thumbnail Halo,
FOKUS: Peran Shinji Kagawa Di Manchester United Era David Moyes

Fokus & Spesial

FOKUS: Peran Shinji Kagawa Di Manchester United Era David Moyes

Shinji Kagawa anotó por triplicado

Kualitas yang dipunyai gelandang Jepang ini bakal cocok bagi sistem permainan bos baru Setan Merah.


OLEH   PAUL GORST            PENYUSUN   SANDY MARIATNA    

13 Mei mendatang, Shinji Kagawa menjadi salah satu pemain Manchester United yang melakukan kovoi di pusat kota Manchester untuk merayakan gelar Liga Primer Inggris. Playmaker kelahiran Kobe, Jepang 24 tahun lalu ini akan merayakan kesuksesan instannya bersama United, di musim pertamanya sejak bergabung dari Borussia Dortmund.

Namun, kontribusinya bagi United untuk meraih gelar Liga Inggris ke-20 itu dirasa masih belum cukup. Kagawa baru tampil sebanyak 18 kali dan mencetak lima gol di liga. Cedera lututnya pada Oktober hingga Desember membuatnya kesulitan beradaptasi penuh di Old Trafford. “Sejujurnya, kontribusi saya tidak sebesar di Dortmund. Saya juga mengalami cedera. Saya masih belum memiliki pencapaian yang saya inginkan,” ujarnya usai United menang 3-0 atas Aston Villa sekaligus memastikan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini.
STATISTIK | SHINJI KAGAWA

Menit Bermain: 2027 menit
Tampil: 30
Gol: 6
Assist: 8
Akurasi umpan: 90%
Akurasi tembakan: 79%

Refleksi Kagawa tentu punya arti dan ia punya kesempatan emas untuk mewujudkan keinginannya untuk berkontribusi lebih di musim depan: ketika Sir Alex Ferguson sudah pensiun dan, yang paling utama, ketika David Moyes menjadi manajer Setan Merah. Bersama Everton, Moyes paling suka menggunakan formasi 4-5-1 yang punya opsi menyerang banyak tapi juga memiliki soliditas dalam bertahan ketika diserang.

Jika Moyes menerapkan hal yang sama di United, maka ball possession akan kerap terlihat. Kagawa adalah salah satu pemain United yang paling baik dalam hal penguasaan bola di wilayahnya. Jelas ia punya kesempatan baik untuk menjalani musim pertamanya bersama Moyes. Di musim ini, Kagawa banyak bermain di berbagai posisi. Salah satu posisi terbaiknya adalah ketika Kagawa berada di belakang striker, yakni di belakang Robin van Persie.

Meski demikian, posisi gelandang kiri-lah yang seharusnya ditempati Kagawa dalam formasi Moyes tersebut. Di Goodison Park, Moyes menciptakan formula yang membuat wilayah kiri The Toffees menjadi terbaik di liga. Tiap pekannya, Leighton Baines dan Steven Pienaar menjadi penopang utama serangan Everton. Baines, full-back alami berkaki kidal, kerap maju ke depan membantu Piennar, sang gelandang kreatif berkaki kanan. Inilah formula yang bisa direplikasi Moyes bagi United.

Di United, peran Baines akan diserahkan kepada Patrice Evra yang meski sudah berkepala tiga, namun masih merupakan salah satu bek kiri terbaik di liga. Pemain Prancis ini mampu bertahan dan menyerang sama baiknya. Sedangkan peran Pienaar jatuh kepada Kagawa yang juga merupakan salah satu playmaker dengan teknik mumpuni. Dengan posisinya yang mengambang itu, Kagawa menjadi sokongan terbaik bagi striker-striker United  semacam Van Persie, Wayne Rooney, dan Javier Hernandez.

Kagawa juga harus lebih banyak mencetak gol di musim depan. Eks pemain Cerezo Osaka ini terkenal dengan aksi kalemnya di depan mulut gawang, layaknya seorang penyerang tengah. Perannya di Dortmund musim lalu menjadi buktinya, yakni dengan 13 gol di Bundesliga Jerman.

Kontrak Moyes yang berjangka enam tahun, tentu bisa memberikan keleluasaan bagi Kagawa untuk menyambut karier puncaknya di United.  Jika urusan Moyes-Rooney sudah selesai, maka pelatih Skotlandia itu bisa memfokuskan untuk mengeluarkan potensi terbaik Kagawa di EPL musim 2013/14 sehingga sang gelandang merasa puas karena berkontribusi lebih baik.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Tendangan Bebas

Apakah David Moyes pilihan tepat untuk Manchester United?

Terkait