thumbnail Halo,

GOAL.com memilih tiga nama yang memperlihatkan performa mengesankan bagi Napoli di musim 2011/12. Siapa di antaranya yang terbaik menurut Anda?

Napoli bakal menjalani momen menentukan pada musim ini. Sejumlah tim seperti AS Roma dan Inter Milan bisa membuat kampanye mereka ke Eropa bisa menemui kegagalan. Namun Napoli tetap berusaha mewujudkan target mereka. Finish di peringkat tiga, dan kemenangan di final Coppa Italia masih terbuka bagi tim besutan Walter Mazzarri.

Kendati demikian, momentum telah mereka dapatkan, apa pun hasil di liga domestik. Perjalanan di Liga Champions telah mendatangkan pujian dan rasa hormat dari fans mereka. Berada di grup maut, Napoli sukses ke 16 Besar berhadapan dengan salah satu finalis, Chelsea. Itu merupakan ekspedisi besar bagi mereka di benua biru, walau mendapatkan hasil mengecewakan di Stamford Bridge.

Curahan penuh ke Liga Champions memberikan pengaruh terhadap kiprah mereka di liga, seperti halnya klub lain yang bukan merupakan pelanggan tetap kompetisi antarklub Eropa itu. Pertarungan di tiga kompetisi berbeda membuktikan kesulitan yang dialami klub-klub tanpa dana besar, dan dengan skuat yang bisa dibilang tidak lengkap.

Di bawah ini, dalam susunan abjad, GOAL.com menominasikan tiga pemain Napoli berdasarkan performa mereka satu musim di seluruh kompetisi. Kami lalu menentukan pilihan di bagian akhir, dan selanjutnya menyerahkan kepada pembaca, siapa yang pantas menjadi terbaik.


EDINSON CAVANI | STRIKER
Kompetisi Laga
Gol Assists Kartu kuning
Kartu merah
Liga 34 23 3 3 0
Coppa Italia 3 4 0 0 0
Eropa 8 5 2 2 0
Lainnya 0 0 0 0 0
Total 45 32 5 5 0

Seperti yang dilakukannya pada musim kemarin, The Matador menjadi tulang punggung Napoli sepanjang musim, baik di Italia maupun Eropa. Ia mencetak gol secara regular, dan melawan tim di semua level. Mulai dari tim tajir Manchester City, hingga tim lemah seperti Novara, ketajamannya tak pernah hilang di kotak penalti lawan. Ini sepertinya sudah menjadi kebiasaan Cavani, tanpa harus menanggalkan tanggung jawabnya terhadap kebaikan tim.

Perjalanan Cavani dimulai secara luar biasa, mencetak hat-trick ke gawang Milan pada September membuat Azzzurri sudah siap menempati lebih dari yang mereka bidik, peringkat tiga. Peranannya di Eropa juga vital, dengan torehan lima gol dalam delapan laga merupakan hasil yang bagus, terutama dilihat dari level lawan-lawannya. Cavani menjadi lebih baik di tiap musim.


EZEQUIEL LAVEZZI | STRIKER
Kompetisi Laga
Gol Assists Kartu kuning
Kartu merah
Liga 28 9 5 5 0
Coppa Italia 3 0 0 0 0
Eropa 8 2 3 1 0
Lainnya 0 0 0 0 0
Total 39 11 8 6 0

Sentuhan, kecepatan, umpan, dan penguasaan bola selalu diperlihatkan Pocho bagi Napoli. Belakangan ini muncul rumor mengenai masa depannya, dan sebagian besar menganggap dia merupakan pemain Napoli sesungguhnya. Tak ada yang salah. Lavezzi bisa dibilang penentu separuh dari kemenangan Napoli. Dia selalu bisa menjadikan dirinya sebagai penentu bag tim.

Musim Lavezzi cukup aneh. Dengan hantaman cedera beberapa kali, performanya bisa dibilang brilian, karena dapat mencetak gol lebih baik dibandingkan sebelumnya. Itu membuktikan performanya bukan hanya sekadar men-juggling bola sebelum memberikan umpan kepada rekan satu timnya.


GORAN PANDEV | STRIKER
Kompetisi Laga
Gol Assists Kartu kuning
Kartu merah
Liga 28 6 5 1 1
Coppa Italia 2 1 0 1 0
Eropa 7 0 0 0 0
Lainnya 0 0 0 0 0
Total 37 7 5 2 1

Di Napoli, dia kenal sebagai 'tenor keempat'. Ia membutuhkan waktu beberapa bulan untuk memperlihatkan dirinya sebagai seorang juara, sosok yang pantas untuk berada bersama pemain seperti Cavani, Lavezzi, dan Marek Hamsik. Kembalinya kebugaraan Pandev, dan hasrat tanpa akhir menunjukkan dirinya bisa mendapat perhatian dari Mazzarri. Pelatih pun tahu bagaimana memanfaatkan dia.

Baik ketika diturunkan sebagai starter maupun mengawalinya dari bangku cadangan, Pandev telah melakukan segala sesuatunya sesuai dengan harapan yang ditumpukan kepada dirinya. Sejumlah gol penting, assists, dan permainan dengan kualitas bagus dia kontribusikan bagi tim. Dia sudah kembali ke level permainan seperti di Lazio, ketika namanya dikaitkan dengan sejumlah tim besar di Eropa. Performa itu bisa membuatnya bertahan di Napoli lebih lama.


TERBAIK: EDINSON CAVANI

PERFORMA MENGESANKAN
Milan (k) M 3-1
3 GOL

Man City (k) M 2-1
2 GOL

Fiorentina (t) M 3-0
2 GOL


Banyak yang bilang mudah untuk mencapai puncak, tapi jarang yang bisa bertahan lama di sana. Apa pun masalahnya, Cavani telah memulai musim pertamanya dengan performa bintang lima. Gol demi gol terus dihasilkan, dan pemain asal Uruguay ini membuktikan dia punya bakat sebagai seorang striker yang bisa melakukan perubahan bagi tim.

Performa luar biasa yang terus diperlihatkan menjadi suntikan besar bagi Napoli. Setiap tim yang punya ambisi berada di atas harus mempunyai striker di level tertinggi di dalam skuat mereka. Selama masih memiliki The Matador, Napoli bisa tenang, dan menyadari mereka mempunyai aset berharga. Bila ada sheikh yang menggedor pintu Aurelio De Laurentiis dengan €50 juta, pertanyaannya apakah Cavani akan berhenti menjadi bintang di langit mereka. Masalahnya, skenario itu bisa terjadi, tapi tidak mudah dilakukan..


>> Halaman Khusus Sepakbola Italia
>> Semua Berita Sepakbola Italia
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Serie A Italia

Tendangan Bebas

Siapa Pemain Terbaik Napoli Musim 2011/12?

Terkait