thumbnail Halo,

Sebelum Real Madrid menggelar pesta juara mereka, bintang Barcelona itu lebih dulu merayakan kesuksesannya.

Tak bisa dipungkiri, dua-tiga minggu terakhir merupakan momen yang menyedihkan bagi Lionel Messi. Bagaimana tidak, banyak kekecewaan muncul dan silih berganti dalam rentang waktu tersebut.

Kekalahan dari Chelsea di leg pertama semi-final Liga Champions menjadi yang pertama, disusul beberapa pekan kemudian dengan kekalahan Barcelona di Nou Camp dalam drama El Clasico melawan Real Madrid.

Di leg kedua semi-final Liga Champions, Messi kembali merasakan, sampai dua kekecewaan sekaligus, yaitu gagal mengeksekusi penalti dan membawa timnya lolos ke babak final Liga Champions. Ya, Barcelona disingkirkan Chelsea.

Dan yang terakhir, pelatih yang sangat dihormatinya dan berjasa besar mengembangkan kemampuan dan karirnya bersama Barcelona, Pep Guardiola, memutuskan untuk meninggalkannya dan pemain lain. Guardiola memutuskan untuk tak lagi menangani Barcelona di musim depan.

Tapi Messi cepat pulih, demikian juga skuad Barcelona lainnya. Gawang Rayo Vallecano dijebol tujuh kali akhir pekan kemarin dan dinihari tadi Messi mencetak hattrick ke gawang Malaga. Dan di sinilah Messi merayakan pestanya sendiri.

10 PENCETAK GOL TERHEBAT DALAM SEJARAH SEPAKBOLA EROPA
PEMAIN KLUB GOL MUSIM
Lionel Messi (Argentina) Barcelona 68+ 2011-12
Gerd Muller (Jerman Barata)
Bayern Munich
67
1972-73
Ferenc Deak (Hungaria)
Szentlorinc
66
1945-46
Gyula Zsengeller (Hungaria)
Ujpest
65
1938-39
Dixie Dean (Inggris)
Everton
63
1927-28
Jimmy McGrory (Skotlandia)
Celtic
62
1927-28
Refik Resmja (Albania)
Partizani Tirana
59
1950-51
Jimmy McGrory (Skotlandia)
Celtic
59
1926-27
Fred Roberts (Irlandia)
Glentoran
59
1930-31
Ferenc Deak (Hungaria)
Ferencvarosi
59
1948-49


Tiga gol ke gawang Malaga tadi menjadi gol ke-68 di musim ini di semua kompetisi. Jumlah tersebut menjadi jumlah terbanyak yang pernah ditorehkan pemain dalam satu musim.

Dan dari catatan statistik sepakbola internasional, jumlah tersebut mengungguli rekor Gerd Muller di musim 1972/73, saat masih membela Bayern Muenchen. Muller pada saat itu mencetak 67 gol.

Koleksi gol Messi bukan berarti akan berhenti sampai di situ. Barcelona masih akan menjalani tiga laga lagi, dua di ajang La Liga dan satu di final Copa Del Rey.

Dengan langit menjadi batasan Messi, sepertinya jumlah gol terus akan menanjak, hingga di angka 70, atau bahkan lebih.

Apa pun itu, harus diakui jika pemain berusia 24 tahun asal Argentina tersebut adalah striker terhebat sepanjang sejarah sepakbola. Rekor yang sudah dicatatnya ini bisa jadi tak akan bisa diperbarui lagi. Mungkin.


Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Twitter Ikuti Mohammad Yanuar di twitter.

Terkait