thumbnail Halo,

Separuh lebih pembaca GOAL.com Indonesia menilai, klub-klub EPL kurang beruntung di Liga Champions edisi ini.


OLEH  SANDY MARIATNA     Ikuti @fasandym di twitter

Perempat-final Liga Champions musim 2012/13 resmi tanpa wakil Inggris setelah satu-satunya wakil tersisa, Arsenal, gagal melewati hadangan Bayern Munich di leg kedua 16 besar tengah pekan lalu. Meski skor agregat 3-3, namun Bayern unggul dalam agresivitas gol tandang.

Minggu sebelumnya, Manchester United yang diunggulkan untuk lolos lebih lanjut, ternyata gagal menyingkirkan Real Madrid setelah Nani dikartu merah secara kontroversial. Kekalahan yang diterima Manchester United dan Arsenal ini menimbulkan pendapat, wakil-wakil Inggris tersingkir karena tidak beruntung.

Namun, satu pendapat lain muncul, justru klub-klub Liga Primer Inggris sedang mengalami kemunduran. Lihatlah di fase grup, di mana Manchester City duduk di peringkat buncit Grup D yang berisikan Borussia Dortmund, Real Madrid, dan Ajax Amsterdam. Bahkan, sang juara bertahan Chelsea harus puas duduk di peringkat ketiga di Grup E dan saat ini masih berlaga di Liga Europa.

Faktanya, ketiadaan tim Inggris di perempat-final Liga Champions musim ini adalah yang kali pertama sejak 17 tahun yang lalu, tepatnya pada musim 1995/1996. Jika tim-tim negeri Ratu Elizabeth ini terus mengalami periode semacam ini, imbasnya akan tertuju pada koefeisien UEFA Inggris. Jatah empat slot per musim bisa saja menjadi tiga slot, seperti yang dialami Serie A Italia saat ini.

Pembaca GOAL.com Indonesia menilai, terpuruknya wakil Inggris di Liga Champions lebih dikarenakan karena kurang beruntung (50,53 persen) daripada karena mengalami kemunduran (49,47 persen). Hasil yang cukup berimbang dengan 'pembaca yang menganggap tim Inggris kurang beruntung' unggul tipis. 

Berikut adalah beberapa pendapat pembaca GOAL.com Indonesia:

Kurang beruntung karena...

"Saking hebatnya EPL, baru sekali tidak masuk perempat-final UCL saja dipermasalahkan. Padahal, dari edisi UCL 2005 s/d 2012, wakil Inggris selalu ada di final, terkecuali edisi 2010."

- Odhie Setiawan -

Kemunduran karena....
"Klub-klub Liga Inggris terlalu banyak mengikuti kompetisi. Rotasi pemain saja tidak cukup. Kompetisi seperti Piala Liga, sudah seharusnya dipertimbangkan lagi keberadaannya."

- Chev1978 -


Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Tendangan Bebas

Tim Inggris habis di Liga Champions, kemunduran atau kurang beruntung?

Terkait