.

Atas kepiawaiannya, Roma tertarik merekrutnya dan menurut perkembangan terakhir pemain berusia 26 tahun ini telah menjadi rekrutan pertama I Lupi setelah mengungkapkan sedang terjadi negosiasi final dan keinginan untuk bergabung ke klub ibu kota.

Banderol: €11,5 Juta

Kans: 90 %.

Stefano Sorrentino


Statistik musim 2012/13
35 Laga 3.240 Menit
49 Kebobolan 11 Clean Sheet
1 Kartu kuning 0 Kartu merah

Pemain yang lahir di Cava de Tirreni ini termasuk salah satu kiper veteran yang disegani dan tampil konsisten di serie A. Memulai karir juniornya di Lazio dan Juventus pada 1998, Sorrentino justru dibuang ke Torino, rival sekota La Vecchia Signora.

Bermain selama tujuh musim di Torino disusupi dengan peminjaman di Juve Stabia dan Varese yang membuatnya memperlihatkan kehebatanya membuatnya direkrut AEK  Athens sekaligus mencicipi atmosfer Liga Champions di musim keduanya. Setelah sempat dipinjamkan ke Recreativo Huelva, Sorrentino hengkang ke Chievo dan membawa klub berjuluk Flying Donkeys itu kembali ke seri A.

Setelah lima setengah musim , Chievo membarternya dengan Samir Ujkani. Penampilan pemain yang dihargai 3,3 juta euro ini bermain cukup cemerlang meski Rosanero harus terdegradasi ke Serie B. Ujung-ujungnya Roma tertarik merekrutnya untuk melapis Bogdan Lobont sekaligus menggantikan Maarten Stekelenburg yang hengkang ke Fulham.

Banderol: €3,3 Juta

Kans: 50 %.

Emiliano Viviano


Statistik musim 2012/13
32 Laga 2.861 Menit
34 Kebobolan 12 Clean Sheet
1 Kartu kuning 0 Kartu merah

Selain Sorrentino, Roma juga tertarik untuk merekrut Emiliano Viviano. Pemain ini disiapkan menjadi pelapis Bogdan Lobont sekaligus menggantikan Maarten Stekelenburg yang hengkang ke Fulham meski harus bersaing dengan Sorrentino yang juga dilirik.

Pemain yang kembali tampil cemerlang ini memulai karir juniornya di klub yang sama musim 2012/2013 dan diteruskan di Brescia. Performa yang cemerlang di Brescia dengan torehan 126 penampilan membuatnya direkrut Bologna menggantikan Francesco Antonioli yang hengkang ke Cesena di musim 2009/2010.

Musim berikutnya, ia kembali ke Brescia sekaligus melakukan debut bersama timnas senior pada 7 september 2010 melawan Kepulauan Faroe setelah malang-melintang bersama timnas Italia di level junior.  Inter yang butuh pelapis Julio Cesar setelah pensiunnya Francesco Toldo kemudian merekrutnya pada agustus 2011.

Minimnya kesempatan membuatnya direkrut oleh Palermo lalu Fiorentina yang membuatnya menjadi kiper papan atas. Timnas Italia kembali memanggilnya jelang Piala Konfederasi namun ia gagal menjadi deputi Gianluigi Buffon karena kalah bersaing dengan Salvatore Sirigu dan Federico Marchetti.

Peluangnya bergabung ke Roma lebih besar ketimbang Sorrentino karena ia beberapa kali pernah mengungkapkan keinginannya bergabung dengan I Giallorossi, pertama pada tahun 2011 dan kedua musim lalu saat performa Stekelenburg anging-anginan dan terpaksa dicadangkan.

Banderol: €8 Juta

Kans: 65 %.

Manuel Lanzini


Statistik musim 2012/13
24 Laga 1.040 Menit
8 Gol 2 Assist
2 Kartu kuning 0 Kartu merah
Keberhasilan Roma mengorbitkan Erik Lamela yang direkrut dari River Plate membuat I Lupi tertarik merekrut young star lain dari klub berjuluk Los Millionairos itu.

Pemain yang dimaksud adalah playmaker Manuel Lanzini. Pemain berusia 20 tahun itu musim lalu berhasil membawa River kembali ke jajaran papan atas Liga Argentina.

Pemain berjuluk La Joya itu menjalani debut di usia 17 tahun pada 8 agustus 2010 melawan Tigre. Gol debutnya dibuat saat melawan Belgrano setelah menjalani masa peminjaman dari Fluminense.

Di klub papan atas Brasil tersebut, ia mengemas 37 penampilan dan mencetak 5 gol sekaligus mencicicpi gelar Campeonato Carioca 2012 dan Taca Guanabra 2012. Setelah performa yang gemilang tersebut bukan tak mungkin Argentina meliriknya dan menjadi penerus Fernando Redondo ataupun Juan Roman Riquelme di masa depan.

Roma dikabarkan berada di garis depan untuk merekrut ini. Faktor keberadaan Lamela yang merupakan mantan rekan setim Lanzini menjadi keuntungan I Lupi untuk menggaetnya.

Banderol: €4 Juta Euro

Kans: 80 %


Bagaimana pendapat Anda tentang pemain-pemain yang diincar AS Roma? Apakah ada kandidat lain yang juga layak masuk dalam daftar? Sampaikan melalui kolom komentar di bawah ini!



Terkait