thumbnail Halo,

Dianggap mampu membangun sistem akademi yang baik, 18 dari 22 klub Inggris masuk dalam status Kategori Satu yang ditetapkan oleh badan Liga Primer.


CATATAN  WAYNE VEYSEY       PENYUSUN  SANDY MARIATNA

Arsenal, Liverpool, dan Tottenham Hotspur menjadi tiga klub teratas dalam penilaian sistem baru pengembangan akademi sepakbola, GOAL.com dapat mengonfirmasi. Ketiga klub ini masuk dalam status “Category One” (Kategori Satu) bersama dengan 15 klub lainnya yang diaudit.

Dari 22 klub yang diaudit oleh badan Liga Primer, 17 di antaranya merupakan klub divisi teratas (EPL) dan lima lainnya merupakan klub divisi Championship.

18 KLUB DENGAN KATEGORI SATU
Arsenal
Aston Villa
Bolton
Chelsea
Everton
Fulham
Liverpool
Manchester City
Manchester United
Middlesborough
Norwich
Southampton
Stoke
Sunderland
Tottenham
West Brom
West Ham
Wolves

Sial bagi Reading, mereka adalah klub keempat yang gagal diaudit sehingga tidak lolos ke Kategori Satu. Pada Agustus lalu, Newcastle United, Blackburn Rovers, dan Crystal Palace juga gagal lolos ke Kategori Satu. Keempat klub tersebut masuk dalam Kategori Dua.

Kegagalan ini akan menghambat dukungan finansial terhadap akademi di klub-klub yang tidak lolos ke Kategori Satu. Ini juga yang bisa menghambat kapasitas sebuah akademi untuk menghasilkan lulusan hebat semacam Andy Carroll, Steven Taylor, Phil Jones, Wilfried Zaha, Victor Moses, dan Nathaniel Clyne.

Sebelumnya pada awal musim ini, 10 klub telah diaudit oleh organisasi independen standardisasi liga dan merekomendasikan kepada  Professional Game Board untuk melakukan audit ini.

Arsenal, Liverpool, Tottenham, Everton, Aston Villa, West Brom, Norwich City, Bolton Wanderers, dan Sunderland kini mengikuti jejak Manchester United, Manchester City, Chelsea, Fulham, Southampton, West Ham, Stoke City, Middlesbrough dan Wolverhampton Wanderers yang berhasil menduduki kasta teratas dalam pemeringkatan akademi ini.

Watford pada Agustus lalu mengajukan proposal untuk diaudit ke Kategori Satu. Akan tetapi, mereka menariknya dan kembali mengajukan ke proposal untuk diaudit ke Kategori Tiga.

Berdasarkan mekanisme pendanaan untuk sistem akademi baru yang disebut dengan Elite Player Performance Plan (EPPP), setiap klub pada Kategori Satu akan mendapatkan uang minimal £775 ribu per tahun untuk mendanai akademinya.

Sementara bagi klub-klub yang masuk di Kategori Dua akan mendapatkan kucuran dana minimal £480 ribu, Kategori Tiga £210 ribu, dan Kategori Empat £100 ribu.

Setiap klub ini dinilai berdasarkan kriteria-kriteria seperti fasilitas akademi, tingkat produktivitas, staf kepelatihan, dan dukungan finansial, yakni bagaimana sebuah klub mampu membayar seorang pemain berusia di bawah 18 tahun sesuai dengan jumlah waktu yang diinvestasikan kepadanya.

Badan Liga Primer menganggap kategorisasi ini hanya bersifat sementara dan klub-klub tersebut akan terus dinilai kembali secara berkelanjutan untuk memastikan mereka masih memenuhi persyaratan EPPP.

Meski demikian, beberapa klub telah mulai menerima dana dan jika mereka diaudit ulang, dana yang mereka terima tidak akan berlaku surut.

Beberapa klub EPL telah mengumumkan status Kategori Satu ini. Tetapi, klub-klub elite seperti Arsenal, Liverpool, Tottenham, Manchester United, dan Chelsea belum mengumumkannya.

 

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.

Terkait